banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Warga Celukan Bawang Tetap Tolak SUTT

Buleleng (Metrobali.com)-
Sikap tegas tetap menolak Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang ditunjukkan warga Dusun barokah, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng membuat pihak PT PLN kelimpungan. Bagaimana tidak, pasalnya permintaan pihak PLN agar SUTT tetap melintasi Dusun Barokah. Sedangkan warga dengan harga mati bersikeras menolak apabila kabel SUTT melewati dusunnya, dengan dalih apapun. “Kami tetap menolak kabel SUTT melintas di dusun kami, apapun dalihnya. Yang jelas kami memiliki dua opsi yakni pindahkan kabel atau kami di relokasi,”ucap tegas Badrain warga setempat, Rabu (26/11).
Sejak awal sebelum pemasangan tower SUTT oleh pihak PLN sudah ada pembicaraan, bahwa warga tidak ingin kabel SUTT melintas di Dusun Barokah. Namun permintaan warga tidak diindahkan oleh pihak PLN dan tidak memberikan jalan keluar yang terbaik. Malahan warga diminta untuk melakukan studi banding ke Jakarta.”Untuk apa studi banding, kalau kami tetap menolak kabel melintas di dusun kami” ujar Badrain.”Selain melakukan studi banding, kami yang bertempat tinggal diareal yang kena dampak dari SUTT mau diberikan kompensasi berupa uang. Kami tidak ,menjadi lemah, meskipun diiming-iming dengan uang. Apalagi data yang dimiliki pihak PLN tidak valid sesuai dengan fakta yang ada di Dusun Barokah. Malahan data yang tidak valid itu menimbulkan polemik antar warga. Harapan kami, pihak pemerintah agar menurunkan tim independen dalam hal ini, sehingga persoalan menjadi jelas” imbuhnya.
Sementara itu Manager Perencanaan PT PLN Unit Induk Pembangunan Wilayah VII Surabaya, Kiswanto mengatakan  PLN tetap berpegang pada aturan dan perundang-undangan dari Kementrian ESDM, dengan memberikan kompensasi kepada warga yang dilewati kabel SUTT. GS -MB 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *