banner-website-2-x-16cm

Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

  Geliat BUMDes Giri Artha Mandara Ringdikit : Berupaya Mengentaskan Kemiskinan  

foto BUMDes Ringdikit (1)

Buleleng (Metrobali.com)-
Program Pemeritah Provinsi (Pemprov) Bali berupa Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbang Sadu) Mandara bak gayung bersambut diterima oleh masyarakat Bali pada umumnya. Dari sekian masyarakat desa yang antusias menerima program ini, untuk Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng memanfaatkan program ini dengan membuat gedung berupa usaha Toserba.
Kepala Desa Ringdikit, Kawit Adnyana kepada metrobali.com mengatakan bantuan Gerbang Sadu tahun 2014 yang diberikan sebesar Rp. 1.020.000.000. Dana tersebut dipergunakan sebagai modal awal pembentukan BUMDes  sejumlah Rp. 800 juta diperuntukkan sebagai dana usaha ekonomi produktif (UEP) dan simpan pinjam (SP). Selanjutnya  Rp. 200 juta dipergunakan sebagai infrastruktur Toserba, dan Rp. 20 juta sebagai operasional desa.
“Dalam simpan pinjam terbagi peruntukannya untuk pengenaan bunga pinjaman. Misalnya untuk rumah tangga miskin (RTM) dikenakan bunga 1 persen, sedangkan non rumah tangga miskin sebesar 1,5 persen. Bagi kredit usaha kecil (KUK) maksimal pinjamannya Rp 1,5 juta tanpa jaminan. Sdangkan untuk kredit usaha ternak hanya diberikan kepada kelompok ternak. Kelompok ternak ini tergantung juga anggotanya, kalau anggotanya RTM diberikan bunga 1 persen dan non RTM dikenakan bunga 1,5 persen” terang Kawit Adnyana.”Kami sangat bersyukur dengan adanya program Gerbangsadu yang sesungguhnya ditujukan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di desa kami dan kami akan memerankan BUMDes ini dengan baik. Denga adanya BUMDes ini memacu peredaran perekonomian di desa” imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan pinjaman tanpa anggunan memang cukup mengandung resiko, namun pihaknya telah memberikan sosialisasi dan pengertian kepada peminjam kredit tanpa anggunan,”Kami hanya bisa memberikan teguran, pembinaan dan untuk pelayanan didesa adat dan desa dinas dipertimbangkan yang bersangkutan” ungkap Kawit Adnyana
Lantas hasil atau keuntungan dari BUMDes, dipergunakan untuk apa saja? Dengan tegas Kawit Adnyana mengatakan hasil atau keuntungan BUMDes ini, salah satunya memberikan bantuan social kepada masyarakat miskin khususnya yang sudah tidak produktif. Misalnya memberikan bantuan kepada orang cacat yang tidak bisa bekerja, Janda serta manula. GS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *