banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Kunker Gubernur ke Buleleng : Gubernur Pastika Minta Masyarakat Manfaatkan Stok Beras Di Bulog

Road Show Gubernur di Buleleng

Buleleng (Metrobali.com)-

 Guna menyikapi bencana kekeringan yang terjadi di Bali dan beresiko menimbulkan rawan pangan, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, meminta masyarakat Bali untuk memanfaatkan stok beras yang ada di Badan Urusan Logistik (Bulog). Stok beras ini diberikan pada Kepala Daerah untuk disalurkan pada saat terjadi penanggulangan bencana yang salah satunya adalah bencana kekeringan. Menurut Pastika , Kepala Daerah di  Kabupaten/Kota memiliki stok beras sebanyak 100 ton , sedangkan Gubernur 200 ton. Demikian disampaikan Pastika kepada awak media saat melakukan kunjungan kerja di Desa Pacung, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng Sabtu (15/11).  Oleh karenanya Pastika meminta masyarakat untuk memperhatikan hal ini, begitu juga Kepala Daerah setempat di kabupaten dan kota. Ia juga menerangkan bahwa jika stok beras yang dimiliki masing-masing daerah ini tidak mencukupi untuk mengatasi bencana tersebut, maka dapat mengajukannya kepada Gubenur dengan persyaratan pengajuannya dimulai dari Kepala Desa  terlebih dahulu kepada Camat, kemudian Camat mengajukan kepada  Bupati, barulah Bupati mengajukan ke Gubernur, maka beras tersebut  bisa dikeluarkan sesuai dengan keperluannya, agar stok yang ada di Bulog setiap tahun tidak hangus dan sia-sia. “Tabanan saja notabenenya sebagai daerah lumbung beras mengambil stoknya untuk didistribusikan, kenapa Buleleng, Karangasem, Nusa Penida dan daerah lainnya tidak? Syaratnya padahal mudah, kalau sudah ada bencana beras itu bisa dikeluarkan. Nah seperti sekarang ini musim hujan belum turun, sedangkan didaerah ini kering sekali. Seharusnya beras itu bisa dikeluarkan”, ujar Pastika

Pada kesempatan  kunjungan kerja tersebut Pastika juga meninjau dua bedah rumah yang telah dikerjakan dari dua bulan yang lalu.  Bedah rumah milik I Made Astra Widiasa yang terletak di Dusun Allassari, Desa Pacung merupakan bantuan bedah dari pembaca Fajar Bali. Pastika juga meminta kepada Perbekel Desa Pacung Made Yasa untuk mengurus beasiswa miskin bagi anak-anak Made Astra, karena baru satu anak saja yang mendapat beasiswa miskin.  Bedah rumah yang kedua milik Komang Sri, yang merupakan bantuan dari Harian Pos Bali. Berbeda dengan rumah Made Astra, rumah Komang Sri masih dalam tahap pengerjaan, direncanakan akan selesai pada 30 November 2014. Pada kesempatan tersebut Ny. Ayu Pastika yang turut hadir mendampingi Gubernur menyerahkan bantuan sembako dan uang kepada kedua keluarga kurang mampu teresebut guna  meringankan kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Mendaklanjuti program bedah rumah yang telah dilaksanakan di Desa Pacung ini, Gubenur juga menyerahkan bantuan 10 unit tangki air untuk sepuluh penerima bedah rumah mengingat desa tersebut memiliki kondisi alam yang kering.

Serangkaian dengan kegiatan peninjauan di Buleleng, Pastika juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke SMA Negeri Bali Mandara guna melakukan peninjauan pembangunan sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) Bali Mandara .

Melakukan peninjauan tersebut Gubernur Bali juga didampingi oleh Kepala Biro Humas Provinsi Bali , Inspektur Provinsi Bali, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali serta Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa. AD-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *