banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Bupati Suwirta Pantau Pembangunan Jembatan Kuning, Diperkirakan Akhir Januari Kelar

received_10206310656524820

Klungkung, (Metrobali.com) –

Jembatan Kuning atau terkenal di masyarakat Nusa Ceningan menyebut jembatan Cinta tidak lama lagi kembali berfungsi. Hal itu sangat dinanti-nanti masyarakat baik Nusa Lembongan maupun Nusa Ceningan. Jembatan penghubung dua pulau ini, diharapkan segera selesai karena merupakan akses jalan yang sangat vital bagi masyarakat. Selama jembatan masih dalam proses pembangunan, masyarakat kedua pulau dilayani kapal sejak jembatan ambruk  pada Minggu 16 Oktober 2016 dan menewaskan korban jiwa sebanyak 8 orang dan beberapa mengalami luka luka.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, sempat memantau perkembangan pembangunan jembatan Kuning, Rabu (5/1/2016). menurutnya pengerjaan jembatan tersebut sudah mencapai 85 persen diparkirakan pertengahan Januari ini selesai dan paling lambat akhir Januari 2016. ” Ya jembatan kuning itu diperkirakan kelar pertengahan Januari atau paling lambat akhir bulah Januari ini, ” ujar Suwirta melalui telponnya.
Ditambahkan Suwirta bahwa Jembatan kuning itu lebarnya 1,65 Meter dan bahannya dari baja tidak lagi menggunakan kayu seperti dulu.

Dihubungi terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Klungkung I Gusti Ngurah Supartana mengatakan hal yang sama. “Ya Jembatan Kuning tersebut diperkirakan kelar akhir Januari ini ” ujarnya. Pengerjaan Jembatan terserbut sepenuhnya dari balai besar pelaksana jalan nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dimana anggaran pembangunan jembatan sebesar 3 Miliar lebih.

Bupati asal Nusa Cenigan ini berharap jembatan kuning ini segera selesai agar aktivitas masyarakat kedua pulau berjalan normal seperti sebelum jembatan ambruk.”Kalau saya berharap secepatnya,” terangnya. Perbaikan jembatan kuning ini, selain untuk mengembalikan ikon pariwisata Nusa Lembongan, juga untuk mempermudah akses masyarakat kedua pulau. Selain itu, sebagai alternatif sebelum jembatan permanen yang telah direncanakan sejak lama selesai dibangun pemerintah daerah masih mendorong pemerintah pusat agar jembatan permanen dengan anggaran Rp.65 miliar itu segera terwujud secepatnya, dianggaran tahun 2017 ini dan segera dibangun. SUS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *