Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

PDIP Usulkan Tidak Ada Debat Cagub Bali di Metro TV

Denpasar (Metrobali.com)-
 Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengusulkan tidak perlu diadakan debat calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Bali putaran ketiga dengan alasan untuk menjaga kondusivitas Pulau Dewata menjelang pemilihan kepala daerah. Rencananya, Debat Cagub/Cawagub Bali periode 2013-2018 digelar oleh Metro TV, pada Jumat, 10 Mei 2013. Rencananya, debat itu disiarkan langsung oleh Metro TV.”Kami sudah mengusulkan dan kami punya hak, kemudian kalau KPU tetap memaksakan seperti itu, kami tidak ada persoalan. Silakan dilaksanakan, tetapi kami lebih memilih bertemu dengan rakyat,” kata Wakil Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto di Sekretariat PDIP Bali di Denpasar, Rabu (8/5).

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali sebelumnya sudah menjadwalkan debat kandidat Cagub-Cawagub akan diadakan sebanyak tiga kali yakni pada 4, 7, dan 10 Mei 2013. Debat putaran pertama sudah digelar yang disiarkan langsung oleh TV One, demikian juga dengan debat putaran kedua sudah disiarkan langsung oleh tiga stasiun televisi lokal yakni TVRI Bali, Bali TV dan Dewata TV.

Sementara debat kandidat ketiga yang dijadwalkan 10 Mei 2013 akan disiarkan langsung oleh Metro TV dari sebuah hotel di Denpasar.

“Kami berpendapat menjadi seorang pemimpin tidak ditentukan oleh keterampilan berbicara, debat sebenarnya bagian dari demokrasi liberal,” ujarnya.

Menurut dia, sebaiknya dalam masa kampanye, lebih fokus supaya proses tahapan pilkada yang sudah baik diisi dengan hal-hal yang sifatnya membangun keharmonian.

“Jangan kemudian ada suatu debat yang orientasinya individu apalagi aspek-aspek emosionalnya. Dengan pertimbangan seperti itu, maka pasangan Puspayoga-Sukrawan yang diusung PDIP lebih memfokuskan bertemu dengan rakyat, melaksanakan acara dengan dimensi kebudayaan, dan bersama-sama berdoa dengan rakyat untuk terlaksananya pemilu sebaik-baiknya,” katanya.

Baginya, debat yang dilaksanakan dua kali sudah memenuhi agenda KPU sebagai upaya pendidikan politik dan penyampaian visi misi.

“Ini demi kepentingan bersama karena debat yang lalu sudah mulai tampak ketegangan. Kondisi yang kondusif harus dijaga, biarlah rakyat memilih pemimpinnya yang terbaik,” ujarnya sembari menambahkan bahwa PDIP bukan menekankan pada persoalan menang kalah, melainkan pembuktian ideologi.

Ketika ditanya akankah pasangan Puspayoga-Sukrawan tidak hadir kalau KPU Bali tetap menggelar debat, Kristianto tidak memberikan jawaban tegas.

Pilkada Bali yang akan digelar 15 Mei 2013 diikuti oleh dua pasangan calon yakni Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan dan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta. Paket Pastika-Sudikerta diusung oleh delapan parpol yang dikomandani oleh Partai Demokrat dan Partai Golkar. INT-MB


180 Responses to PDIP Usulkan Tidak Ada Debat Cagub Bali di Metro TV

  1. ariel Reply

    May 8, 2013 at 8:15 PM

    Keliatan banget aslinya PREMAN
    Gak mau bekerja keras
    Tapi pingin Sukses
    Klo gagal cma bisa menjelek2an yg lain
    gak pernah menghargai hasil karya orang lain…

    • Wirabuldog Reply

      May 8, 2013 at 10:35 PM

      Pak ….kalau calonnya tangguh pasti tidak Jerih ……..makanya jangan cari candidate yang Pas Pasan…..cuman bisa lihat kejelekan MP saja baiknya kok ndak pernah dipaparkan ……Biasakan untuk menghormati orang pintar …..sube dunia megakui ….Coblos no 2……nyen ade ane no 1 ngudiang milih no 2(Buldog)

    • nyoman Reply

      May 9, 2013 at 5:52 PM

      Gimana tidak begitu,Ibu Megawati suka ngewalek meski beliau juga gak mampu.harusnya Pak Puspayoga santai gen dadi wakil aman dah,sing care jani peluh pidit sing karuwan teke.jadi gubernur tanggung jawab besar dan butuh kemampuan dan leadership yg kuat.men belog ngaku sing bise.de ngandelin preman gen pedalem rakyat baline….

    • Putu Ambreteka Reply

      May 11, 2013 at 9:50 AM

      Sebetulnya tyang menjadi salah satu warga Bali yang akan golput saat pemilihan nanti. Tapi dengan mencermati figur seperti yg ditunjukkan PY, kok rasanya hati ini tidak rela Bali dipimpin oleh orang yang kompetensinya jauh dari harapan sebagai seorang no.1 di Bali. Tidak rela, tidak rela… Saya harus menggagalkannya!!!

  2. degag Reply

    May 8, 2013 at 8:16 PM

    behhh,,,jerih siap biinge..

  3. ariel Reply

    May 8, 2013 at 8:16 PM

    Itulah Politik PDI-P yg gak pernah menghargai pemerintahan
    sifatnya selalu menjatuhkan lawan,,
    Gak pernah berpikir MAJU

  4. jaya Reply

    May 8, 2013 at 8:24 PM

    trik apalagi yg dipertontonkan oleh pasangan PAS kepada masyarakat bali

  5. KT EBK AS Reply

    May 8, 2013 at 8:35 PM

    bukan karena pandai bicara tapi sesuai dengan pakta dan data serta peraturan yg ada dipemerintahan klo pasangan pdip cuma bisa cengar cengir krn 2th ngak ngantor mana tau ttg pemerintahan …..gitu kali RU

  6. nak lacur Reply

    May 8, 2013 at 8:36 PM

    beh ngenah jejehne, jejeh ngenah bogbogne..be sing ngelah amunisi anggon nyerang pak mangku..
    orang bali be nawang ne cen kel pilih..
    debat bkn untk tau sapa yg pintar berbicara, debat bgian demokrasi untk tau kualitas calon, bkn kualitas partai..
    debat jg untk tau visi misi program kerjax, bkn untk menjelek2an calon laen..
    debat jg untk tau bener apa tdk omongan2 yg dsampaikan, ato hny opini isu tanpa ada data yg jelas..
    dari debat kita tau mana mimik wajah orang bogbog ato seken…
    nduk..nduk..nduk..

    • jatma desa Reply

      May 8, 2013 at 8:55 PM

      Sesari kaaturrrr….

      • dute Reply

        May 8, 2013 at 9:46 PM

        @jatma desa, yen belog kanggoang siepang ibane

        • punyan gamal Reply

          May 9, 2013 at 8:08 AM

          Yen saja dueg,ngudiang sing milu nglamar gae dadi Gubernur??

  7. Wayan Nusa Reply

    May 8, 2013 at 8:43 PM

    Beh jerih siape…..jeg mundur dadi calon!!!debat adalah cara rakyata mengetahui track record dan visi misi pemimpin…

  8. van kacoenk Reply

    May 8, 2013 at 9:01 PM

    kpud bali jln terus …men sing teke wo….ini kan sudah kesepakatan …spt surat suara katamya kesepakatan oke pastikerta ngalah …skrmo apalagi …jgn takut kpu …kebenaran adalah segalanya…kecuali kpud bali brengsek silahkan ditiadakan…ken2 men pas2an….konden ken2 sube megenep alasane …bringkit…bringkit tampah gen sube sampine …

  9. eka jandra Reply

    May 8, 2013 at 9:03 PM

    arah kade…..
    Keto be PAS cuman bise nyelek2n pemerintahan….
    Mepete gen be PAS-PASn keto kal dadi Gubernur Bali….
    Caplok penjajah Buin….
    Wukkkkaaaa…..
    Pasti-kerta maju @2

  10. bli sutha Reply

    May 8, 2013 at 9:06 PM

    Terus kenken mangkin junggg…tyang nyoblos ide tapi Pak Made Mangku, kije tiang nunas bawoss, napi ke balipost malih….ha ha ha ha ha…
    Durung napi” sampun kaon ide…!

  11. Ketut Edi Reply

    May 8, 2013 at 9:07 PM

    Debat di Metro tv sangat saya tunggu… Untuk memastikan pilihan 15 Mei nanti

  12. tude Reply

    May 8, 2013 at 9:18 PM

    sekarang posisi 1 : 0 untuk kemenangan PDIP setelah kemenangan pertama masalah surat suara. Sekarang nunggu 2 : 0 untuk kemenagan PDIP kalau mau mengikuti kehendak PDIP untuk membatalkan debat terakhir tgl 10 yang disiarkan oleh Metro TV. Wahai masyarakat bali tontotan apa ini yang dipertontonkan oleh PDIP dan KPU ?. masyarakat bali terus dibodohi.

    • detu Reply

      May 8, 2013 at 9:30 PM

      Lebih bagus dituruti saja, nanti semua pendukung PDIP pada ngambek, terus bakar bakaran ban di jalan raya, semua pohon ditebangin biar tidak ada yang lewat. Toh kita sudah tahu harus memilih siapa.

    • bebedag poleng Reply

      May 9, 2013 at 1:43 AM

      Peciolao

  13. suardana Reply

    May 8, 2013 at 9:25 PM

    debat kandidat adalah cara yang paling ampuh bagi masyarakat untuk menyaksikan kemampuan kandidat dalam memaparkan program yang sudah dan yang akan dilakukan, disamping itu debat ini sudah diprogramkan oleh penyelengara pilgub (KPU Bali)…kesempatan juga bagi kandidat untuk unjuk kemampaun, kenapa nyeleneh dan malah usul yang kagak masuk akal…kalau kayak gini, masyarakat akan menilai elite PDIP sengaja menghindar dan menyelamatkan muka kanddidatnya yang dalam dua putaran debat jelas terlihat tidak berbobot….welahdalah..

  14. Dek klepon Reply

    May 8, 2013 at 9:25 PM

    Ajan Partai Wong Licik, sampai ne batal jek sajan-sajan olog-olog pong

  15. nak bali Reply

    May 8, 2013 at 9:27 PM

    baang be sing teke,nyanan pak mangku bisa memaparkan program dan di tajamkan sama panelis..
    Sekaligus menjelaskan beberapa kampanye hitam yang menyerang pak mangku

  16. Banteng impoten Reply

    May 8, 2013 at 9:33 PM

    Cemen..Apa urusannya parpol??Ini debat cagub bukan debat parpol pdip cemen..Bencong..

    • ngurah Reply

      May 8, 2013 at 9:45 PM

      pengecut

    • Vutu Bali Reply

      May 8, 2013 at 10:17 PM

      Ini kesalahan PDIP, kenapa cagubnya kok bego gitu. Kalian tidak memperhatikan kebutuhan rakyat Bali akan pemimpin yang cerdas. Kenapa otak sekelas maklar tanah diadu dengan bintang tiga yang terbaik dinegeri ini ya jelas ga levellah. Sekarang macam2 alasan PDIP untuk melarikan diri dari arena kalian jangan berusaha membohongi rakyat Bali. Ayo hadapi PASTI KERTA dengan ksatria calonmu kan dari Puri Satriya ayo tunjukkan bahwa Puspayoga adalah memang benar2 sebagai seorang ksatria.

  17. dute Reply

    May 8, 2013 at 9:42 PM

    Hidup PDIP, benar benar hebat pemikiran Pak Sekjen. Isul saya, HAPUSKAN kata Demokrasi dari nama Partai anda, karena kelihatan sekali anda yang tidak SIAP berdemokrasi.
    Semakin jelas kualitas orang orang PDIP dan KPU Bali….

    • jatma desa Reply

      May 9, 2013 at 8:22 AM

      Nulis sing bisa ngaku dueg..ngae usul isul tulise,pulesan ibane yaaan..

  18. van kacoenk Reply

    May 8, 2013 at 9:50 PM

    jani klo ada yg membela pas &pdip berarti orang itu sudah keblingerklo tidak mo dibilang lengeh buah .

  19. pande Reply

    May 8, 2013 at 10:01 PM

    PDIP menghandalkan “trah” soekarno !!sebenarnya antek2nya sangat bodoh!!mulai dri Ketua umum PDIP sampe anaknya gk bsa berpolitik!!PDIP partai bencong,Īπï pembodohan rakyat!!mari bangun Bali dgn kecerdasan sosial,jgn М̣̣̥̇̊ƌ̲̣̣̣̥ύ diperbudak oleh partai PDIP !! Sing ade Ape,de!!

    • pratama bebek Reply

      May 9, 2013 at 5:52 PM

      wahhhhh Mantap Pak pandeeee,,,saya suka komentar andaaaa,,,,,Bali butuh peminpin yg brkualitas bukan orang yg cengar cengir,,,,jeg nyak be care sampi Pak puspeyoge,,suud ngamah pragat memuless ,,,,pantaaassss tdk tau apa2 tntang proggram bbali yg sudah brjln,,,,purakkkkk sampiiiiii’eeee,,,kakaka

  20. jandra Reply

    May 8, 2013 at 10:10 PM

    PAS mule olog2 pong…
    Nyaruang belog….
    Memunyi ge sing bise,kalingan ajak debat…

  21. Nak karangasem Reply

    May 8, 2013 at 10:16 PM

    baru tau calonya pas2an..mendadak minta ga ada debat.
    aneh partai besar koq kadernya kayk gini?
    malu mengaku2 partai bung karno..blom apa2 k.o. sbelum perang..maka dari itu wahai yg ngaku kader pdip intropeksi diri…klo blom mampu jgn sok..blajar 5th lg..ada calon bagus anda buang..baru dicalonin partai lain..anda tuduh calon tersbt ga tau diri..trus diblang loncat pagar

  22. orang biasa Reply

    May 8, 2013 at 10:18 PM

    Karena udah tau dirinya akan kalah melawan MMP makanya PY mencalonkan diri juga menjadi Caleg DPR RI.. (Calon gubernur gen sing krambang apa buin dadi DPR RI)

    • made Reply

      May 9, 2013 at 3:05 AM

      ini bagian dari hal yang perlu dibuat undang-undangnya . undang undang KPU harus mencantumkan pasal bila sudah calon apa saja ngga boleh jadi caleg . sekarang UU blm ada mungkin ya mau apa saja boleh , tapi seharusnya calegbya punya etika / kalo gini kan loba , bila semua begini yang lain ngga punya kesempatan bener tdk

  23. nyoman Reply

    May 8, 2013 at 10:18 PM

    akal2an apalagi yg dipertontonkan pdip, arogansi pecikan dan kelicikan pdip sdh membutakan matanya, tp jgn lagi bodohi rakyat bali, kelicikan pertama dgn memasng logo partai besar di kartu suara, MP sdh mengalah, skrg klo debat yg sdh di jadwalkan mau ditiadakan itu artinya membabi buta, ini pemilihan gub bali, bukan pemilihan gubernur pDiP, klo memang merasa puspayoga dan sukrawan sdh tdk mampu bersaing dgn PASTIKERTA lbh baik lempar handuk putih saja, toh rakyat bali sdh tahu kwalitas bobot dan bebet py/ds,,betul2 PAS2AN , MEMALUKAN DAN MEMILUKAN, apa kata dunia klo puspayoga dan sukrawan jd gub bali,,,olog2 pong , jaka sembung bawa golok,

  24. nyoman Reply

    May 8, 2013 at 10:23 PM

    pak lanang perbawa anda ketua kpud tolong anda tegas , jgn memihak salah satu partai(utamanya pdip) jalankan apa yg sdh di amanatkan dr awal jgn mencla mencle, aturan tetep jln,,,,semoga bali damai,,,

  25. kadek sugiarto Reply

    May 8, 2013 at 10:28 PM

    Ketika Jokowi pintar dan menang berdebat lawan Foke diPilgub Jakarta PDIP menepuk dada dan mengatakan dari debatlah akan kelihatan seorang tokoh mampu mengelola program yg dijalankan.skrg diBali mengatakan ngak perlu jadi meminjam istilah Cok Rat,keto gen Rambang, jalan terus PDIP buktikan bahwa Pdip adalah Partainya wong Puri apa kata musti dituruti seperti Sabda Raja

  26. putry Reply

    May 8, 2013 at 10:29 PM

    SARAN BUAT PDIP, TERUTAMA HASTO KRISTANTO, CO RAH, PY /DS, MEGAWATI DAN TUJUH BUPATI PDIP, LEBIH BAIK DATANG SAJA PD DEBAT KE 3 DAN RAME2 LEMPAR HANDUK PUTIH, SY RASA ITU MENANDAKAN ANDA2 SEKALIAN LEBIH JANTAN MENGAKUI KEKALAHAN DARIPADA INGINNYA MENANG BERMARTABAT TP KERJANYA CM MENEBAR FITNAH DN MEMUTAR BALIKAN FAKTA SAJA,,,(jangan lupa bw jg SN ya),,,,,

  27. Ketut Adnyana Reply

    May 8, 2013 at 10:29 PM

    Jaja kakne. Ajeng telasang.
    Dua kali debat sudah cukup untuk tau Visi/Misi dan program masing2 Kandidat.
    Dua kali debat sdh cukup puas untuk meliHAT kalau ada kandidat yg mudah terpancing. Kedepan tidak ada lagi pemerintah mendepositokan anggaran, karena itu dinilai kebijakan yg tidak bijak. Kedepan tidak boleh ada kolaborasi hutan rakyat. Begitu kaleee…..

    • bagus genjing Reply

      May 9, 2013 at 7:57 AM

      @ketut adnyana : bisa aja anda berkomentar blg sdh ckup debatnya 2x tdk perlu diteruskan, anda termasuk barisan pengecut dan tdk berani hdpi kenyataan bhw calon anda sdh berusaha menghindar dari apa yg sdh disepakati seblmnya yaituDebat Publik diadakan 3x, kalo sy jd anda lbh baik mengkeb setekis tekisnya, malu berkomentar hny akan lbh menunjukkan anda tdk mengerti Demokrasi.

    • bebotoh Reply

      May 9, 2013 at 8:17 AM

      getep gen butuhne .ganti aji jaja laklak

    • Agung Reply

      May 9, 2013 at 5:24 PM

      Saya rasa anda tidak mengerti baca APBD Pak Ketut. Karena pada masa Walikota Puspayoga pun Kota Denpasar juga mendapatkan Dana Dari Bunga deposito. Jadi tetap Ada Dana yang didepositokan sementara Selama Dana tersebut belum digunakan sesuai dengan post anggarannya, dan itu dibenarkan Selama transparan Demi memproduktifkan Dana yg ada. Apa yang disampaikan Puspayoga Saat debat tidak lebih Dari pembohongan dan pembodohan

    • bangkit Reply

      May 10, 2013 at 12:27 AM

      om swastyastu pak tut adnyana…
      setelah tyang baca artikel di atas mengatakan,,, “Jangan kemudian ada suatu debat yang orientasinya individu apalagi aspek-aspek emosionalnya”….
      coba pak tut eling2ngan,,, selama ini siapa yang suka mancingin emosi? siapa yang suka menebar isu, gosip yang ingin menjatuhkan lawan? sire nike pak tut? mudah2n pak tut masih bisa berpikir dan mengingat2 siapa sebenarnya yang arogan…. kalo menurut saya deposito itu bagus,, bunganya bisa digunakan untuk menunjang kesejahteraan rakyat….
      1 lg pak,, malah TAHURA Ngurah Rai,,, Bapak saking napi? neenin merike? men ten neenin, yux sareng tyang mrike mlancaran….. bapak jangan terlalu latah mengatakan jangan ada kolaborasi…. pemerintah melakukan itu untuk menyelamatkan lingkungan disana pak,,, WALHI mengatakan, kalo lingkungan yang bagus itu adalah lingkungang yang alami,, tp nyatanya? pada saat ini kita tidak bisa menemukan lingkungan alami yang betul2 alami di denpasar pak… contoh,, tukad badung, keadaan alaminya ya seperti sekarang ini,, bapak bisa lihat sendiri…. begitu juga hutan mangrove,,, banyak sampah dsana pak, prasarana rusak, dan begitulah keadaan alaminya…. bapak bisa jalan2 kesana kapah2,,, yar tidak latah asal ngmong…. sebenarnya masih banyak yang saya ingin bicarakan…. tp cukup sekian dan terimakasih….
      om shanti, shanti, shanti, om…….

  28. Anti Cagub Belog Jahat Reply

    May 8, 2013 at 10:46 PM

    Puspayoga si O’ON, keto belog’ne koq dot dadi Gubernur Bali. Mau dibawa ke mana Bali n rakyat nya??? PDIP nguluk-nguluk rakyat, membodohi rakyat,….masak O’ON gitu dijadikan Cagub. Otak pun kosong, hati pun jahat, pikiran pun bengis….. O’ON…..O’ON….O’ON…..! Bisanya omong kosong fitnah orang, apa keunggulan diri mu wahai O’ON….?????? Terbukti omong kosong dan fitnah si O’ON melalui Bali Post kan dipatahkan di PENGADILAN….hihihi….dasar Anak Agung O’ON…. oloq-ploq pong….!

    • nyo Reply

      May 27, 2013 at 1:18 AM

      Hahaha, “melek huruf” aja gak tau. entah grogi ato o’on. kemungkinan 20% grogi 80% o’on. Udah bagus gak 100% o’on LOL

  29. WAYAN Reply

    May 8, 2013 at 11:13 PM

    hahahahaha keok lu, PDIP maunya menang sendiri. megawati juga gitu wktu mau nyalon presiden. tapi kalo jelek2in lawan wooww nomor 1 di dunia

  30. Mertamupu Reply

    May 8, 2013 at 11:14 PM

  31. malux Reply

    May 8, 2013 at 11:16 PM

    Uli debat ube kliatan ane cen cerdas lan kreatif, ane cen tusing cerdas tp plagiat,,, yen ne sampai tgl 15 mei masyarakat e pasti be cerdas waspadai org tusing cerdas bisa melakukan penggelembungan suara antara sampi jak KPU ne intrik” permainan udah mule tercium bau na,,,

  32. maha Reply

    May 8, 2013 at 11:30 PM

    Takut ketauan publik ni bodonya.. Bali memerlukan pemimpin yg bnr2 pemimpin bukan yg asal mimpin

  33. Rakyat Bali Reply

    May 8, 2013 at 11:40 PM

    Hanya 1 kata ! Cinta Budaya Bali ! Coblos No. 1 PAS !

    • gede Reply

      May 9, 2013 at 10:19 AM

      Rakyat bali@ pang tawang ci ak pentas janger waktu ye kampanye konden suud be kaline jak pas2an not
      Apane cinta budaya bali
      Sing cocok jak munyi

    • Agung Reply

      May 9, 2013 at 5:33 PM

      Hahahahaha………..apanya yang dicoblos. Waktu debat di Bali TV. Jelas sekali terlihat seperti debat antara guru dan murid. Si Guru rajin membaca dan rajin kesekolah, tapi si Murid (Puspayoga) sudah tidak pernah membaca, tidak pernah sekolah lagi. Jadi saat diberikan pertanyaan, jawabannya ngalor ngidul dan salah lagi.

    • Nang lecir Reply

      May 9, 2013 at 11:59 PM

      Prett

  34. Putra Jagatnata Reply

    May 8, 2013 at 11:41 PM

    top banget emang PARTAI YANG SATU INI !!!!
    SURUH KE LAUT AJA CAGUB NO 1 INI, SURUH JADI GUBERNUR BAWAH LAUT AJA !!!
    KENE KUALITAS CALON PEMIMPIN BALI ???
    ONGKON MENJELASKAN VISI MISI MALAH NGEWALEK LAWAN NE
    BADAHHHH
    SANGET BELOG NE NGENAH !!!
    DUHHHHH INGUUUUHHH CANG PUK !!!
    MALAH DADI SING RESPECT CANG JAK PDI

  35. dodol dempo Reply

    May 8, 2013 at 11:51 PM

    Sejak diumumkan jadwal debat Cagub di tv sebanyak 3x saya sudah tidak setuju karena menghabiskan dana dari uang rakyat dan selain itu akan mengkristalnya ketegangan antara para pendukung yang secara tidak langsung dibuat tegang oleh para kandidat baik yang diatas angin maupun oleh lawannya. Hanya di Bali saja debat dilakukan sebanyak 3x, didaerah lain cukup 1x.

    • Beh Reply

      May 9, 2013 at 5:00 AM

      dodol ajane, preman koq sekarang takut ya??

    • bagus genjing Reply

      May 9, 2013 at 8:07 AM

      Pendukung PAS ngeles terus, megenep pesu jurusne, jurus menyerang lawan sdh, jurus memfitnah lawan sudah, jurus menyalahi aturan KPU sdh skrg tinggal jurus pemungkas JURUS KABUR DARI DEBAT PUBLIK DI METRO TV.

    • suka Reply

      May 9, 2013 at 11:26 AM

      pak dodol yth, yg membuat tegang Siapa? justru si PY yg nyerang tanpa data. kalau mau, bisa saja cagub no.1 dilaporkan pencemaran nama baik di depan publik. ma
      kanya tolong kasih tahu junjungan anda agar belajar lagi…..

    • Agung Reply

      May 9, 2013 at 5:38 PM

      Pak dodol, yg membuat tegang itu siapa ? Mungkin anda yg tegang takut calon anda ketahuan o..on nya.

  36. pak doel Reply

    May 9, 2013 at 12:00 AM

    semakin yakin deh sekarang pilihanku ga bakalan salah pastikerta is the best……

  37. darma Reply

    May 9, 2013 at 12:35 AM

    mengapa musti di batalkan ?… karena semua amunisi sudah di keluarkan tapi tidak mengenai sasaran, malah balik menyerang diri sendiri, sedangkan lawan masih banyak amunisi yg dia punya,
    makanya mending WO daripada KO,
    kastanya saja ksatria tapi jiwanya pengecut

  38. made Reply

    May 9, 2013 at 12:39 AM

    Kandidat yg tidak satya wacana. Kemaren udh sepakat debat 3X, sekarang kok minta yg ketiga ditiadakan?,
    Ada apa ini?,
    Betul2 parah ini. Visi dan Misi ndak punya. Cuman nghafalin teks visi misi punyanya orang lain.
    Panelis sdh menyuruh memaparkan visi dan misi, tapi kok langsung menjelekkan program2 MMP?. Mestinya PY dan DS menjelaskan: Program yg mereka punyai. Bukan mengulang ulang isu lama yg sdh basi.Betul2 kemampuan ygPAS-PASan.

    • gus Reply

      May 9, 2013 at 12:56 AM

      Pas sampun memaparkan visi dan misinya pak Made yaitu menyewakan rumah rumah penduduk kepada wisatawan, 1 kamar untuk turis dan satu kamar untuk penduduk…..hahahahhahaa
      Yen ne kene , klian desa bise ngae ide ne kene, sing je perlu gubernur ngelah ide ne kene kene….memangne nak di desa mekejang kel nyewaang umah? karoan turis nyak pules di umah penduduk? ne mare ye calon gubernur OOP..

    • ajus Reply

      May 9, 2013 at 3:45 AM

      Skarang masyarakat betul-betul melihat bagaimana yg berkualitas PASTI & mana kandidat yg hanya PAS-Pasan…Bali ini ingin maju aman dan sejahtera ,, tolong sampaikan program terbaik anda jika terpilih menjadi gubernur n wakil gubernur pada debat terakhir tgl 10 mei 2013 yg disiarkan oleh metro tv.. Keeeoookk keoookkk

    • Beh Reply

      May 9, 2013 at 4:57 AM

      betul pak made, saya inget sekali program unggulan cawagub no 1, adalah pemerataan pendapatan rakyat dgn menyewakan rumah, misalnya punya rumah 3, disewakan 1, punya rumah 5, disewakan 2 utk para tamu???? ketawa mendengarnya……mare bangun ento jelmane, apa semudah itukah??? asal bunyi….

  39. anakrajabali Reply

    May 9, 2013 at 12:48 AM

    Kalo masyarakat yg pintar pasti akan memilih pemimpin yg bisa memajukan & membangkitkan Bali dari kehancuran…kita sdh melihat buktinya Bali bangkit dari keterpurukan akibat 2 kali bom oleh para teroris, kemajuan di sektor pariwisata, pertanian, kesehatan, pendidikan, menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan dan semua itu telah dibuktikan dengan angka-angka oleh MP pd debat kemarin…bukan sekedar omongan aja…yg cuman bisa menyalahkan saja…saya kira anda sdh tahu jawabannya siapa yg pantas anda pilih…

  40. nengah Reply

    May 9, 2013 at 12:53 AM

    bapak puspayoga yg terhormat. Memangnya bapak sering ya turun langsung ke masyarakat? Seingat saya sewaktu bapak jadi walikota jarang turun dan juga pas menjabat wakil gubernur juga sangat jarang turun ke masyarakat apalagi ngantor. Jangan masyarakat dijadikan tameng. Bersikaplah gentleman jangan cengar cengir saja.
    Saya sebenarnya senang kepada bapaknyg polos dan apa adanya tapi kuat bapak polos nanti selama 5 tahun kedepan kalau bapak misalnya terpilih yang saya takutkan bapak malahan dijadikan alat oleh orang2 disekitar bapak yang pemikirannya licik.
    Terimakasih

    • gede Reply

      May 9, 2013 at 9:52 AM

      Banyak Calon PDIP tidak kompeten, ap sie sebenernya yang d banggakan masyarakat bali dengan PDIP sie sedangkan saat pemimpin kita dari orangnya Bali dguncang BOM 2X

  41. kadek Reply

    May 9, 2013 at 1:02 AM

    aduhhh… sing ngelah lek.,
    sing berwibawa yang bdik,
    orang gen takut debat de ngae alasan sing masuk akal kto.
    aduhhh kuukk

  42. Man Blonk Reply

    May 9, 2013 at 1:17 AM

    Ajak debat gen sube jerih…kenken ye dadine lamen bali serang buin ajak teroris…kel siep dogenan?? lacur bli luhhh….

  43. Gede Piton Reply

    May 9, 2013 at 2:06 AM

    Sungguh picik, sudah menjelek-jelekkan pasangan cagup lain, visi-misi gak jelas, menyebarkan isu sara, sekarang mau hengkang dari kesepakatan… “Kepada seluruh masyarakat Bali, tentukan pilihan dengan bijak, jangan biarkan Bali disia-siakan oleh tangan yang tak bertanggungjawab, karena masa depan Bali ada di tangan kita.” Kalau saya pribadi pilih No. 2…

  44. made Reply

    May 9, 2013 at 2:58 AM

    ternyata para pendukung pas ngga pernah mengikuti debat ya….
    apa yang kalian isukan kan sudah terjawab waktu debat kemarin???
    saya bukan pendukung keduanya tapi nanti pasti saya memilih
    sy grehetan dengan dengan pendukung PAS baik dr partai, media, maupun masyarakat ..
    cobalah gunakan aturan, komen pake fakta, wartawanya independent , ini akan membangun politik yang baik. dengan iklan PY itu lebih elegan , tapi kalo menjelek2kan pasangan lain darimana kan kurang baik, sampe ada yang coment di FB Underpass siapa yang punya ?? kan tolol sekali Underpass ya punya negara memang sy boleh bikin Underpass lucu kan
    trus di surat suara ada gambar partai !!!!! demokrasi kita makin kerdil…. sekarang kita mau pilih pemimpin apa partai ?? dan banyak yang lucu …. dalam hal ini sy tidak menjelekan ya tapi prihatin kenapa bukan kelebihan kita yang ditonjolkan kenapa kejelekan orang diungkit sungguh lucu.
    sy mau tanya apa saja yang telah dikerjakan PY untuk bali Bedah rumah??? uangnya dari mana ??? Pengobatan geratis Uangnya dari mana ??? terus apa yang dilakukan MP Bedah rumah Uangnya dari mana? JKBM uangnya dari mana? GERBANG SADU ? Kalo jawabanya MP dananya dari APBD berarti wajar gubernur , (berarti Bekerja ) Tapi kalo PY dananya dari mana? dari BPGroup berarti Beliau bukan wagub tapi wakil PEMRED dong maaf ini hanya pertanyaan. Tapi Kalo PY juga menggunakan dana APBD berarti sharing tugas antara gubernur dan wakilnya . tolong jangan hal hal ini dijadikan hal serius tapi sebagai sebuah aspirasi . maaf bila tulisan ini tak bermanfaat

  45. Clong-BLL Reply

    May 9, 2013 at 3:13 AM

    DPP PDI Perjuangan mengatakan seorang pemimpin tidak ditentukan oleh ketrampilan berbicara, Pehhhhhh ngae ngae gen ne pukkkkk ! sebenarnya bila seorang pemimpin tidak trampil dalam berbicara adalah mati, karena ketrampilan berbicara adalah Rohnya seorang pemimpin untuk melakukan yang terbaik buat rakyatnya . Ibarat Manusia kalau manusia sudak tidak bisa ngomong khan mati . Peh lek atine nyanan orahange nak dueg bakat ajain. KPU hendaknya bersikap konsisten terhadap apa yang sudah diagendakan , Kalau debat tidak jadi terlaksana seumur hidup kayang cucu-cucune sing percaya jak KPU, Ampure lan sukseme !

    • masyarakat anti pembodohan Reply

      May 9, 2013 at 10:37 AM

      PDI P tdak butuh keterampilan berbicara tapi butuh keterampilan menggelembungkan suara di KPU Bali,,, Awasi perhitungan dan pelaksanaan hasil perhitungan suara sebab jelas dr debat mana yg berkualitas dan mana yg tdak dan masyarakat sndri udah cerdas memilih pemimpin terkecuali masyarakat nya di buat bodoh dng baca satu berita aja (BP dan BTV)

  46. ajus Reply

    May 9, 2013 at 3:43 AM

    Skarang masyarakat betul-betul melihat bagaimana yg berkualitas PASTI & mana kandidat yg hanya PAS-Pasan…Bali ini ingin maju aman dan sejahtera ,, tolong sampaikan program terbaik anda jika terpilih menjadi gubernur n wakil gubernur pada debat terakhir tgl 10 mei 2013 yg disiarkan oleh metro tv.. Keeeoookk keoookkk

  47. Beh Reply

    May 9, 2013 at 4:53 AM

    Debat cagub/cawagub sangat penting bagi semeton Bali…agar bisa melihat kualitas, capabilitas dan ketangguhan calonnya…,kalau berani, kenapa mesti takut debat?? tidak ada alasan apapun yang bisa menghalangi acara penting ini….atau jangan2 DPP PDI pusat baru sadar akan bobot calonnya yang gembrot itu…saran saya, janganlah suka melawan aturan…cukup sudah 2 tahun anda tidak ngantor…

  48. van kacoenk Reply

    May 9, 2013 at 5:31 AM

    not to di bandung….teroris sube nyeleketek jak 2 didor teken densus 88…dot bali dadi sarang teroris silahkan pilih pas2an…kan ye di blkngne pks …nyen pks nto …? partai pendukung teroris …rage ngorain apaadanya …

  49. pan toyos Reply

    May 9, 2013 at 6:11 AM

    Milu cik komen, jeg serem2 asane komentar pendukung MP.
    Yin MP menang care kermaan jabatan asane. Uling pidan be pemilu megenep
    Tepuk bapa, di suudne singade ape de. Siepang ragene, nyen je kite pilih to pilih.
    Ingetang dogen singade nak belog nguluk2. Yin nyak nuutin bape mai golput,,
    Hehehehehe……….

    • bagus genjing Reply

      May 9, 2013 at 11:51 AM

      @pan toyos : ini namanya demokrasi, kita bs menyampaikan pendpt yg berkaitan dgn isu yg sdg berkembang, belajar utk menyampaikan pendpt dan sharing kpd sesama teman itu bagian dari pembelajaran demokrasi, termasuk Debat Publik itu penting utk kita bs tahu mana calon pemimpin kita yg mmg sesuai dgn yg kita inginkan, sah-sah aja kita bersuara. Jgn apriori atau negatif thinking.

  50. urujoe Reply

    May 9, 2013 at 6:12 AM

    Sudah 2 kali debat, baik di TV ONE dan TVRI, saya lihat dari masing2 calon cukup baik dari segi pemaparan dan kualitas visi misi calon, saya tidak ada mendukung salah satu kandidat, namun yg jelas dari gestur mimik gerakan tubuh menurut saya, salah satu calon ada yg penampilannya tenang, cold dan rileks sehingga segala pertanyaan dari panelis bisa terjawab dengan bahasa yang enak dan jelas. Namun kandidat yang satu nya lagi terlihat tegang, tidak tenang dan terlihat suka memotong pembicaraan kandidat lain. Karena terlalu tegang sampai diingatkan dari pembawa acara agar tenang dan santai saja. Terutama apabila lawan kandidatnya menyampaikan kritik. Kita dapat memaklumi alasan PDIP dicukupkan debat hanya 2 kali saja mungkin alasannya demi suasana yg kondusif dan alasan keamanan saja. Apalagi masing-masing kandidat mengajak masa ke tempat debat yg sama sama panatis, Tapi kalau debat itu memang urgen sekali bagi krama bali dan satu-satunya cara untuk mengetahui figur kandidat saya rasa PDIP tidak akan takut untuk berdebat calonnya. Justru ini akan menguntungkan PDIP, karena dari tampilan debat pertama dan kedua krama Bali sudah dapat melihat kelebihan dan kekurangan masing masing calon, mana yang tenang, cold dan mana yang tegang temparemen keras, anti kritik sudah jelas kelihatan. Rakyat tahu itu. Semakin sering tampil di debat akan semakin tahu kelebihan dan kekurangannya. Nah sekarang rakyat sudah cerdas, sudah pintar untuk memilih. Ibarat memilih menu makanan yang satunya makanan dengan bumbu pedas yang satunya tidak pedas. Silakan pilih dan coblos pada tgl. 15 Mei 2013

    • made legi Reply

      May 9, 2013 at 7:56 AM

      tenang ape kenyar kenyir care bojog, tenang karena dudah PD menang ulian partai

    • putu Reply

      May 9, 2013 at 11:22 AM

      justru yg saya perhatikan dari debat kemarin adalah, salah satu pasangan yg selalu tertawa2 dan cengar cengir saat pasangan lain memberikan argumennya. seakan2 beliau tdk menghargai org yg berbicara, seakan2 sudah yakin betul akan menang karena diusung partai paling besar di bali.
      Sebaliknya calon yg satunya tetap memperhatikan dan mendengarkan dengan baik argumen lawan meskipun yg dibicarakan kadang kangin kauh dan tdk ada dasar faktanya.

      kalau masalah tegang wajarlah ia tegang dan terkesan emosi. difitnah dan diperlakukan tdk adil siapa yg tidak marah??

    • rocky Reply

      May 12, 2013 at 11:14 PM

      bli urujoe….
      kita bukan anti kritik….
      tapi kami anti pembohongan publik……

  51. i nyoman gede remaja Reply

    May 9, 2013 at 6:18 AM

    Kl saya boleh berpendapat, debat itu sangat penting untuk mengetahui kualitas seorang kandidat, kl hanya kampaye saja biasanya yg kelihatan yg bagus2 saja dan saling menjelekkan yg lain kr pasangan lawannya tdk ada. Tetapi kl ada salah satu pasangan tdk mau, ya itu hak mrk sah2 saja. Metro TV dan KPU harus tetap mengadakan debat tersebut walaupun seandainya hanya satu pasangan calon, kan ada panelis yg akan menggodognya.

  52. Armada Reply

    May 9, 2013 at 6:28 AM

    Balik arah aja ah… Malu-maluin aja… Pilih Pasti Kerta aja kalo gitu…

  53. siwidi Reply

    May 9, 2013 at 7:55 AM

    katanya kader PDIP semua
    berjiwa Soekarno sekarang
    mana buktinya anda diajak
    debat aja menolak gimana
    mau membangun Bali kedepan
    karena jiwa sebagai pemimpin
    harus berani berdebat membela
    yg mana benar untuk kepentingan
    masyarakat kalo seperti saya
    malu anda menjual nama besar
    Bung Karno kepentingan politik
    itu sangat menyesatkan

    • Kelor Tabanan Reply

      May 9, 2013 at 9:14 AM

      100% setuju

      MP gemar menerapkan pola manajemen dan lebih mudah dipahami tentunya.
      Yang paling saya suka saat tertentu dapat mendobrak kebiasaan.
      Break the limit.
      Semoga konsepnya berhasil.
      Good thinking pak !

  54. adi panjer Reply

    May 9, 2013 at 8:26 AM

    Mengapa mesti berdebat jika bisa bicara dengan baik-baik? Saya lebih setuju ajang debat dijadikan ajang penyampaian visi dan misi.. Kedua pasang kandidat hadir dan masing-masing diberi kesempatan utk itu sekaligus menampung feedback dari peserta yang hadir..dan sekiranya memungkinkan menerima penelfon yg ingin bertanya atau memberi tanggapan. Saya kira ini sebuah langkah berdemokrasi yang baik. Kemudian..pada akhir acara disimpulkan dari masing-masing pasangan apa yg menjadi visi dan misi termasuk kesimpulan dari tanggapan/feedback yang ada. Demikian..akan menjadi jelas dan nyata bagi masyarakat..siapa yang akan mereka harapkan dan pilih menjadi pemimpin mereka selama 5 tahun ke depan. Semoga..

  55. bali Reply

    May 9, 2013 at 8:36 AM

    Kenapa tdk mw lg debat dri pasangan pas karna
    1. pemikirannya hanya pas-pasan,
    2. Pd saat debat pertama ϑαπ kedua klihatan klo paket PAS bisanya hanya menjelk2an lawan politiknya tanpa ada solusi.
    3. Klo diadakan debat ketga maka akan tambah jelas bahwa PAS ƍäª bisa ngapa2in ϑαπ gmna bisa masy bali bisa percaya klo pas bisa memimpin klo ngomong aja gk jelas..

  56. Arkitanata Reply

    May 9, 2013 at 9:16 AM

    Siape ngelingus puk, jerih ye..!
    Kene sube tiap lakar debat cuma bise mikirin tur ngalih2in pelih musuh, sing bise mesuang program pedidi ane jelas…ape mula sing ngelah?.
    Pragat ngorahang “APBD didepositokan” jak “Tahura”, sube luntur to…!
    Gegaene cuma lakar ngajak masyarakate pules di Banjar, meigel-an care topeng monyet sing karuan megae ape, meimbuh ngajak turis nginep di umah penduduk, patuhange turise care pengungsi….!

  57. komang nak petani Reply

    May 9, 2013 at 9:52 AM

    Terus terang saya pendukung Bapak Winasa, tapi karena kandidat yg saya unggulkan tidak lolos, demi kelangsungan masa depan propinsi bali,saya harus tetap memilih yang terbaik dari 2 pasang kandidat, Kami butuh pemimpin yg JUJUR, orang pintar banyak sekali di pulau bali ini, bahkan orang yg lebih pintar dari sosok kandidat cagub dan cawagub skarang ini pun sangat banyak, tapi sosok pemimpin yg jujur sulit dicari, buat apa kalau kepintaranya hanya dipakai membodohi masyarakat untuk memperkaya diri sendiri? Membeli tanah masyarakat disana – sini untuk aset pribadi. Memang dari dulu gembar gembor visi dan misi wktu kampanye sudah menjadi tradisi, tapi hanya 5 % nya saja memang benar di laksanakan dan sisanya cuma janji belaka yg dipakai untuk memikat suara masyarakat. Lidah memang lembut tanpa tulang sehingga gampang berbicara apapun, punya misi memajukan perekonomian masyarakat bali sampai setara bahkan melebihi perekonomian masyarakat eropa dalam waktu setengah masa jabatan pun bisa, tapi perlu kita semua ingat “Itu Hanya Bahasa Kampanye” yg notabene belum tentu akan dilaksanakan setelah kandidat itu benar terpilih. Marilah kita cerdas untuk memilih pemimpin yg benar – benar dengan kesungguhan hatinya ingin mengabdi untuk masyarakat bali, dan jngan hanya terpikat dengan janji manis belaka. Mimik wajah dan ekspresi jangan pula dijadikan acuan untuk menilai bobot seorang pemimpin, kita bisa bercermin dari PILGUB DKI JAKARTA, bagaimana seorang JOKOWI yg sangat sederhana dan tampak kurang berkharisma mampu membawa JAKARTA berkembang sangat pesat padahal baru beberapa bulan menjabat. Itu semua berakar dari watak seorang pemimpin yg bertujuan untuk tulus mengabdi bukan untuk bisnis dan kekayaan. Masalah tidak ngantor selama 2 tahun, mungkin saja itu adalah suatu ungkapan karena ada ketidak cocokan antara gubernur dan wakilnya, sehingga menyebabkan salah satunya mengalah. Ayo masyarakat bali, Mari kita buka mata hati kita, pilihlah kandidat yg sesuai dengan hati nurani kita,siapapun calon yang naik nantinya, hendaknya kita bisa menerima dengan besar hati dan jangan berbuat anarkis apabila pilihan kita gagal terpilih. Semoga bali tetap aman dan kondusif sebelum dan setelah pilkada ini, serta terpilih pemimpin yg terbaik.

    • bagus genjing Reply

      May 9, 2013 at 12:24 PM

      Apapun partainya MANGKU PASTIKA GUBERNURNYA….

      • KETUT JUJUR Reply

        May 10, 2013 at 11:36 PM

        SAYA AWALNYA MENDUKUNG PUSPAYOGA TAPI SAYA KECEWA DENGAN SIKAP BELIAU YANG TIDAK MAU HADIR DALAM ACARA DEBAT KANDIDAT WAKTU DI METRO TV, UNTUK ITU SAYA PILIH PAK MANGKU SAJA KARENA BELIAU MEMANG PATUT KITA BANGGAKAN UNTUK MEMIMPIN BALI KEDEPAN.

    • Agung Reply

      May 9, 2013 at 5:46 PM

      Boleh boleh saja tidak ngantor 2 tahun, tapi jangan ngambil gaji dan fasilitas lainnya donk. Menggunakan jorgan jujur, sederhana dan merakyat tidak pantas bagi yang mengambil uang rakyat secara cuma-cuma dengan tidak bekerja dan tidak kekantor Selama 2 tahun.

    • alitwd Reply

      May 10, 2013 at 7:43 AM

      intinya ente memilih Puspayoga karena menurut ente tidak ngantor 2 tahun suatu kewajaran krn ketidak cocokan antara ketua dan wakil. rugi ente menulis coment yg panjang yg kelihatan sangaaaaaat bijaksana tapi hmmmmmm

    • asdx Reply

      May 10, 2013 at 11:51 AM

      salah besar! jokowi justru sangat berwibawa

  58. Wayan Reply

    May 9, 2013 at 9:59 AM

    Padahal be impor JURKAM uling luar bali.ngenah ti belogne. yen MP jurkamne lokal bali gen. mudah2n MP menang. apang suud sombong2 sampine di bali

  59. jon bali Reply

    May 9, 2013 at 10:41 AM

    Kakek buyut kita (orang bali) yg tdk ikut komunis mungkin dulunya marhaenis pendukungnya soekarno..mungkin jg ortu dari pasangan cagub wacagub pasti kerta. Tp saat ini pilihan kita adalah memilih seorang pemimpin yg mempunyai kemampuan mengatur dan membangun bali dg kecerdasannya yg sdh mengetahui dan mengerti sistem,aturan,UU agar tdk menyimpang dalam pelaksanaan…pilihan kami sbg pendukung ide2 soekarno saat ini adalah coblos no 2 Pasti Kerta

  60. ketut semprong Reply

    May 9, 2013 at 11:10 AM

    Jangan terlalu arogan, nanti kena batunya. Saya kecewa dengan Bali cuma ada 2 calon gen. Sube cuma ade 2 malah sing berimbang. Yin seimbang kan seru dadine. Visi misi PAS sebenehne luung idene tapi bes terlalu mentah. Saran saya, yin seken ker ngae wisata desa jeg villa gae besik di masing desa yang dirasa berpotensi, berikan dikelola desa, pendapatannya masukkan ke LPD desa, dan untuk SDM sekolahkan atau masukkan ke BLK dari krame lokal. Bukannya malah sewakan rumah warga, jeg sing masuk logika saya. Yin turise ke makan dije? Nyen ker ajake ngorto ditu be ye sing ade guide. Tengal je puk

    • iputu darma Reply

      May 9, 2013 at 2:32 PM

      saya setuju ,itu ide pas yang ngak pas ide gila dan bodoh matah kelur ‘
      lihat pastikerta jabarannya jeg mantep jeg luung dingeh lege bayune ningehang ,tiang uling pidan percaya ajak jendral be terbukti apa buin tambahine jelme sugih care sudikerta ane merangkak uling nol too be bukti orang cerdas yang maju ,yen sugih uliang warisan pasti jeg belog bee sing taen nawang sakit jeg nemuang be ada kengkenangnge melajah
      hidup pasti kerta

  61. Nang Locong Reply

    May 9, 2013 at 11:53 AM

    Aduh… tiang pemilih PDIP.. tapi berdoa agar PASTI KERTA yang menang… lek atine yen pas menang….. care sing ade kader PDIP yang berkualitas dogen…
    @jon bali, setuju Pak Jon…

  62. Iluh Reply

    May 9, 2013 at 12:02 PM

    Jangan bilang dgn alasan kondusivitas, bilang aja utk menyembunyikan kebodohan PY. Orang yg ngk cerdas tdk akan mampu memimpin Bali dgn cerdas. Yang ada malah menghindari tugas, alias tidak pernah ngantor. Namanya aja MERAH, terlalu emosional dan berambisi dalam suatu Partai…

  63. bagus genjing Reply

    May 9, 2013 at 12:20 PM

    Masalahnya PAS dlm debat terus mendahului menyerang lawan dgn isu” yg sdh basi bknnya memaparkan visi dan misinya sendiri, mk wajar MP mengcounter isu” yg menjatuhkan dirinya sbg pribadi maupun Gubernur Bali. Jd jelas siapa ygmemulai melakukan manuver dgn jurus menyerang lawan baru dibalas bisanya hny cengar cengir….sgt memalukan….

  64. nak buleleng Reply

    May 9, 2013 at 12:27 PM

    PDIP ganti logo jd sampi ompong.pdip jgn kira hebat aja bisa hancur nantinya.kl tdk diperbaiki kualitas kadernya.biar tdk dicap preman berdasi.kene tuman dadi raje sing misi kenehe ngambul.bukan cuma di metro tv sing nyak teke.diundang dgn undiksa,unud, panwaslu sing teke.alasanne sibuk.

  65. Made Reply

    May 9, 2013 at 12:33 PM

    Woow

  66. gus ol Reply

    May 9, 2013 at 12:39 PM

    amah leemmm

  67. anti pas Reply

    May 9, 2013 at 1:26 PM

    Pilihlah gubernur Bali bukan gubernur Partai!!! Karna terbukti di bali utara sudah melakukan kesalahan dgn memilih bupati partai bukan bupati daerah yg hanya sibuk dalam urusan partai bukan perkembangan daerahnya! Sampai saat ini tidak ada perubahan yg signifikan di bali utara! Jadi saya takut jika nanti PAS yg menang, nasib Bali akan sama dengan nasib bali Utara!!! Sing ade empugan!!

  68. Gede Haryono Reply

    May 9, 2013 at 1:39 PM

    kuuuuuuuukan lek atine ningehang.

  69. GEDE GABLER Reply

    May 9, 2013 at 1:54 PM

    dengan menolak debat cagub di metro tv, semakin terang benderang bagi kita untuk mengatakan paket pdip kemampuannya memang pas2an…tidak punya visi & misi yang konkret untuk pembangunan bali 5 tahun ke depan….ibarat sebuah mobil….sopirnya baru belajar nyetir….jgn2 kita semua sebagai penumpang diajak terjun ke jurang…..alamak ngeri kali tuch barang….( kata orang batak)…..

  70. Kadek Reply

    May 9, 2013 at 2:01 PM

    Bukankah akan lbih bijak kalau mundur saja dr pada memberikan alasan alasan yg sangat keliatan di buat sehingga saat orang membaca spertinya jadi pahlawan Bali??

  71. anti pas Reply

    May 9, 2013 at 2:24 PM

    PAS sudah yakin menang bukan karena kwalitas yg dimilikinya tp karna Partai besar yg ditungganginya, maka dari itu mereka tdk mau memaparkan visi misi mereka secara jelas karna takut nanti akan dituntut oleh rakyat!!! Jadi jangan menangkan pasangan no.1 karna kita tidak akan bisa menuntut mereka jika tidak terjadi perkembangan apa di bali kedepannya, karna mereka tidak punya visi misi yg jelas utk memajukan bali!! Apanya yg mau dituntut?? Inilah salah satu pemikiran licik PAS!!

  72. iputu darma Reply

    May 9, 2013 at 2:25 PM

    saya kasihan sama jokowi kok jokowi pintar dan cerdas mau berteman ama orang bego ,udahlah datang aja dalam debat itu kan nanti masyarakat tahu bagaimana hebatnya lawan di ring biar menang telak 3 kosong kan sekarang 2 kosong tinggal satu game aja 3 kosong dah

    semua masyarakat sekarang pintar ngak bisa di bodohin hampir semua orang bisa baca kalau ngak baca di tv bisa lewat internet jadi balipost dan balitv juga tidak bisa sembunyikan asap pada akhirnya ketahuan juga bobroknya dan bodohnya kelihatan kok

  73. twell Reply

    May 9, 2013 at 2:29 PM

    tenang pak MP, saya dukung anda,, PASTI-KERTA,,, PASTI menang,,, pilih yang pasti, jangan pilih yang pas-pasan,,,,

  74. leak bali Reply

    May 9, 2013 at 2:32 PM

    jangan terus percaya sama mak erot….. partai wong cilik tp gendut kayak sapi gitu……,

  75. twell Reply

    May 9, 2013 at 2:35 PM

    kenape PDIP mencalonkan cagub dan cawagub OON keto,,,,,,

  76. bali barat Reply

    May 9, 2013 at 2:50 PM

    Berarti sangat cocok dengan statement nya “angka melek huruf diturunkan”…..

  77. Wayan Reply

    May 9, 2013 at 2:55 PM

    Sebetulnya yang bertanggung jawab atas kualitas cagub yang bloon yang diusung PDIP adalah Megawati. Buktinya dia bilang apa kata Ketua Umum maka turun s/d ke ranting hingga anggota harus menurutinya. Ada 3 hal yang bisa disimak, pertama dia anggap dia sebagai raja, kedua rakyat Bali disuruh seperti bebek, ketiga dia telah lari dari perjuangan marheinisme menuju borjuisme. Mana cocok orang yang sedang berhasil menolong rakyat marhaenis harus ditendang diganti dengan orang borjuis yang bloon padahal orang yang sedang berhasil itu dari keluarga PDIP juga. Maka sebaiknya jangan terus menerus fanatik PDIP Kalau begini cara Megawati jadi Presiden maka Indonesia jadi kacau balau. Kalau dia mencalonkan sebagai Capres 2014-2019 jangan dipilih bahaya!!!!! Juga jangan terus menerus ikut PDIP, sebaiknya pindah kepartai lain misalnya GERINDRA yang bosnya betul2 memperjuangkan rakyat miskin yaitu Bapak PRABOWO SUBIANTO.

  78. darma putra Reply

    May 9, 2013 at 3:00 PM

    blum tarung kok kalah kan malah kelihatan calon pdi perjuangan ini bodoh ,,kalau memang kalah lempar anduk aja lah

  79. Bruak Reply

    May 9, 2013 at 3:20 PM

    Ka..ka..kabur…….takut terkentut-kentut…Dunia sudah mengakui, kalau orang Bali tidak memilihnya…..apa kata dunia!!!!!

  80. nyoman bali Reply

    May 9, 2013 at 3:36 PM

    aarruuuuuhhhhhh…..aajunggg…ajungggg….ternyata bodoh dan tolol ide, kok mau jadi gubernur! Apalagi bawa nama PDIP.
    Dari dulu saya cinta PDIP, kalau cagubnya care kene, lek gati tiang nyoblos ide jungggg…ampure dumun, tyang ke PASTI KERTA nyarengin semeton sane sampun sadar…..

  81. balok Reply

    May 9, 2013 at 3:44 PM

    Saya kira saat debat ga. Sama sama hebat, tpi saya takut memilih no 2 karena telah banyak ngabisin uang dan jika terpilih dia akan ngumpulin uang untuk dirina sendiri karna ga bisa maju lgi!! Sekarang ja mangrop dah disewakan, apalgi wakilnya bacron calo, tanah dan perijinan pasti masih ada otak bisnisna, saya ga suka feodal tpi saat ini pemikiran iD bgs mantra perlu dilanjutkan.

    • bebotoh Reply

      May 9, 2013 at 4:11 PM

      BALOK GANTI ADAN CI NE DADI BELOG

    • adek ajus Reply

      May 9, 2013 at 4:11 PM

      @balok : badahhh..tv ne usak jumah aee..kude harga sewa mangrove?? Ney be hasil negatif thinking..

    • agung Reply

      May 10, 2013 at 10:07 AM

      anda memang tidak punya wawasan,, sama dengan pemikiran puspayoga yang oooon,,, masalah manrove udah diklarifikasi,,, kalau disewakan,,, berapa harga sewanya,,, makanya baca aturan dan ikuti perkembangan pemerintahan,,, gemana lagi orang 2 tahun nggak ke kantor,,, ??? wajar dia belog dan oon nggak tahu aturan dan perkembangan,,, lebih PAS dia jadi Gubernur PREMAN PDIP,,, ok

  82. mp_mp Reply

    May 9, 2013 at 4:22 PM

    ayooo…pilihlah pemimpin yg pintar menjual tanah bali, menjual mangrove, menjual pinus……bsok2 ampe kamen uwek jg bakal dijual utk memenuhi rekening pribadi alias nyugihang dewek!!!!!!! ato pemimpin yg doyan ”bermarkas” di singapura……..wkwkwkwkkkk

  83. jon bali Reply

    May 9, 2013 at 4:23 PM

    @balok ; perlu ke kampus unud di fak kedokteran takenang mhsw ane maan beasiswa full sing mayah ape, perlu tolih nyame braye ne sing mayah meubad, ne maan umah, ne ngidang megae ulian modal pemerintah bali..pang sing gantine adan uling balok dadi belog

  84. Mbak Mer.... Reply

    May 9, 2013 at 4:29 PM

    Sing ulian cang mepisage milih MMP ……tapi cang nawang MMP memang CERDAS….Dadong cange pidan sekelas masuk jak MMP…be terbukti be Duegne…..sing kene sing keto jeg pilih no.2 PASTI-KERTA…..

  85. feodal?ogahah Reply

    May 9, 2013 at 4:48 PM

    PY programnya bagus untuk masalah sehari hari di Bali, untuk menjaga budaya Bali. Sedangkan MMP programnya sangat bagus untuk hubungan Bali dengan dunia luar. Sangat sayang sekali dikarenakan ambisi sang kakak, sehingga menyebabkan hubungan kedua pasangan ini retak. Seandainya PY tidak tergoda dan menahan diri satu periode lagi, saya yakin pilgub selanjutnya PY akan menang mudah, dan pilgub sekarang PDIP tidak perlu berkeringat berkampanye…Ibu Mega anda telah melakukan blunder diberbagai daerah kecuali DKI, anda tidak mendengarkan langsung dari kalangan bawah, anda hanya berprinsip feodal bukan pro rakyat…sangat disayangkan tenaga PDIP terkuras untuk merotasi strategi yang harusnya dapat dengan mudah dicapai didepan mata…selamat para pembisik feodal, anda telah membuat Bali hancur…Om Canthi, Canthi, Canthi Om…

  86. Ngurah Belog Reply

    May 9, 2013 at 5:33 PM

    Kalau kita pikir saat ini kita dianggap wayang, habis dipertontonkan kita kembali ke Tempatnya ( Gedogan ), dan pada akhirnya Dalang dan antek2nya yg dapat / nanggap UPAH, maaf kami bukan wayang, berikan kami menonton, tolong tunjukkan kepada kami seberapa hebat anda sebagai calon2 orang no 1 di Bali, kami tdk tertarik sama partai, krn yg meminpin kami nantinya bukan partai, ayo saya tanya seberapa orangkah makmur karena partai ?, dan seberapa besar partai memberikan kemakmuran ?, bahkan sebaliknya, tontonan di TV sangat memalukan, dan sangat2 menyedihkan berapa uang Rakyat yg di korup ?, maka dari itu debat menurut kami sangat penting, dari debat kami dapat contoh apa kaitannya LPD dengan Ajeg Bali ?, apa harus orang meyadnya di Bali berlomba2 pinjam uang terus pada waktu ngembaliin harus jual Tanah ?,

  87. balok Reply

    May 9, 2013 at 6:17 PM

    Adek ajus@ ci be paling dueg!! Sing ci nak da gubernur,, cang liu nepokin jelmo ane sing konsisten, liu nak ngomongan jelekne mangku sebelum pemilihin jani ape kaden baange jeg liu mebalik,,, cang ngasanen pemerintahane mangku, cen ne madan sejahtra panakne. Mare sejahtra!!!! Pegwaina kepercayaana aja preman,,,,

  88. mada Reply

    May 9, 2013 at 6:53 PM

    Pilih yang pasti pasti aja.. Jangan yang PAS PASan.. Klo yang Pas Pasan pasti otak udang

  89. balok Reply

    May 9, 2013 at 6:55 PM

    Jjon bali@ mangku nak ongkon ke kedokteran ube sakit”an mase nu dot mimpin,,,,,, saya jdi sangsi ke kpud tentang tes kesehatanaa,,,,, hehehehe biar imbang dik,,,,

  90. Nagamas Reply

    May 9, 2013 at 6:55 PM

    Madju kebenaran , Madju Bali Mandara , apa takut yng pntng ada bukti bhakti K Bali yng tersayang , Bpk mangku udah lebih tertbukti mejaga Bali dari seberapa serangan. Yng penting Para Dewa/Dewi tau siapa sayang dan gak malu atau malas kerja untuk rakyat. Bermasalah selalu ada , dalam rmh tangga gak kurang masalah apa lagi 8 kabupaten , support k Bpk Mangku Pastika di memang sayang k epada Pualu Dewata kita, Suksma. Kepada Pas madju dengan benar dan sayang rakyat jng pakai jln yng Benar. Salam bertarung aman dan polos

  91. wijaya Reply

    May 9, 2013 at 7:09 PM

    kenapa saat debat 2x pasangan pas selalu menjelekkan pasangan pastikerta???kenapa engkau wahai puspayoga selalu mengatakan pemerintahan bali mandara jilid 1 tidak memihak rakyat??? Masalah mangrove,,pis provinsi gen ubat abite??? Anda kan ikut jd wakil gubernur???yen pak mangku berbuat salah brarti anda ikut juga di dalamnya ANDA KAN WAKIL…men ink milu pelih selama ini kemana saja anda????brarti beneh anda sing ngantor 2th to,,,Ji Em pangkat anda to…JELEMA MALES,,,,NEBEK AWAK MALUNAN CI TO…..

  92. MARHAENISMExFEODALISM Reply

    May 9, 2013 at 7:24 PM

    “Kami berpendapat menjadi seorang pemimpin tidak ditentukan oleh keterampilan berbicara, debat sebenarnya bagian dari demokrasi liberal,” ujarnya.

    #YOUR ARGUMENT IS INVALID

  93. I nyoman Suandhi Reply

    May 9, 2013 at 8:02 PM

    Lha kok mundur sebelum bertarung, durung melebu wis metu…..cekcekkkkk

  94. Kuli Lovina Reply

    May 9, 2013 at 8:14 PM

    Hadehh,,be kelihatan ne dueg cen,,ngomong gen kemek2 gen,kenkenang mimpin Bali yen keto pemimpine,,
    Mudah-mudah tua tuane jumah pang sing termakan oleh logo partai ne mengusungnya.

    Pokoke,,ane PASTI-pilih de milih ne PAS-pasan!!

