Denny Kailimang: Pastikerta Pasti Menang, Saksi PAS Sebut Pengamanan Pilgub Berlebihan

Jakarta (Metrobali.com)-
Tersisa dua agenda lagi persidangan perselisihan pilgub Bali 2013 di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta digelar. Yakni penyampaian kesimpulan para pihak dan keputusan Hakim atas perkara nomor : 62/PHPU.D-XI/2013 tentang perselisihan Pilgub Bali. Banyak pihak sudah mulai memprediksi bahwa dari keseluruhan jalannya persidangan, kemungkinan besar hakim akan memutuskan menolak gugatan pasangan kandidat AA Puspayoga- Dewa Sukrawan (PAS), dan mengukuhkan kemenangan pasangan kandidat Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta).

===============================================================

Salah seorang kuasa hukum pihak terkait (Pasti-Kerta),  yang juga pengacara kawakan di Jakarta, Denny Kailimang,SH sangat yakin bahwa majelis hakim MK yang mengadili perkara perselisihan Pilgub Bali, akan meutuskan menolak gugatan pasangan kandidat PAS. ‘Dari saksi-saksi yang diajukan, juga dari bukti-bukti yang diajukan, tidak ada yang memenuhi unsur pelanggaran yang terstruktur, sistematis dan massif, yang dilakukan KPU. Karena itu saya sangat berkeyakinan, bahwa nanti hakim akan memutuskan menolak seluruh gugatan pasangan PAS,’ ujar Denny Kailimang usai sidang di gedung MK Jakarta Selasa (18/6).

Dalam sidang tadi siang, pihak pemohon yakni pasangan kandidat PAS memang sekali lagi mengajukan sekitar dua puluh saksi. Umumnya saksi-saksi ini adalah para pemilih yang mengaku telah melakukan coblos lebih dari satu kali di beberapa tempat seperti di Desa Ban dan Tianyar Baru Karangasem serta beberapa di Buleleng. Namun sebelum sidang pemeriksaan saksi dimulai kuasa hokum Pasti-Kerta, Denny Kailimang melakukkan interupsi, bahwa sesuai dengan UU Pidana Pemilu, setiap orang yang melakukan pelanggaran dengan mencoblos lebih dari satu kali, dapat dituntut secara pidana. Pernyataan ini ditanggapi oleh hakim Akil Mochtar, dengan mempersilahkan pihak-pihak mengajukan gugatan dengan menggunakan UU Pidana Pemilu. Tetapi dikatakan bahwa dalam persidangan perselisihan Pilgub yang digelar di MK, hakim tidak memasuki wilayah pidana Pemilu.

Usai sidang, Denny Kailimang kepada wartawan menegaskan, jelas bahwa pengakuan saksi-saksi mengenai coblos lebih dari satu kali tersebut adalah pelanggaran terhadap UU Pemilu. ‘Ya tadi kan kita sudah lihat, bahwa ada faktanya orang mencoblos lebih dari sekali. Itu melanggar UU Pemilu, dengan ancaman hukuman penjara satu sampai dua bulan penjara dan denda dua juta. Tetapi dalam kasus ini, ada proses lex specialis dari pada aturan ini adalah bahwa harus dilaporkan dalam waktu seminggu setelah pencoblosan. Tetapi mereka juga mengakui bahwa tidak ada keberatan pada waktu penghitungan suara di TPS. Dan satu lagi, dari saksi-saksi itu juga mengatakan bahwa coblos lebih dari satu itu adalah kebiasaan. Jadi sebenarnya kalau saya menilai, nantinya Mahklamah Konstitusi tidak akan mempertimbangkan ini, karena ada juga kasus-kasus lain seperti itu di daerah lain seperti di Papua. Sepanjang tidak ada keberatan, dan saksi-saksi semua menandatangani ya ok, udah selesai. Tidak ada masalah lagi,’ ujar Denny.

Terkait saksis-saksi yang diajukan pihak PAS kemarin yang umumnya bersaksi dibawah sumpah tentang pencoblosan lebih dari satu kali, dikatakannya tidak akan mempengaruhi apa pun. ‘Jadi saksi-saksi tadi itu menurut saya tidak mempunyai nilai, dan juga kesaksian mereka mengenai selisih suara juga tidak mempengaruhi, karena hanya puluhan saja kan. Jadi tidak mempengaruhi perolehan suara,’ ujar Denny.
Selain bersaksi tentang adanya pencoblosan lebih dari satu surat suara, para saksi PAS kemarin juga menyampaikan perihal pengamanan yang mereka nilai sangat berlebihan dilakukan oleh pihak KPU. Namun menurut Denny Kailimang, pengamanan adalah hal yang sangat qwajar, apa lagi di Bali. RED-MB

28 thoughts on “Denny Kailimang: Pastikerta Pasti Menang, Saksi PAS Sebut Pengamanan Pilgub Berlebihan

  1. ne sube seken …..pas amahe pipisne teken pengacarane ….lautan kalah ….antosang …ape ye spandukne pesu dijalane ….sube tusing mempan de …

  2. puri satria dan satria narada, pasukan satria kampanye hitam,,thn depan mari tinggalkan pdip, partai uluk2 rakyat bali,,,

  3. Lan Patuhang kenehe de be milih PDIP ………….pemimpin ane nguluk-nguluk sing seken-seken lakar ngruhuang nak lacur, tiwas nak peceng dipecengi lan nak perot diperoti

  4. Pedeipe Mule keto uli pide..sing taeng nyak kalah diastun berek…ngaku paling luunge di muka bumine..merasa paling duege..

  5. daripada pdip mengajukan ke mk,mending biayanya dipake buat pelatihan kader,biar kader ky py ngerti tata kelola pemerintahan,atau bs bhs inggris lah,atau uangnya pake mbok mega buat kursus biar lebih pintar dikit,pendukung pdip yg militan ibarat mendukung sapi buta lan bongol…dl waktu kuliah sy simpati sm pdip,tp begitu byk kadernya yg keluar dipusat jakarta,sy jd ga simpati lg,cm sy liat msh ada 2 kader baik dipusat,budiman sujatmiko dan maruar sirait,…sisanya apalgi pdip bali aduhh tukang uluk2 jak preman gen …pedalem pemilih militan care sampi bute bongol.

  6. Orang bijak mengatakan siapa buat lubang dia sendiri yang akan terperosok ke dalam lubang tersebut, kasian duitnya pengacara uli jakarta betek basangne.

  7. PAS….Pasti Akan Sekarat…. Ane dipilih blog buin ajum, ane milih blog sajan…kedek malu ‎​ `°•.¸¸.•°` `°☺ нå =)) нå :D нå =D нå ☺
    ☺ нå =)) нå :D нå =D нå ☺ `°•.¸¸.•°` `°•

  8. bagi yang memisuh PDIP : mule jeleme sing nawang unduk…cai mekejang wanen di duri, sangut, dije nak menang kemo mekecog… mirib layah basang cai ne, liu bange pipis teken partai berek… ci sing sadar ne ulah GOLKAR .. ingetan je, yan gubernure sing meganti, bin 5 tahun tanah bali ne kal telahh.. amah calo.. amah birokrat pajak dan perijinan GUBERNUR.. ditu mare cai kal mepangenan wireh jleme bali sube tusing ngelah umah…. ingetan…

    • ane ngae uyut irage nak len tuduh,,,
      Pdip ape bedane jak golkar,,tai jak encit
      Sangut, melem n fren tetap pilih pak mangku dadi gubernur
      Untuk pileg 2014 tetap golput…..

  9. @gung arii…… hahahahahahahahaha ane ngadep tanah masyarakat , ane maan pipis masyarakat ,, nak ngude gurbernur gugat gungg .. petilesang iban ne sube kalah… jeg pedemangibane .. mengkep di peken satria di dagang bojog ditu …

  10. Semua partai tidak ada yang bersih mereka mencari suara instan ……kita sbg rakyat pintar pintar memilih……sekarang yang dipilih bukan partai tapi figur ……Apapun partainya.
    Sbg rakyat kecil kita hanya menjalankan SWADARMA sebagi warga negara dan selanjutnya menjalankan SWAGINA sebagai pribadi.

  11. ane ngae uyut irage nak len tuduh,,,
    Pdip ape bedane jak golkar,,tai jak encit
    Sangut, melem n fren tetap pilih pak mangku dadi gubernur
    Untuk pileg 2014 tetap golput…..

  12. @agung ari ….wak siap sube kalah ….pedemang ibane ….mekejang urus ….nak adepe nak tusing baline …egp ….yg penting pas sube kalah.

  13. @agung ari,,,pecundang idup, bangke ngucap, ci ngdep tanah anggo mayah kekalahan,,awak sube pecundang untung tdk disemblih,,

  14. @putry dll: dadi nak bali de bes ajum. cang milih pas belog brarti kto , men ci aeng dueg dlemane milih paastikerta. De sombong ngut. gubernur harus tgas menglola lahan rakyat pang sing amah investor lengeh ci ngaku dueg gen

  15. ngujang jleme dauh tukad percayain?? Pasti-kerta sudah terbukti,, hahaha.. sing emang kita mau di injak” terus oleh jeleme dauh tukad,, di desa saya banyak yg nyogok suara untuk PAS dengan uang,, saya juga di sogo untuk pilih itu,, saya ambil aja uang nya tapi tetep coblos 2… saya adil kan?? adil dong,, saya gak bego,, saya pintar,, ambil uang disuruh coblos 1 tapi malah coblos no 2… baang ne pis jemak gen,, pang tawang asan ne kalah pesu pipis liu,,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>