banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Ini Alasan Digelarnya Upacara Wisudha Bhumi di Pura Lempuyang

 

???????????????????????

Persembahyagan Upacara Wisudha Bhumi di Pura Lempuyang

Karangasem (Metrobali.com)-

Pasca meninggalnya salah seorang pemedek yakni I Wayan Ginten dari Banjar Semaon, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Gianyar (11/12) di Pura  Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, Desa Pekraman Purwaayu, Kecamatan Abang, maka Pengempon Pura Lempuyang bekerjasama dengan PHDI dan Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar upacara Tawur Rsi Ghana Wisudha Bumi mahayu palemahan Kahyangan pada hari Buda Paing wuku Wayang, 28 Desember 2016. Upacara Wisudha Bumi ini digelar di lima Palemahan Pura yaitu Pura Lempuyang Luhur, Pura Penataran Lempuyang, Pura Pesimpenan, Pura Pasar Agung dan Pura Telaga Mas, masing-masing Pura dipuput oleh dua Sulinggih siwa-budha.

Wisudha Bhumi merupakan upacara yadnya pembersihan kecuntakaan di areal Pura Kahyangan Jagat Lempuyang Luhur, yang dipusatkan di Pura Penataran Lempuyang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Pasuruan dari Geriya Kawan Sibetan dan Ida Pedanda Gede Jelantik Dwaja dari Geriya Dauh Pasar Budakeling. Upacara diiringi dengan pementasan tari rejang dewa, Tari Topeng Sidakarya dan Wayang Lemah. Rangkaian upacara diisi dengan melaksanakan pelukatan di areal pura, dan setelah Ida Peranda selesai ngastawa saji Wisudha Bhumi semua pemedek yang hadir mengayab saji durmanggala dan prayascita. Setelah itu baru dilaksanakan persembahyangan bersama dan nunas tirta lan bija.

Usai persembahyangan para pemedek nunas tirta dan ajengan tawur untuk dipakai di rumah masing-masing sesuai surat himbauan dari PHDI Karangasem terkait pelaksanaan upacara tersebut diatas.

Upacara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Karangasem, Ketua MUDP Jro Gede Suwena Putus Upadesa, Dewa Made Brata, Sekdakab I Gede Adnya Mulyadi beserta jajaran Pimpinan SKPD dan Staf Pemkab Karangasem, Instansi Vertikal, Ketua PHDI, MMDP, MADP, Bendesa Desa Pekraman, para pemedek dan undangan lainnya.

Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa menyampaikan, menurut lontar Brahma Kertih upacara ini sangat utama sekali sekaligus bertujuan melestarikan seisi alam semesta dan memusnahkan yang tidak baik menjadi baik. “Upacara puniki wantah pamarisudan jagat sane kepatut kemargiang ring catur mandala sekadi ring segara, danu, bumi miwah ring gunung” ujarnya.

Mengenai pelaksanaan upacara, Wabup Artha Dipa sangat mengapresiasi langkah sigap pengempon pura yang bekerjasama dengan PHDI dan pemkab Karangasem dalam melaksanakan upacara penyucian ini. Ia berharap melalui upacara ini kesucian dan kesakralan pura ini tetap dapat terjaga. RED-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *