Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Senin Besok, MK Gelar Sidang Sengketa Pilkada Bali

Jakarta (Metrobali.com)-

Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang sengketa Pilkada Bali yang dimohonkan pasangan calon gubernur Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan pada Senin (10/6) besok.

Berdasarkan jadwal yang dirilis MK, Minggu (8/6), sidang perdana dengan agenda pemeriksaan permohonan pemohon dilaksanakan pada Senin pukul 10.30 WIB.

Permohonan sengketa Pilkada Bali ini telah didaftarkan oleh Kuasa Hukum PAS Arteria Dahlan pada 29 Mei 2013 lalu.

Saat mendaftar, Arteria mengatakan ada dua materi yang diajukan di dalam permohonan sengketa Pilkada Bali ini, keberatan dengan hasil perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali dan ditemukannya pemilih yang mewakili atau pemilih yang memilih lebih dari satu kali di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Arteria juga mengatakan pihaknya juga menemukan sejumlah pelanggaran yang mempengaruhi secara langsung hasil Pilkada, salah satunya banyak ditemukan surat suara yang mencoblos PAS rusak.

Pemohon juga menemukan 1.700 pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan massif.

Dalam Pilkada Bali yang diikuti dua calon pasangan, dimana Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Bali Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta) berhasil memenangkan pilkada dengan total perolehan 1.063.734 suara (50,02 persen) atau unggul 996 suara atas pesaingnya.

Pasangan Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) yang merupakan lawan Pasti-Kerta meraih 1.062.738 suara (49,98 persen). INT-MB

22 Responses to Senin Besok, MK Gelar Sidang Sengketa Pilkada Bali

  1. buldog Reply

    June 9, 2013 at 9:01 PM

    Kalau sudah kalah semua di bilang melanggar.. emangnya PAS gak melanggar.: 1. Gambar partai di kertas suara.2. coblosan 100 orang di bungkulan. 3. para bupati kumpulkan kades dan kelian adat untuk coblos PAS di masa tenang. inilah orang2 yang picik dan tak mengakui kekalahan….gak cocok dengan kata2 pas wktu debat siap menang siap kalah…. dasar pengecut………..

    • bagong Reply

      June 12, 2013 at 1:26 AM

      Buldog3x yes…..cocok to bro,,,,,,beneh san to bro,,,,nyak asane bro,,,,,ingat NYAPIH GEN SING NYAK APALAGI KALAH,,,,,,,

  2. Lenong Reply

    June 9, 2013 at 9:05 PM

    Ternyata kandidat PAS br sadar bahwa PELKADA BALI cacat secara hukum tetapi mereka tdk sadar bahwa pelanggaran itu dilakukan oleh dirinya sendiri yaitu dgn meletakkan gambar dirinya di kertas suara yg mana itu melanggar UU KPU. Jika MK mengabulkan permohonannya bsok maka PILKADA ULANG akan terbuka lebar.Untuk itu kami masyarakat Bali meminta MK utk menolak permohonan PAS sehigga PILKADFA ULANG tdk terjadi dan masyarakat Bali bs kondusif.

    • belog polos Reply

      June 10, 2013 at 5:26 AM

      @ Lenong, saya sangat setuju debgan MK untuk nebgabulkan gugatan kandidat PAS supaya untuk kedepannya nanti Bali tidak akan ada kecurangan seperti apa yang kita harapkan. langkahg awal dari sebuah pembelajaran politik untuk kita semua. MAJU PAS.

  3. netral Reply

    June 9, 2013 at 9:30 PM

    @lenong, benar yg disampaikan bahwa proses Pilgub Bali adalah cacat hukum, krn dr awal sdh menyalahi ketentuan tentang surat suara. Cuma sayangnya team dr PAS seolah tidak menyadari tentang kekeliruan ini, justru yg dipermasalahkan adalah tentang proses penghitungan suara yg dianggap cacat hukum. Terkesan bahwa mencari alasan pembenar sendiri. Jadi potensi utk dilakukannya Pilgub ulang sangat besar…..

    • Punggawa Bali Reply

      June 12, 2013 at 5:18 AM

      @Belog Polos. Pendapat anda cerminan keberpihakan anda. Bisakah anda mengungkapkan pelanggaran yang dilakukan kedua pasang calon. Lalu bandingkan. Itu baru namanya ksatria sejati

  4. Kuluk-Ktm Reply

    June 9, 2013 at 9:38 PM

    Mari kita bersabar , dan menunggu keputusan MK serta berharap tidak ada Pilgub ulang, karenanya masyarakat telah melakukan pemilihan yang terbaik dari yang baik.

  5. parpol sakit jiwa Reply

    June 9, 2013 at 10:17 PM

    Lenong & netral: betul skli tuh,,, seandainya diadakan pemilu ulang sklipun masi tetap kedudukan akan sama Pasti – Kerta lah pemenangnya,,, pedalam pipise kutang” ngurusin sidang ke MK, bupati 50jt urunan nto pipis uli dije ye tekan ne!! Luungan pipis monto anggo semangat gotong royong masyarakat ane jlan ne benyah latig yg tdak pernah diurusi oleh bupati ne!!!

    • belog polos Reply

      June 10, 2013 at 5:42 AM

      @ parpol sakitr jiwa. untuk mencari keadilan memang perlu banyak pengorbanan. dan seandainya anda berada di pihak PAS sudah pastilah anda akan melakukan hal yang serupa.

  6. gede baglur Reply

    June 10, 2013 at 12:42 AM

    Masyarakat Bali bukan hanya memilih Pasti Kerete saja…., kami yang memilih PAS tentu ingin mendapat bukti bahwa PILGUB telah berlangsung dengan penuh kecurangan…, kalau takut pemilihan ulang berarti ketahuan takutnya akan kalah.

    • belog polos Reply

      June 10, 2013 at 5:43 AM

      @ Gede Baglur. Tulllllllllllllll Betul sekali itu. saya sangat setuju itu.

    • Rare Sakit Reply

      June 10, 2013 at 8:57 AM

      @Gede baglur : bukan permasalah menag /kalah , kita proses pilkada itu bagaimana, biaya dari mana ??? toh juga dari uang rakyat bukan dari uang partai ! kecurangan yang disampaikan dan dipermasalahkan sekarang hanya akal-akalan dari pihak PAS saja jika cerdas kenapa tidak percaya kepada saksi PAS di TPS dan kenapa permasalahan dimunculkan melebihi ketentuannya , menurut, hemat sy pemilu ulang akan mubazirr dari segi waktu,biaya, dan tenaga dan kalaupun itu terjadi sy berani jamin suara PAS akan lebih buruk dari pemilu tgl 15 Mei 2013

  7. nak bali Reply

    June 10, 2013 at 4:34 AM

    Bukan mslh takut kalah diadakan pilkada ulang,ini mslh biaya yg akan dikeluarkan dr dana APBD bali.kan sayang hy utk gini aja.masi bs dananya utk hal yg lbh ptg.mslh kecurangan perhit suara sy rasa susah dilakukan kr diliat dr byk pihak.mulai dr ke 2 saksi,kpu,panwaslu,polisi.apalgi dokumen sdh dittd dgn saksi.aneh aja berarti pihak PAS tdk percaya dgn saksinya sdr..br setelah perhit dikec yg sdh dittd ke2 saksi diket pasti kerta menang br PAS koar2 pilkada curang.dan mulai berulah kuasa hukum PAS.PAS awalnya berjanji akn menerima hsl pilkada yg ditetapkan kpu dan tdk menggugat ke MK.buktinya mana.jgn main2 dgn bali akan terima karmanya sdr.blm putusan MK tokoh PDIP berpulang.ini tanda2 PDIP akn hancur..

  8. M.Arta Reply

    June 10, 2013 at 9:06 AM

    Orang cerdas akan bisa mengambil hikmah kejadian pilgub. Bali, fakta integritas tlh berjalan demikian, hukum karma phala telah berjalan tanpa disadari. Kecurangan yang disampaikan hanyalah untuk membela martabat Partai dan kadernya takut dengan sangsi yang akan diterimanya.

  9. pan melem Reply

    June 10, 2013 at 9:09 AM

    Melem, sangut n fren berharap sidang ini tdk membuat Bali tdk kondusif sambil menunggu hasil sengketa pilkada..
    Mari kita menjalankan swa dharma soang2..
    Seandainya diulang juga, melem, sangut n fren Pasti menentukan pilihan pada Pak Mangku..sudah terbukti beliau kerja keras memperjuangkan apa yang menjadi hak masyarakat, kesehatan serta pendidikan gratis..

  10. Sampi kurus Reply

    June 10, 2013 at 10:27 AM

    sampi kurus dan sampi gemuk sejagat Bali jani sube kene penyakit virus koh ngomong…..berharap segera ada keputusan akhir dari MK….apapun itu harus dihormati…sampi kurus berharap tidak ada lagi gugatan sampai ke MKI…atau Mahkamah Konstitusi International….

  11. Dewa Budarma Reply

    June 10, 2013 at 11:55 AM

    Satu jenjang politik untuk pembelajaran. Maju ke MK menumbuhkan pengertian bahwa
    Kemenagan proses gradual untuk melatih Etika Dan
    Kesabaran tuk legalitas power. Tidak ada intrik dan prajudis apalagi untuk saling menjelekan Dan menyerang sesama Balinese . May we all live in peace, by the grace of betare SESUHUNAN . Om shanti!

  12. damai gen Reply

    June 10, 2013 at 12:33 PM

    ya kita tunggu hasilnya aja, ini adalah pengajuan perkara dari arteri dahlan bukan pasangan PAS terkesan dipaksakan jadi kalo menangpun bukan untuk gubernur rakyat bali tapi untuk arteri dahlan dan DPP PDIP

  13. KAS Reply

    June 10, 2013 at 1:13 PM

    arteri dahlan lah yg menjadi propokasi mslah pilgub bali djgat panji sakti………….
    dy kan bkan orang bali,knp mesti ikut cmpur dngan maslah dbali…………
    PDIP TDAK SPORTIF………….

  14. bagong Reply

    June 12, 2013 at 1:23 AM

    jangan buat kacau Bali ini dengan hanya tulisan-tulisan yg berbaur mempengaruhi masyarakat Bali,seluruh masyarakat dari kalangan menengah kebawah sampe keatas sdh pintar,mereka sdh tau siapa sosok figur yg tepat untuk memimpin negeri tercinta ini.masyarakat sdh merasakan betapa senang,gembira,bahagia,,,jika program bali mandara jilid 1 sdh berjalan 100%.apalagi sekarang cuci darah ditanggung seumur hidup….wahai masyarakat bali,mari kita lebih berfikir kedepannya nantinya mau dibawa kmna bali tercinta ini,,,,,,,kita sbg warga biasa yg hanya mengandalkan beras sekilo,mari hargai keputusan pilgub 2013 ini,,,,jgn mempengaruhi warga kecil hanya utk meluruskan ranting yg bengkok….suksma

  15. Punggawa Bali Reply

    June 12, 2013 at 5:20 AM

    Betul, dasar mental preman

  16. Ari Reply

    June 20, 2013 at 4:51 PM

    AMAR PUTUSAN MK…
    Permohonan Pemohon Di Tolak Seluruhnya…
    PASTI KERTA memang PAS untuk BALI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>