Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Mantan Rektor IHDN Made Titib Ditetapkan Sebagai Tersangka

Denpasar (Metrobali.com)-

Mantan Rektor Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Prof Made Titip yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan barang dan jasa di kampus tersebut mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

“Saya mengajukan surat penangguhan penahanan untuk klien saya,” kata Wayan Bagiarta selaku penasihat hukum Made Titip di Denpasar, Senin (18/11)

Ia merasa yakin kliennya tidak bersalah dalam kasus yang merugikan keuangan negara senilai Rp1,4 miliar itu, apalagi dia belum mendapatkan hasil penghitungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Menurut dia, penahanan Made Titip, Senin, tidak disertai dengan surat perintah penahanan. “Justru saya terkejut atas penahanan klien saya itu,” kata Bagiarta.

Pihaknya baru menerima surat pemanggilan kliennya sebagai saksi, Kamis (14/11). Namun begitu menjalani pemeriksaan, Senin, Kejati Bali baru memutuskan penahanan.

Sampai saat ini sudah ada lima tersangka kasus pengadaan barang dan jasa di kampus IHDN yang terdiri dari dua orang dari pihak rekanan selaku pelaksana proyek dan tiga lainnya dari perguruan tinggi negeri di bawah Kementerian Agama itu.

Menanggapi permohonan penangguhan penahanan itu, Asisten Pidana Khusus Kejati Bali Putu Gede Sudharma mempersilakannya. “Permohonan itu merupakan hak tersangka yang ditahan,” ujarnya. AN-MB

5 Responses to Mantan Rektor IHDN Made Titib Ditetapkan Sebagai Tersangka

  1. bulldog Reply

    November 19, 2013 at 6:24 AM

    Hapus KORUPTOR!! Jangan tebang pilih,!!!!!

  2. made merkak Reply

    November 19, 2013 at 7:47 AM

    Yang benar prof made TITIB bukan TITIP

  3. py Reply

    November 19, 2013 at 7:03 PM

    kalo ini benar2 beritanya…aduh dewa ratu…ahli wedha koq selevel bgini….???..smoga tidak bener2…

  4. i nengah sukalana Reply

    November 26, 2013 at 11:30 AM

    Kita ga boleh memvonis dulu pak md titib terlibat apa tdk, serahkan pd proses hukum dan pengadilan . Mari kita berdoa yg benar tetap benar dan yg salah akan ketahuan salahnya. Kalau pun iya, kita ini msh manusia tentu ada hukum karma yg akan mengadilinya bukan kita. suksme

  5. Inengah Yudiarsa Reply

    May 5, 2014 at 10:08 PM

    Sebagai orang yg tlh membaca dan mengerti veda tentu bkiau sendiri bisa menilai dg bijak apakah beliau telah melakukan tindakan dharma atau adharma dlm kasys hukum ini. Ini adalah ujian sejauh mana beliau prajina dlm veda. Sering terjadi seorang dharmika diputuskan bersalah oleh pengadilan, tetapi itu sementara. Jd beliau pasti bisa meligat dr sudut pandang subha dan asubha karma tindakan beluau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>