Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Korupsi Pembangunan Pelabuhan Gunaksa Masuki Babak Baru

Denpasar (Metrobali.com)-

Dugaan korupsi proyek pembangunan dermaga di Pelabuhan Gunaksa, Kabupaten Klungkung, memasuki babak baru dengan terbitnya surat permohonan gelar perkara dari Kejaksaan Negeri setempat ke Kejaksaan Tinggi Bali.

“Kami sudah menerima surat dari Kejari Klungkung tentang rencana gelar perkara dugaan korupsi tersebut,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan di Denpasar, Jumat (19/7).

Surat tersebut akan terlebih dahulu diberikan telaah untuk menentukan hal yang harus dilakukan.

Menurut dia, apabila Kejari Klungkung mengalami kesulitan dalam menanganinya maka perkara itu akan diselidiki oleh Kejati Bali.

Sebelumnya Bali Corruption Watch (BCW) mendesak Kejati Bali untuk menindaklanjuti hasil temuan Badan Pemeriksaan Keuangan terkait dugaan penyimpangan APBD.

“Kejati harus segera mengusut temuan BPK mengenai adanya penyimpangan yang menimbulkan kerugian negara,” kata Ketua BCW Putu Wirata Dwikora .

Ada beberapa penyimpangan yang salah satunya adalah terkait pembangunan dermaga Pelabuhan Gunaksa.

Pihaknya berharap Kejati Bali bisa menyelidiki dengan serius tentang berbagai temuan tersebut sehingga tidak ada lagi uang negara yang dikorupsi untuk kepentingan pribadi saja.

Proyek pembangunan dermaga itu saat ini menuai protes dari masyarakat karena sudah bertahun-tahun tak kunjung selesai.

“Wajar masyarakat menanyakan keberadan dermaga Pelabuhan Gunaksa yang sudah menelan dana mencapai ratusan miliar rupiah,” kata anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali Ngakan Made Samudra di Denpasar.

Hal itu menanggapi pernyataan Bupati Klungkung Wayan Candra bahwa pembangunan proyek dermaga tersebut sebagai peninggalan bupati sebelumnya. Padahal proyek itu penandatangannya oleh Candra pada 2006 ketika masih menjabat Bupati Klungkung periode pertama.

“Bupati seolah-olah cuci tangan. Padahal proyek tersebut ditandatangani tahun 2006, sedangkan Pak Candra menjabat bupati sejak tahun 2003. Ini semestinya bupati tidak melempar tanggung jawab begitu saja,” katanya.

Menurut dia, proyek dermaga untuk persandaran kapal dan perahu dari dan ke Nusa Penida tersebut mangkrak karena posisinya menyalahi titik koordinat yang sudah ditentukan. AB-MB

One Response to Korupsi Pembangunan Pelabuhan Gunaksa Masuki Babak Baru

  1. dewa Reply

    July 19, 2013 at 9:08 PM

    ane kene2 pabg masuk neraka enggal. bani sajan nguluk2 nak nusa. be ye tulahinne ajak sesuunan ditu mare merasa. jani candra pasti mati2an ngemenangan calonne di pilkada klungkung. apang ade tempat berlindung….
    masyarakat klungkung hati2….. sampunang malih percaya sareng munyine penjahat care candra. ngae umah aji 11 milyard nyidang, tapi rakyat sengsara minta ampun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>