  95. Putu Denha Reply

    May 9, 2013 at 8:39 PM

    Om Swastyastu,

    Para semeton sinamian, kita masyarakat Bali tentunya sudah tahu dari awal sampai sekarang tentang kandidat CaGub & CawaGub…sejak 5 tahun lalu kita sudah tahu mana yang pantas menjadi Kepala Daerah Bali menuju Bali yang Mandara..semoga Pilkada nanti berlangsung dengan damai.
    Kita sudah pintar, tentunya kita sudah tahu siapa yang harus kita pilih pada tanggal 15 mei 2013 nanti,,,
    Inii kekeliruan PDIP mengusung kandidat yang pas-pasan…kalau ada yang sudah pasti bisa membangun Bali yang Mandara..ngapain pilih yang pas-pasan.
    Partai hanya sebuah wadah/tempat saja, tapi seorang calon yang diusungnyalah yang akan menentukan suara…
    Semoga PDIP berbenah dan lebih pintar lagi menentukan calonnya pada pemilihan berikutnya.
    Saya berharap pembangunan di Bali merata keseluruh pelosok Bali…bukan pembangunan yang seperti biasa selalu di Bali Selatan.
    Saya sudah jenuh mencari makan di wilayah tetangga karena pendapatan dengan pengeluaran seimbang bahkan minus.
    Saya ingin mencari makan di wilayah saya sendiri…saya ingin di semua wilayah Bali penduduknya hidup sejahtera dari segala aspek.
    Semoga yang PASTI menang…semoga juga MP bisa kembali melanjutkan program-programnya yang sudah akan terealisasi…seperti pembangunan AirPort International di Kecamatan Kubutambahan Buleleng Timur…
    Astungkara…Bali yang Mandara.

    Om Shanti, Shanti, Shanti Om

  96. komang nak petani Reply

    May 9, 2013 at 9:21 PM

    Saya rasa tidak seperti itu kata kata yg harus teman teman ucapkan, kalau kalian orang berpendidikan,,, berkomentarlah dengan sopan dan santun, bukan dengan penghinaan, cemooh dan makian seperti itu.. Bersikaplah kalian yg mencerminkan orang yg berpendidikan…, kalau kalian bicara seperti itu, berarti kalian warga yg bodoh dan tak bermoral pantaslah kalian mudah untuk di bodoh bodohi…baru visi dan misi bagus langsung terpikat…memilihlah dengan teliti, , ,jangan asal ikut ikutan….

  97. antin Reply

    May 9, 2013 at 9:27 PM

    Jangah koment kalo masih tau berita kone, apalagi dpt berita dari orang dengan kemampuan pas-pasan, hari gini kita harus berani mendukung yg pasti pasti benar..

  98. Bali rahayu Reply

    May 9, 2013 at 9:30 PM

    Ampura dumun nggih, alasan saya tidak memilih bapak PY , karena bapak PY hanya di jadikan BONEKA oleh ibu bintang , pak cok rat, dan pemilik Bali Post . Selama ini yg menginginkan kekuasaan kan pak cok rat. Sampai” membuat isu sehingga MP d keluarkan dr partai PDIP. Setau saya ibu mega awalnya tidak menyetujui bapak PY sebagai calon gubernur, karena di ucuk” terus oleh cok rat, dan sudah mepet wkt pendaftaran ke KPU jd mau tidak mau ibu mega memberikan rekomendasi agar PY maju. Padahal awalnya ibu mega sangat marah, kenapa kader PDIP sebaik MP harus dikeluarkan. Ini semua cuma keninginan pak cok rat yg menginginkan kekuasaan bali. Selain itu pemilik Bali Post sengaja menggunakan moment ini agar dapat menjatuhkan MP. Karena sudah kita tau sendiri ada dendam antara Bali Post dan MP dimana yg kasusnya pernah sampai kepengadilan.
    Maka dari itu saya rasa, saya tdk akan memilih PY karena dia hanya dijadikan BONEKA saja oleh orang” disekelilingnya. Karena saya tahu, kemampuan seorang PY untuk diadukan dengan kemampuan MP sangat kalah jauh. Apalagi kedepan nya akan ada event” besar di Bali. Untuk debat cagub aja bapak PY mangkir, apakabar untuk berbicara pada event” dunia nanti? Apa akan mangkir juga ? Atooo suru pak sekda aja yg menghadiri? Apa kata dunia kalo begitu toh???
    Saya harap pak PY harus lebih banyak belajar…
    Satu lg saya jg mendengar dr PNS” Pemprov. memang benar pak PY tdk ngantor, saya ingin menanyakan, selama 2th bapak PY tdk ngantor tersebut apa bapak PY tetap menerima gaji??? Kalo tetap menerima tebal sekali muka anda.. Ckckck..

    • Nang lecir Reply

      May 10, 2013 at 12:15 AM

      ne mare PAS commentne !

    • Jerink Reply

      May 10, 2013 at 4:10 PM

      SETUJUUUUU

  99. antin Reply

    May 9, 2013 at 9:35 PM

    Kalo memang ada yg tau mp merperkaya diri dengan menjual aset bali, ungkap di publik plus bukti,kita akan dukung positif, jangn seperti pengecut yg sll mencari kambing hitam untuk dislahakan untuk kepentingan diri sndiri,seorng pemberani seperti sukarno muncul dengan kelebihannya, tidak seperti penerusnya hanya muncul dengan membawa bawa kesalahan orng lain,dengan fakta kone……ndk jaman,,,,,,,,,,,

    • asdx Reply

      May 10, 2013 at 11:57 AM

      PDI kan kambing hitam

  100. netral Reply

    May 9, 2013 at 10:02 PM

    satu orang bisa nulis banyak gini hebat… santep berpolitik ne yan…

  101. Man bleleng Reply

    May 9, 2013 at 10:03 PM

    semeton bali sareng sami, milu sik coment: yang namanya pemerintahprovinsia adalah gubernur termasuk wakilnya dan dprd. Kalau terjadi kesalahan atau kejelekan pada pemerintah yang bertanggung jawab adalah gubernur termasuk wakilnyandan dprd. Kalau sekarang ada wakil yang menyalahkan gubernurnya itu namanya tidak benar, karena wakilnya juga harus bertanggung jawab, jangan malah menjelekkan. Jangan bilang kalau baik, itu kerja saya juga, kalau jelek itu kejelekan gubernur, yang adillah…….. Kalau sudah jelek, kenapa tdk diperbaiki saat itu karena anda juga ada didalamnya. Sekarang kalau anda punya program yg lebih bagus tunjukkan lewat debat, jangan bilang bahwa yg dulu jelek. Dulu jelek, karena peran anda juga. Sekarang ikuti debat, jangan jadi pengecut, abda berdua ksatria yang kurang satria, meskipun dari puri satria. Ampura…… And suksme

  102. adek ajus Reply

    May 9, 2013 at 10:30 PM

    @balok : ci baca nto koment ney antin…takonin kude sewa mangrove, kemu mai pesautne…hahahahahaha

  103. Rakyat Bali Reply

    May 9, 2013 at 10:38 PM

    Hati2 para pengusaha bali ! Kalau sampai MMP jadi gubernur lagi ! Pengusaha di obrak abrik sama pajak !

    • alitwd Reply

      May 10, 2013 at 8:13 AM

      Pengusaha nak mule mayah pajak, ragane pasti ten taen mayah pajak o?

  104. kelepon Reply

    May 9, 2013 at 11:31 PM

    yang dibicarakan pak mangku adalah konsep, -berdasarkan data berdasarkan kajian. yang dibicarakan pak puspayoga hanya sebatas ide saja, -sesuatu yang terlintas dalam pikiran yang kemudian diucapkan. terasa sekali pak dewa sukrawan asal bicara soal keluarga berencana tanpa melihat statistik. dari sisi kecerdasan pak mangku sangat mumpuni. sementara ketiga yang lainnya termasuk pak sudikerta sangat biasa biasa saja. dengan kemampuan seperti itu ditingkat banjar saja akan kita temukan puluhan kandidat gubernur dan wakil gubernur. gubernur beserta wakilnya,

  105. mesebeng dueg Reply

    May 9, 2013 at 11:37 PM

    sebagian besar kita tahu mp pintar. tapi, perilaku pendukung mp yng menjelek-jelekkan dan bahkan menghina py secara pribadi di media ini, menunjukkan bahwa mp telah didukung oleh orang2 yang salah. sebagai lawan, mp sendiri blm pernah menunjukkan sikap tidak hormat kpd py. bolehlah anda fanatik dng dukungan anda tapi ingat…, perilaku itu akan membuat orang tidak bersimpati bahkan kepada orang yang anda dukung…

    • asdx Reply

      May 10, 2013 at 11:59 AM

      apa bedanya mp dijelek2kan di bali post?
      pang py gen menang?

  106. ipbas Reply

    May 9, 2013 at 11:40 PM

    apapun lah yg kalian bicarakan, pilih nomer 2

  107. anti pas Reply

    May 10, 2013 at 12:16 AM

    @ rakyat bali: nyen ngoraang keto??? Ubah adan ci dadi rakyat jawe ato rakyat afganistan mare cocok!! Wak sing nawang perpajakan bali, ngawag beruag2! Ape bukti kepemimpinan MMP jani ngubrak abrik pajak?? Kene be lebian mace koran n tv lokal yg bersikap provokatif!!!

    • singkenesingketo Reply

      May 10, 2013 at 2:13 PM

      @anti pas : beneh nto brow, sing cocok madan rakyat Bali, sing nawang unduk jeg kowar-kowar masalah pajak. Tunden melajah pajak malu

  108. nyoman bali Reply

    May 10, 2013 at 1:02 AM

    @ rakyat bali, ci patuh care PY, lamun sing ngerti masalah, de mesuang komen aneh”, apalagi ngomongang pajak. Pendukung ajak yg di dukung patuhhh” nyem!!!

  109. Pemuda Bali Reply

    May 10, 2013 at 7:48 AM

    Di acara debat seperti inilah masyarakat bisa mengetahui visi, misi, kematangan, pengetahuan, kelebihan dan kekurangan, serta aspek lain yang mungking dianggap perlu oleh masyarakat bali guna menentukan pilihan di pilgub nanti.
    Walaupun sudah dilakukan 2kali, menurut saya itu kurang cukup karena mungkin belum semua masyarakat bali menonton karena alasan tetentu. Kalau memang jadwalnya 3kali menurut saya alangkah baiknya diikuti. PDIP menurut saya sebaiknnyamenikuti saja hal yang sudah ditetapkan, jika bersikaf seperti monolak, mungkin di benak masyarakat malah akan terjadi keraguan karena persepsi masyarakat mengenai suatu berita itu sangat beragam… Suksma…. Maaf kalau tidak berkenan…

    • sandy Reply

      May 10, 2013 at 9:51 AM

      saya usulkan debat mesti harus ada, untuk menjaga kewibawaan KPU, juga diberi kesempatan untuk menyimpulkan hasil-hasil kunjungan kandidat saat kampanye, menggaris bawahi program-program yang telah dibuat apakah sesuai dengan kepepentingan masyarakat saat kampanye. menghimbau pada para pendukung untuk tetap menjaga keamanan Bali, serta memperbaiki kekurangan-kekurangan saat debat sebelumnya. tapi saya mohon kepada para kandidat marilah berperang dengan program yang meyakinkan, bukan saling menjelekkan, ajar berpolitik yang benar kepada masyarakat, kuasai program masing-masing (visi misi masing-masing) serta cara pencapaiannya 5 tahun ke depan jangan keluar dari itu… dan perlu diingat kami memilih pemimpin Bali, bukan pemimpin Partai, sehingga ketika jadi pemimpin seluruh masyarakat Bali mendapat Porsi yang sepadan…. terima mari jaga kondisi Bali, apa yang kurang diperbaiki dan ingat Kemajuan Bali bukan hanya Gubernur yang berperan, tapi ada di DPRD Provinsi, ada Bupati, Camat dan jajaran diBawahnya…. harus ada sinergi antara para pemimpin ini, jangan sampai berpedoman ego partai, kasihan rakyat siapapun gubernur, Bupati, DPRD (dari partai manapun), ketika membicarakan rakyar dan pembangunan harus sinergi supaya ke depan Bali dapat bersaing dengan Provinsi lain maupun dunia luar. Kalau di dalam diri sendiri tidak tuntas bagaimana mau go publik ” mari bersatu padu siapapun terpilih nantinya” Bali harus unggul, kita harus mampu bersaing “tidak ada pilihan mari kita semua tingkatkan kualitas diri, sebab kemajuan Bali tidak hanya tergantung pada pemimpin Bali tapi semua komponen harus bersinergi, ok!!!!

  110. Nagamas Reply

    May 10, 2013 at 9:28 AM

    Ayam Jantan MERAH kok Lari blm ada apa dah kalah , ini sikap lbh baik lari dari pada luka. Nyarah itu bukan ciriciri orng keturunan Puri, mana sikap Perjuang negara dan rakyat, madju menang kalah itu hal biasa, jgn pengecut , madju…
    May the Best Men Win (Fair Fight)

    • sudik Reply

      May 10, 2013 at 2:04 PM

      Waduh sube telah materine nyelek-nyelekang pang Mangku, sube sing ngelah senjata win PAS, mekejang sube di pathakan oleh Pak Mangku…… dari pada kenyar-kenyir masem di podium adean be mundur.

  111. Nyoman Reply

    May 10, 2013 at 10:38 AM

    Sukarno adalah orator dan pendebat yang hebat, kenapa sekarang Puspayoga takut debat. Ini menandakan memang kemampuan Puspayoga terbatas dan tidak memiliki data yang jelas mengenai Bali. Saya orang netral. Malu melihat kualitas Puspayoga. Apa jadinya kalau Puspayoga memimpin Bali. Saya adalah dosen pengajar pada kampus tempat Pak Sukrawan kuliah, saya tahu kemampuannya yang hampir sama dengan Pak Puspayoga. Wahai masyarakat Bali cerdaslah dalam memilih.

  112. Vina Eska Reply

    May 10, 2013 at 10:45 AM

    “Kami berpendapat menjadi seorang pemimpin tidak ditentukan oleh keterampilan berbicara, debat sebenarnya bagian dari demokrasi liberal,” ujarnya.

    Kalau pemimpin gak bisa ngomong gimana mau memerintah? Ckckck

  113. blekok Reply

    May 10, 2013 at 10:59 AM

    Mantappp semua komenya, datangkanlah semua investor agar pengusaha bali bangkrut dan kita semua akan menjadi tamu di negeri sendiri, yen pemimpin bes dueg nak dueg nyen nyatua ajak nilep dana apbd, adaan belogan gis tapi seken seken pemimpin, semoga karmapala tetep memargi sehingga yg banyak membual bisa kembali ke singapur untuk berobat dan bisa kembali ke bali untuk diaben, saya PDIP bangli akan mengawal kemenangan PAS agar tidak pinus kami disewakan ke investor untuk diambil getahnya dan dijual. Pusat oleh2 bali yg menjamur yg sangat mematikan pasar seni,

  114. ajus Reply

    May 10, 2013 at 11:35 AM

    Bali membutuhkan pemimpin yg cerdas bukan yang OOP olog olog pong…yang meniru gayanya megawati dimana setiap pidatonya menjelek jelekan pemerintah, tanpa sadar itu justru menunjukan dirinya yg tidak berkualitas dan menunjukan isi otak yang tidak cerdas sedikitpun…satu sisi PAS melalui jurkamnya Balipost dan BaliTV selalu menjelek jelekan pemerintan, apa puspayoga nda sadar dia kan bagian dari pemerintah saat ini, dia kan Wagub, kesalahan pemerintahan ya kesalahan dia juga dong…..sadar dong pak…..

  115. Jerink Reply

    May 10, 2013 at 4:05 PM

    PASTI KERTA Sudah terbukti dalam debat sangat Pantas memimpin Bali. Dicermati dari gaya berbicara, sikap serta Program program sangat terbukti.
    Tidak seperti PUSPAYOGA SUKRAWAN, Berbicara seperti dengan orang pedalaman yg bodoh dan tak tahu apa apa. PUSPAYOGA jg memakai orang luar bali kempanye, itu artinya mereka gak siap segalanya. HIIIDUUUUPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPP MANGKU PASTIKA & PAK KETUT SUDIKERTA BAGUS GENJINGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGG

  116. Nyana Reply

    May 10, 2013 at 7:40 PM

    P A S = Pasti Akan Stress

    Partai Pendukung pas adalah PREMAN berkedok pro wong cilik.

    Ide Penguatan Desa Pekraman dengan mengucurkan uang ide TOLOL.

    Uang bukan mencerdaskan desa pekraman melainkan banjar akan terpecah-pecah.

  117. kadek bagus Reply

    May 10, 2013 at 8:24 PM

    stlah tiang bc koment2ny..sami pade nglah pndpt msing2. niki smpun dmokrasi. tp pngidih tiang..de knti irga peturu nyme bali meuyutan ulian ne..ngring sreng2 nyjga keajegan gumi baline. smpunan sling mnjelekn tmpal. kedek nyme slat jurang ningalin irga dni..dumogi bali tetep santhi..

  118. vivekananda Reply

    May 10, 2013 at 10:18 PM

    waktu 5 tahun bknlah waktu yang cukup untuk menyelesaikan masalah di Bali ini..
    MMP mngkinntidak sempurna kinerjanya dlm hal” tertentu..
    namun patut kita akui bahwa perekonomian balimeningkat… itu bknlah hasil kinerja yg sepele…

    yg harus dilakukan skrang bukanlah menjelek” hasil kerjanya namun mengkritisi hal” yg sekiranya butuh perubahan lain..

    jika periode pertama MMP berhasil memperbaiki perekonomian bali, skarang kita tuntut untukmemperbaiki dan menjaga lingkungan bali, meningkatkan pemerataan pembangunan serta menyelesaikan mslah perajin” kita..
    itu yg harus kita lakukan jika ingin Bali maju..

  119. vina Reply

    May 10, 2013 at 11:14 PM

    MEMALUKAN

  120. KETUT JUJUR Reply

    May 10, 2013 at 11:40 PM

    PASTIKA SUDIKERTA YOU MUST GO ON….

  121. yan polos Reply

    May 11, 2013 at 1:10 AM

    Cai mekejang mule jelemo belog, lengeh buin misi ajum, nyak sube care cicing borosan ngongkong tur meganggeng mare entungin tulang ane konden karwan misi isi ne, kanti ajak nyamo cai mauyutan tur maiegan ulian ngewelanin calon pilihan caine. Ape sing cai kel maan, kaden ci iban ci kel bange duman pipis korupsi? Sejabane ci maan tuyuh bruag – bruag mendukung jagoan caine. Cang terus terang kedue calon ne sing ade cocok, ane besik bes keliwat belog jeg sing mesuluran mesuang munyi, kengken kel nyidang dadi pemimpin yen ngomong gen tusing bise, ane ben besik bes keduegan ngomong kanti dueg ngengkebang kejelekan, telah tanah masyarakate di pupuan tabanan jak di abing bukit blelenge bayahine, termasuk tanah pisagan cange, dije alihe pipis liu keketow terus meli tanah gen gaene? Nah, diapin keketow nak konyang jeleme ngelah jelek jak luwung, kasal jani irage bise membandingkan ane encen menurut rg lebih pantas kel memimpin bali, pang sing ci care kene, timpal wiadin nyame braye ajak cai maiegan ulian bes panatik mendukung calon pilihan caine. Kangwang biase biase gen bersikap,pang sing mani puane maselselan yening di disaget calon pilihan caine sukses terpilih, tapi ternyata setelah terpilih malah sing mampu jadi pemimpin yg baik, malah korupsi dan memperkaya diri sendiri karena memanfaatkan sisa jabatan terakhir krn sube nawang sing dadi nyalon buin periode berikutnya atau malah malu – maluin ulian bes keliwat belog sing nyidang menjalankan tugas seorang gubernur, kan cai pedidi ne kel nyesel. Makane kangwang bersikap yg wajar, sing perlu di besar besarkan keto. Cukup nanti pas pilkada ci pesu memilih, cen je keneh ci lebih sreg, jeg ento sube pilih, yang penting sing kanti golput. Suwud cai mekejang dadi jelemo belog, pang sing ulian belog caine ngranang gumi baline tambah memanas di situasi pilkada ene…sube dingeh cai jak mekejang petan cange….?

    • Cicing kacang Reply

      May 11, 2013 at 9:38 AM

      LIKE THIS!!

  122. kadek bagus Reply

    May 11, 2013 at 2:03 PM

    @yan polos..tiang stuju

  123. Suarsair Reply

    May 12, 2013 at 12:18 AM

    Lagu puspayoga mula nak bali memang bisanya cuma magending bali … bukan memimpin bali, makanya tidak hadir di metro TV. Hieh…hieh…hieh…he he he…sssiiiittt .. jangan didengar pilih No.2 aja PASTI KERTA.

  124. Nak karangasem jek pas Reply

    May 13, 2013 at 9:32 PM

    Nah peminpincine be paling duwege panng tawang ci gen duwegne agone nguluk nguluk rakyat bali,
    pang tawang cigen singkatan (pasti kerte)pak pastike gen je nkerte rakyat patuh gen amontoan singtaen melah idupne
    be ngerti ci?
    Singperlu ngalih neduweg rakyat bali ngalih peminpin ne merakyat.
    Sing ade bungkarno makan sing ci jani. Dasar penghianat uling pdip ke golkar bin 5 tiban kerkije bin?

  125. Bali mule Reply

    May 16, 2013 at 7:14 PM

    Waduuh gawat. Mc donald dikalahkan oleh ongol ongol. Hidup budaya bali. selamat datang KPK.

  126. Erwin Reply

    May 23, 2013 at 1:21 PM

    Ingatlah bahwa kita memilih pemimpin untuk Bali. Bukan untuk kesejahrteraan pribadi atau golongan. Jika tidak cerdas, Bali akan hanyut dan tinggal nama sejarah bahwa Bali merupakan pulau surga.
    Salam Damai :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>