banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Ketersediaan Air di Tabanan Mengkhawatirkan

direktur-pdam-tabanan-ida-bagus-oka-sedana

Direktur PDAM Tabanan Ida Bagus Oka Sedana

Tabanan (Metrobali.com)-

Ketersediaan air semakin mengkhawatirkan di Tabanan. Untuk saat ini ketersediaan air baku yang ada hanya bertahan hingga empat tahun kedepan. Apalagi jika ada bencana alam dalam sekala besar membuat aliran air terganggu otomatis akan menyebabkan kematian berhari-hari. Untuk itu masalah ini harus segera ditangani untuk mengantisipasi krisis air bagi masyarakat Tabanan.

Direktur PDAM Tabanan Ida Bagus Oka Sedana mengatakan pada dasarnya, kebutuhan air bersih terahadap warga Tabanan sangat tinggi. Apalagi saat ini dari segi kwalitas dan kwantitas pasokan air bersih sulit terdapat di Tabanan. Misalnya khusus di daerah Selemadeg sulit mendapatkan air bersih sehingga saat ini masih membutuhkan air yang ada. “Saat ini memang sedang PR bagi kami ketersediaan air di Selemadeg, karena air¬†yang dihasilkan kadang keruh bahkan tidak bisa dikonsumsi,” ujarnya Senin (26/12) ketika dikonfirmasi lewat telepon.

Ida Bagus Oka pun menambahkan PDAM sudah pernah membuat terobosan baru yakni membuat sumur bor dibeberapa titik seperti dibuat di daerah Penyalin untuk mengurangi ke krisisan air. Hanya saja hal tersebut tidak terealisasi. Dimana hasil air sumur bor tersebut debitnya kecil dan kwalitasnya tidak bagus.

“Tabanan daerah seperti ini tidak cocok sumur bor, apalagi jika dibuat di daerah Selemadeg seperti Bajera,” jelasnya. Hanya saja ia pun mengatakan untuk menangani hal ini pemerintah Provinsi sudah mulai bergerak. Dengan membuat Badan Layanan Umum (BLU) yang menangani hal ini. Namun untuk Tabanan rencanya pada tahun 2019 akan memanfaatkan Tukad Balian yang ada di Kecamatan Selemadeg Barat dalam mengatasi krisis air khusus di wilayah Bejera.

Dan dari data PDAM diketahui untuk Tabanan ada penambahan sambungan ke masyarakat selama setahun rata-rata di angka 1300 – 1500 yang jumlah pelanggannya sampai saat ini sebanyak 56.700 dan membuat Tabanan berada di posisi ke 37 dari PDAM yang ada di Indonesia. PP-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *