Kuasa Hukum PAS Hiperbolik

Jakarta (Metrobali.com)-

Sidang perdana sengketa hasil Pilgub Bali 15 Mei lalu, yang mulai digelar di meja Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta Senin (10/6) tampaknya akan bermuara pada upaya saling mengungkap beberapa dugaan kecurangan dalam penyelenggaraan Pilgub kali lalu. Salah satu kubu yang telah mengambil ancang-ancang untuk mengungkap kecurangan adalah kubu Pastikerta. Juru bicara kuasa hukum Pastikerta, sebagai pihak terkait dalam perkara tersebut, Samsyul Huda,SH menegaskan pihaknya akan membuka beberapa dugaan kecurangan yang dilakukan oleh paket Puspayoga-Sukrawan (PAS).
Dugaan kecurangan tersebut antara lain adalah adanya salah seorang bupati di Bali, yang nota bene adalah bupati dari kubu PAS, telah berusaha terang-terangan mencoba melakukan money politik dengan modus memberikan cek mundur kepada beberapa aparat desa dengan jumlah tertentu. Cek tersebut akan dicairkan saat usai Pilgub, dengan catatan jika PAS memenangkan Pilgub.
Pihak Pastikerta yang dimintai tanggapannya usai sidang kemarin menegaskan, pihaknya akan mengungkap dugaan pelanggaran yang dilakukan pihak pemohon yakni PAS. ‘Pertama begini, apa yang disampaikan oleh kuasa hokum PAS tadi banyak yang hiperbolik. Banyak fakta yang sangat tidak sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pengacara dari pihak pemohon tadi, dan kami nanti akan buktikan dalam persidangan. Bahwa justru sebaliknya, banyak sekali pelanggaran yang dilakukan  oleh mereka. Kita tahu bahwa siapa sih sebenarnya yang punyan kekuasaan di Bali. Yang punya kekuasaan bukan Gubernur, tetapi bupati dan walikota. Dan kita tahu, di Bali itu, program-program Gubernur banyak sekali yang mentah ditangan para bupati yang jumlahnya tujuh bupati dari pihak pemohon. Banyak sekali pelanggaran luar biasa yang dilakukan mereka,’ ujar Samsyul Huda.
Menurut dia, apa yang disampaikan oleh pengacara dari pemohon, yakni Arteria Dahlan justru sebenarnya yang terjadi adalah sebaliknya. ‘Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh pemohon itu luar biasa sekali. Kalau tadi dibilang bahwa kita ada satu orang pemilih mewakili 10 pemilih mencoblos di TPS, kami akan buktikan bahwa mereka mewakili 100 orang pemilih. Artinya kita mampu buktikan dari pihak mereka ada satu pemilih mewakili 100 orang. Barang bukti kita sudah sangat lengkap dan sudah diverifikasi semuanya,’ ujar Samsyul.

Salah satu lagi dugaan pelanggaran yang bakal dibuka dalam persidangan berikutnya oleh pihak Pastikerta adalah pemberian cek mundur kepada aparat desa di sebuah kabupaten. Cek mundur itu akan dicairkan setelah Pilgub bila paket PAS memenangkan Pilgub. ‘Khusus menyangkut cek mundur ini kita akan buka, dan kita sudah punya bukti outentik soal cek mundur tersebut,’ ujarnya. RED-MB

36 thoughts on “Kuasa Hukum PAS Hiperbolik

  1. Nah pang mebalik polone tuntutane PAS, ngoraang pasangan lainnya curang,,padahal ibane pedidi paling curange..
    Ungkap semua biar semua masyarakat mengetahui siapa yg sebenarnya curang,,
    Men kalah kanggoang ngaku kalah,,yen ternyata PAS liunan curang madak 2014 PDIP pang kalah,,jani be masyarakat nentuang nasib partai yg ikut pemilu…

  2. cek mundur di …tabanan …..bin mani ngacuh sube berita di bali pose ….dasar koran provokator …selamat tusing nyidayang medem buat pas dan pendukung 2nya ……buat sn …madak pang stroke polone ….

  3. ‎​Ђåαª ђåαª(*)(*)ђåαª ђåαª(*).:D ini kesempatan utk ngungkap pak beberkan aja semua bukti di mk kalo emang ada bukti yg otentik tapi kalo tidak punya bukti jgn ribut di koran kemudian wahai penyebar sms gelap masyarakat sekarang tidak bodoh tunggu keputusan MK

  4. Tlg sampaikan jg kecurangan yg dilakukan secara masif kerjasama PAS dgn Bali Post. Kumpulkan kutipan beritanya dr sebelum masa kampanye hingga pasca pilgub bahwa telah terjadi keberpihakan Bali Post trhdp PAS namun justru mendeskreditkan Pasti Kerta, dmn hal ini tentunya sangat mempengaruhi masyarakat dlm menentukan pilihannya.

    • @setuju…
      ASAL JANGAN DIUNGKAP SURAT SUARA PAS YG ADA LOGO MONCONG PUTIH GEN ….YEN NE BISA SINAH KPU DICURIGAI MK MEMBELA PAS…
      TAPI RAGO YAKIN GUGATANE TETEP KALAH …POCOL ..POCOL PIPISE…..

  5. sampi kurus berdoa semoga semua sampi2 mokoh jani kene penyakit stress, sakit basang dan polo…..biar spt sampi kurus semuanya kena gerubug…

  6. ha..ha..ha…maling teriak maling.sube terang 7 bupati pdip+Satria narada, ngelawan pak mangku.sebak2 balipose memutarbalikkan fakta.sing ado ngugu.BALI POST ajak PAS sube care toke anyud.suudan ni madak je elit2 pdip ne curang to masuk bui…

  7. Saya kok berfikir terbalik, yen bareng ngungkap kecurangan2 PAS, artine seken pilgub to banyak kecurangan dan KPU disalahkan, (ane digugat kan KPU ) konsekuensinya Pilgub kemungkinan bisa diulang seperti harapan PAS.
    Menurut saya, posisi PastiKerta lebih baik bertahan dengan kemenangan, buktikan bahwa Pilgub sudah berjalan baik dan Pastikerta menang..!
    Maaf Ini cuma pemikiran pribadi orang awan hukum…!

    • @arkitanata tul pak, pas mancing pang nyak pasti kerta nuntut balik otomatis kpu orange sing bisa megae n disalahkan akhirne pemilu ulang keto keneh sampi virusane

    • Arkitanta : Hiiiiiiiiiiii,….. Hiiiiiiiii……..Bes kebangetan miling – miling nyonyo kurenan ketinggalan makejang berrrrrrrrrrrrrrr.

  8. maling teriak maling…ane sebenarne curang adlh PAS dan PDIP…kata salah seorang tim PAS kpd pendukungnya adlh…”suba ngae curang tetap gen kalah, apa gen gae jak tim PAS…” hal ini mencerminkan PAS memang sdh rancang kecurangan secara masif, tapi tetap kalah. makanya…Pemilu 2014 mohon tidak piih PDIP krn disesaki kader2 yng suka bikin gaduh di Bali

  9. @arkitanata setuju dengan pemikiran Anda. tetapi kalo saya lebih ekstrim lagi jeg buka semua… kalo mereka PAS mengakui (Saya yakin ngga akan berani, otak pengecut semua). BIARKAN COBLOS ULANG SEMUA… DAN BIARKAN PENGADILAN RAKYAT BALI YANG BEKERJA…. YAKIN 100% SUARA RAKYAT TIDAK AKAN SUDI MEMILIH CALON PDIP. DAN SAYA YAKIN PDIP AKAN TAMAT.

  10. NE BO SENJATA MAKAN TUAN ,KAMI PENDUKUNG PASTIKERTA TABANAN INGIN BUPATI TBN DIUSUT TUNTAS MENGENAI CEK KOSONG INI ….BILA PERLU TUNTUT KE MEJA HIJAU ..AGAR TERUNGKAP BOROK 2x SEBELUMNYA (DARI BOROK P. ADI W)

  11. kalaupun diulang seratus x pas dan pdip nya akan semakin kalang kabut contohnya di bungkulan baru 1 x saja ulang sdh ketahuan boroknya pas,,yg tadinya pastikerta cm o setelah diulang bs menjadi 148,,,hehehe,,,

  12. bupati tabanan juga kampanye bagi2 uang 10 juta kebanjar2 dan janji jalan di keramik di pedesaan sebelum pilkada,,

  13. bagi2 uang itu semua sama melakukan…. yang jelas kalau keduanya curang INI ARTINYA APA YA ??????? INI ARTINYA PANWASLU DAN KPUD BALI TIDAK BECUS BEKERJA, seperti ada ketakutan entah dari pihak 1 atau 2 ……….. ohh Bali Bali ….untung cuma 2 calon, coba 4, pasti lebih terblok-blok lagi…. mau diulang atau tidak, berharap KPK segera ke BALI, korupsi sudah parah dilakukan oleh penguasa….

  14. sekalipun yg digugat adalah kpu,dan kalaupun ada pemilihan ulang. paling tidak nanti rakyat mengetahui mana yang benar dan salah, sehingga pilihan mereka tepat. seorang pak mangku yg taat hukum tak akan pernah menyembunyikan kebenaran hanya demi jabatan. meskipun ini politik tapi jangka panjangnya akan bermuara di hukum juga. jadi ungkap saja semuanya. sehingga masyarakat merasakan bagaimana berdemokrasi yang benar. apapun hasilnya, itulah yang menentukan nasib bali 5 tahun kedepan.

  15. @kucing rabies …de urukange kpkne ….naik sube gaene ngejuk koruptor dije 2 sube ade ye …ape buin di bali ….de de nyaan bupati pdip ato dprd pdip me juk di bali …antosang doen bro …

  16. pdip ….men sing bani kalah pedemang ibane ….men kalah di MK bise ke PBB ye mesadu nah….be telah pise ruu…?…50juta anggo merebonding mitrane …men kayang bulun titik ne merebonding ….

  17. bravo pasti-kerta.buat tim pasti-kerta saya mensuport.buat tim PAS yg ingin mengulang pemilu, bukti kecurangan di MK ga ada??malah tim pastikerta punya bukti kecurangan PAS lebih otentik.kalau pemilu diulang akan banyak mengorbankan waktu dan biaya.kalau pemilu di ulang masyarakat kecil akan merugi kehilangan penghasilan harian (50.000 x SEKIAN JUTA PEMILIH).apakah ini tidak dipikirkan oleh puspayoga 2 thn tak ngantor tetap terima gaji buta????dan DPR sampi lengeh yg cuma maka gaji buta???? memang saatnya di 2014 kita tinggalkan PDIP untuk membrangus gurita korupsi elit2 PDIP DI BALI.dari jaman enteg bali leluhur kita orang bali tidak pernah jadi pecundang(teladani:PANJI SAKTI YANG KEKUASAANNYA SAMPAI BLAMBANGAN DAN KERAJAAN KELUNGKUNG SAMPAI SUMBAWA), malu kalau kita takut sama preman2 PDIP dan bertahun2 jadi budak PDIP terus.satyam eva jayate!!!

  18. ketakutan kpud bali membuka c1 perlu dipertanyakan krn c1 drekap sampai provingsi akan tetap sama mengapa kpud harus takut kalo mekanismenya benar dibuka 100x hasilnya sama? Jadi celah hitung ulang c1 pasti akan diputuskan mk?

  19. Coba dijumlahkan data dari SMRC yg disiarkan SCTV tgl 15 Mei yg menang PPASTI KERTA inilah pembohongan Publik

    Info terbaru PAS Unggul di SMRC 50,31 Persen
    Quick count Pemilukada Provinsi Bali tidak bisa menentukan siapakah yang kalah dan siapakah yang menang

    Denpasar (beritadewata.com) – Lembaga survei Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) mengaku jika lembaganya tidak bisa menentukan pemenangn dalam Pilgub Bali. Peneliti senior SMRC Deni Irvani menjelaskan, dalam quick count Pemilukada Provinsi Bali tidak bisa menentukan siapakah yang kalah dan siapakah yang menang. Survei dan perhitungan cepat seperti itu sudah bekerjasama dengan SCTV dan Indosiar dari 400 TPS dengan partisipasi warga Bali 73,67 % yang diambil dari 9 Kabupaten dan Kota. Paket PAS memperoleh atau memimpin yakni 50,31 % dan paket Pastikerta 49,69 %.

    Deni mengaku paket PAS yang di ususng PDIP, PKS dan Nasdem itu unggul di 5 kabupaten dari 9 kabupaten dan kota di Bali. Adapun perinciannya yaitu Kabupaten Badung PAS 45,53 %, Pastikerta 54,47 %. Kabupaten Bangli PAS 52,87 %, Pastikerta 47,13%. Buleleng PAS 36,18 %, Pastikerta 63,82 %. Denpasar PAS 61,56 %, Pastikerta 38,44 %. Gianyar PAS 56,53 %, Pastikerta 43,47 %. Jembrana PAS 56,8 %, Pastikerta 43,2 %. Karangasem PAS 40,37 %, Pastikerta 59,63 %. Klungkung PAS 34,07 %, Pastikerta 65,93%. Dan Tabanan PAS 64,39 %, Pastikerta 35,61 %.

    • @ naruto : Penjumlahan secara acomulatif dengan menggunakan persen (%) tidak menjamin akan sebuah kemenangan karena di masing-masing kabupaten jumlah pemilih dan yang memilih bervariatif

  20. untuk apa bersitegang semuanya sia-sia…., kalau kebenaran itu sampai kapanpun pasti benar, mau diuji dengan apapun pasti benar…….,
    kapan ya semua orang bisa berpikir yang benar, berkata yang benar, bertindak yang benar???…. itu hanya suasana sorgawi….. akankah itu ada di Bali? atau hanya sebuah mimpi….. bukankah itu yang selalu menjadi pedoman orang Bali yang di dengung-dengungkan ….. sudahkah anda dan saya ? renungkan dan buatlah suasana sorga itu ada di pulau dewata ini………. ah malu sekali aku ini…….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>