Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Inilah Hasil Debat Cagub/Cawagub Bali 2013-2018 (3)

Denpasar (Metrobali.com)-

 Debat Cagub/Cawagub Bali 2013-2018 yang digelar TVRI Denpasar  dan disiarkan langsung oleh Dewata TV dan Bali TV, Selasa (7/5) berlangsung sengit. Kedua pasangan saling menyampaikan visi dan misinya jika terpili menjadi Gubernur dan Wakil Gubenur Bali. Dalam debat ini  menghadirkan tiga panelis yakni Pengamat Hukum Dewa Gede Palguna, S.H. MA, pengamat ekonomi Prof Dr Sri Adiningsih dan pengamat pertanian Dr I Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya. Berikut debat masing-masing pasangan Cagub/Cawgub Bali periode 2013-2018.

Pupayoga-Sukrawan

Fungsi gubernur itu adalah fungsi koordinasi. Jangan berfikir gubernur itu bawahanya bupati walikota, jangan berfikir seperti kapolda dengan kapolres. Kalo gubernur mengundang bupatinya , bupatinya tidak datang gubernurnya tidak boleh marah. Inilah perlunya ada hubungan personal antara gubernur dengan para bupatinya.

Oleh karena itu, untuk jangka panjang mungkin kita berfikir urusan regulasi tetapi ingat urusan jangka pendek, urusan hari ini besok dan 2 hari itu harus kita bangun hubungan personal antara gubernur, bupati dan walikota. Jangan berfikir kalo bupati gak datang dibilang urusan politik, karena bupati itu punya kerjaan yang sibuk sekali di kabupaten.

Saya menjadi walikota 2 kali. Walikota itu punya kerjaan. Mungkin walikota dan bupati lebih sibuk dari gubernur. Untuk itu hubungan peronal itu harus dibangun dan perhatikan masyarakat kabupaten itu. Berikan kepada bupati itu dana yang ada di provinsi. Berikan kepada bupati untuk membangun daerahya. Jadi hubungan struktural kita bangun. Hubungan personelnya kita bangun. Saya yakin jangka pendek ini dalam jangka menengah ini , pembangunan di Bali akan bisa kita jalankan dengan istilah Bali pakedek pakenyum antara pemimpin dengan pemimpinya dan antara pemimpin dan masyarakatnya.

 Dan saya setuju dengan ide dan gagasan Pak Palguna ke depan regulasi itu harus kita perjuangkan. Tetapi sekarang dalam jangka pendek itu yang kita bangun adalah hubungan personal . Bupati itu harus kita hargai sebagai seorang bupati di wilayahnya yang dipilih oleh masyarakat secara demokratis.

Mangku Pastika-Sudikerta

Memang hubungan gubernur dengan bupati pastilah tidak sama dengan hubungan kapolda dan kapolres. Siapapun tau itu. Saya kira tidak pernah ada hubungan personel yang tidak baik antara gubernur dan bupati selama in. Persoalanya adalah pada saat saat undangan resmi yang sudah diberikan waktu yang cukup untuk mengundang dalam rangka kita merencanakan pembangunan agar terjadi sinergi dari pemerintah pusat pemerintah provinsi dan kabupaten.

Mengapa diundang dan diajak rapat, agar pembangunan ini  tidak tumpang tindih. Tidak ada hal hal yang dilupakan karena dalam rapat itu ditentukan dalam berbagai hal maslahmasalah keuangan, personil, wilayah dan bantuan semuanya itu dipertimbangkan didalam rapat itu. Seningga dengan demikian saya kira gubernur tidak pernah mengundang terlalu sering bupati itu yang saya tau kesibukanya .

Tetapi dalam waktu yang cukup memberikan suatu untuk hadir pada rapat seperti itu, tentu saja harus ada orang orang seperti itu untuk mengambil keputusan untuk menentukan berhasil atau tidaknya rapat itu dari pada kita menunggu lagi, menunda lagi akhirnya provinsi membuat sendiri rencana itu dan kemudian diajukan kepusat. Dana itu ada di pusat dan dana itu ada di provinsi semuanya adalah untuk rakyat Indonesia  yang berada di kabupaten. Ttidak mungkin uang itu dipakai semuanya di pusat dan dipakai semuanya diprovinsi sesuai yang saya katakan tadi. Hanya 800 milyar yang dipakai untuk provinsi lebihnya dipakai dikabupaten. Tetapi ini kan harus direncanakan sesuai mekanisme menejemen perencanaan nasional ada peraturanya ada undang undangnya. Setiap tahun ada petunjuk dari Mentri  Dalam Negeri dalam rangka menyusun APBD. Tidak semudah yang dibayangkan.

Jadi saya kira selama ini pun tidak ada persoalan pribadi dengan para bupati. Oleh karena itu sangat menyesatkan jika saya diberitakan tidak mempunyai hubungan hubungan lagi dengan para bupati selama ini. Persoalanya adalah ketidak pahaman tentang mekanisme tentang penyusunan anggaran. RED-MB

55 Responses to Inilah Hasil Debat Cagub/Cawagub Bali 2013-2018 (3)

  1. Bali Driver Reply

    May 8, 2013 at 7:56 AM

    Cocok asane MP, krn saya lihat beliau jadi wali saat Bu Eka (Bupati Tabanan)kawin, kalau hub mereka tdk baik,koq bisa MP jadi wali (saya tdk tahu namanya wali ato apa, sinampurang)

  2. outer banks bali Reply

    May 8, 2013 at 8:03 AM

    benar yng disampaikan oleh puspayoga..kepemimpinan ini seperti militer
    satu garis komando, sehingga terjadi disharmony dg bupati dan walikota
    terlihat gubernurnya jalan sendiri , manejerialnya lemah kurang piawai
    mengelola koordinasi dg para pemimpin daerah..ini pemerintahan civil
    bukan pemerintahan militer yng serba otoriter

    • bagus genjing Reply

      May 8, 2013 at 8:24 AM

      Ini yg commen bener” tahu atau mesebeng tahu, dlm hub birokrasi antara Gubernur dan Bupati/Walikota mmg tdk ada hub spt garis komando di militer apalg dibilang otoriter, jgnlah mengada-ada, suatu hal yg wajar kalo mmg Gubernur menghendaki para Bupati/Walikota utk dtg membahas hal yg penting terutama menyangkut renc pembangunan di daerahnya masing”, semestinya mrk raja” kecil itu dtg jgn kompak tdk dtg ktnya mrk bekerja utk masy yg dipimpinnya sdh diajak membhs renc pembangunan tp absen, trs kalo ada undangan ngaben massal, metatah, kunjungan partai mereka tdk pernah absen sama dgn jagoannya, tlg masy diberi pembelajaran cara berdemokrasi yg bermartabat jgn suka mengada-ada ktnya Bupati/Walikota lbh sibuk dr Gubernur, tdk masuk akal…..

      • nyoman Reply

        May 8, 2013 at 3:29 PM

        bupati2 pdip ini dan py sdh sangat2 jelas cm mementingkan partainya doank dgn berbagai pembenaran sj,, anak kecil jg tahu,,,,,saat MP blm direkomendasi nenek ego, bupati tab(salah satunya ) angkat topi dgn prgrm bali mandara, bgtu MP tdk dpt rekomensi secara langsung BUP tab melarang pemprov ngasi bantuan di tab,, dan saat munresbang 7 bup partai semua tdk hadir,,,jelas sekali pdip tdk bs bekerja sama dgn partai lain, coba lht di seluruh indonesia,, pdip sll sendirian sj,,,klopun ada itu faktor kebelet,,,pdip partai ego sentris, cm mengandalkan figur bung karno….tp kader2nya kader pendompleng semua,,,,,

  3. nak lacur Reply

    May 8, 2013 at 8:06 AM

    engkenang kel nekain undangan rapat gubernur, oknum bupatine nu lbh mentingang kepentingan partaine dr pd milu rapat mmbahas rencna pmbngunan untk rakyat..meh adenan milu rapat partai ketimbang rapat gubernur, yen sing milu rapat partai, nyanan bisa sing promosiange maan kekuasaan.
    apapun partaix pak mangku gubernurx..
    patuh gen ipidan megawati dadi presiden mase patuh sing ade ape..
    jokowi mega ngoyong dijakarta, emangne bener2 nawang kondisi politik dibali?? emangne nawang figur ne berkualitas dibali??

  4. nyame kangin Reply

    May 8, 2013 at 8:57 AM

    dr 2kali debat akhirnya saya bisa tau siapa yg harus saya pilih,2 periode jd walikota, satu periode jadi wagub…mestinya Pak Puspayoga paham betul peraturan dan undang2 apalg sampai saat ini masih menjabat wagub mestinya tahu betul apa yg sedang dbahas dan dkerjakan pemprov Bali skrg, bukan malah menjelekkan dan melemahkan….gubernurnya,kan apa yg dbahas di eksekutif dan legeslatif pasti sepengetahuan GUb dan WAGUBnya,itu artinya betul2 Wagub ga tau sm sekali tentang pemerintahannya.gimana mau saya memilih Pak Puspayoga….akhirnya saya PASTIkan mendukung PAK MANGKU PASTIKA.. No 2 PASTI pilihanku. suksma

  5. GEDE GABLER Reply

    May 8, 2013 at 9:11 AM

    py….nak males gati2ne….duang tiban tusing taen ngantor….makan gaji buta…lamun tusing ngantor tusing dadi dimarahi….emang tuch duit gaji duit nenek moyang loe….ngantor sing nidayang tapi di peken nyongkok naar nasi bungkus….

    • Wayan Lelur Reply

      May 8, 2013 at 12:41 PM

      Salahnya MP tidak melibatkan kebijakan-kebijakan kepada PY..

      • nyoman Reply

        May 8, 2013 at 3:32 PM

        Py yg otaknya dodol,, pemalas dan kiul,,,,maklum anak raja tdk biasa di suruh2 orang lain apalagi jd pelayan rakyat,, mustahil…

      • kelur Reply

        May 8, 2013 at 8:03 PM

        Tidak dilibatkan atau memang tidak mempunyai kapasitas untuk dilibatkan ?

  6. Semproll Reply

    May 8, 2013 at 9:13 AM

    Kalo MP sudah ditakdirkan (IDA SWW) untuk memimpin dan menata kehidupan masyrakat Bali, baik Budaya, Ekonomi, Kualitas SDM Bali menuju KERTA rahaje apapun upaya pihak lain jeg PASTI tetep pilihan masyarakatne PASTI-KERTA

    • bagus genjing Reply

      May 8, 2013 at 4:42 PM

      100 %

  7. Ida Bagashi Reply

    May 8, 2013 at 10:01 AM

    Kanan! Kanan! coblos ane paling Kanan!

  8. KT EBK AS Reply

    May 8, 2013 at 10:17 AM

    py memang jauh sekali kwalitasnya sbg seorang pemimpin 2periode jadi wali kota mana hasilnya, baru kali ini kota dps bergeliat siapa wali kotanya ? tentu pak rai mantra,coba anda simak pada waktu debat kata2nya slalu dibolak balik & jawabnya kangin kauh ….sambil cengar – cengir…ampura

    • nyoman Reply

      May 8, 2013 at 3:35 PM

      @kt ea,,,,wkt py jd walkot yg kerja keras mengelola itu pak rai mantra, py cm nerima hsl beres sj,,, nah skrg jd wagub baru ketahuan boroknya , smpe2 2thn tdk ngantor,,,

  9. Dewa Singkarwan Reply

    May 8, 2013 at 11:13 AM

    Dalam debat cagub di Bali setelah saya ikuti…beberapa kali. Kok Puspayoga tetep mengangkat isu2 yang sama dan sudah di jawab dan di jelaskan oleh Pastika dari berbagai aspek; hukum dan aturan yg ada. Kemudian isu yang baru hanyalah urusan hubungan antara bupati2/walikota dng gubernur. Setelah saya pikir dan simpulkan Puspayoga sebenarnya tidak debat mengenai program atau isu2 yang sifatnya subsatantif kepada permasalahan Bali yang mana di tunggu2 oleh masyarakat Bali yang menonton, tetapi lebih kepada membeber isu2 yg dihembuskan yg sepertinya sudah direncanakan secara negatif dari pihaknya yg kesumuanya agar mengesankan bahwa Mangku Pastika mempunyai sifat2 yg buruk. Kalo kita lihat kebelakang tentang satu hal yang barang kali kita bisa menjelaskan dng realita tentang semua tuduhan2 Puspayoga; masalah RTRW Bali yag usulannya dari pihak ekesekutif /pemprov…dimana pembahasannya sudah melalui proses yg panjang melibatkan hampir semua unsur lapisan masyarakat dan bupati2 jg di undang pd setiap pembahasan (namun selalu diwakili oleh sekda/bapeda masing), Nah ketika sudah di sahkan dan palu sudah di ketok oleh dprd disahkan menjadi perda, …..lalu seminggunya lagi semua bupati se Bali membangkang dan melawan gubernur dlm menerapkan RTWR yag sdh dilandasi atas perda yg sudah di sahkan. Dalam kasus ini kejadian itu semua bisa menjelaskan kepribadian bupati2nya, komitment bupati2 untuk taat aturan terhadap perlindungan alam dan tata ruang bali karena mereka maunya bebas mengatur pembangunan kawasan/wilayahnya…termasuk jargon Puspayoga membangun basis kabupaten dan kota, melestarikan alam dan budaya Bali – yang didukung oleh sebagian besar bupati/walikota yang menolak RTRW itu diterapkan yg sejatinya RTRW itu mengatur tata ruang; alam, budaya, religi yang ada di Bali itu.

    • nyoman Reply

      May 8, 2013 at 3:38 PM

      @dewa singkarwan,,,strategy black canpaign dan fitnah seperti ini sdh di rancang setelah 2 thn MP jd gub,,bekerjasama dgn co rah , BP/SN, ponglik,,,dulu msh sembunyi2 tp skrg sdh terang benderang,,,,

  10. ketut sura Reply

    May 8, 2013 at 11:47 AM

    Nak bupati lebih mementingkan peritah partai ketimbang kewajibannya melayani masyarakat.

  11. Surya Reply

    May 8, 2013 at 11:55 AM

    Well said Pak Dewa Singkarwan!! Saya warga Bali yang saat ini mencari nafkah di Australia, sayang sekali saya tidak bisa memberikan suara saya ke pada Pak Mangku Pastika-Sudikerta untuk pilkada kali ini. Dari hasil debat kelihatan sekali mana calon yang mempunyai kualitas. Saya sangat berharap masyarakat Bali dalam memilih gubernur baru berdasarkan kemampuan orangnya serta melihat visinya untuk pembangunan Bali.

    Pasangan PAS, dalam penyampaian pendapat pendapat mereka benar benar PAS PASAN. Kelihatan sekali bahwa kemampuan akademik serta komunikasi mereka jauh di bawah Mangku Pastika – Sudikerta. Kalau kualitas Gubernur Bali pas pasan seperti itu , sungguh memalukan bagi Bali di mata international !!!

  12. Sabdopalonnayagenggong Reply

    May 8, 2013 at 12:18 PM

    Tapi ade ane nawang kenken caran promosi pejabate di pemprov? Sudah rahasia umum semua level jabatan sudah mempunyai tarif masing2. Sing bani mayah sing maan jabatan. Lebih parah nya setiap institusi harus menyetor rutin setiap bulannya dengan jumlah tertentu. Konden mark up untuk renovasi art center, kudang m-an to. Onyang keruke…sampe hutan mangrove masih udute. Yen prilaku sube cara bedude, ane cocok to tai urek.. Kok bek masih masyarakat sing ngeh. Yen peranda baka di satuanne ade, gubernur baka sube jelas2 ada…..eling2 semeton sareng sami.

    • nyoman Reply

      May 8, 2013 at 3:41 PM

      @sabdo…..pas dan pendukungnya cm menghembuskan black campaign dan fitnah sj,,sdh ketahuan belang lho,,jit sdh meleging,,,,memalukan ,,otak pas2an pingin jd gub,,,,jd wagub sj malas2an , 2thn ngk ngantor makan gaji buta,,,,,

    • bagus genjing Reply

      May 8, 2013 at 5:12 PM

      Apapun partainya Gubernurnya MANGKU PASTIKA, GANTI WAKIL GUBERNUR…..

  13. Beh Reply

    May 8, 2013 at 1:03 PM

    kenken ne irage sebagai rakyat Bali…ngelah wakil gubernur sing nawang ape2…apalagi 2 tahun sing ngantor2…kene be dadine…lek awake ningehan pertanyaan dan jawabannya yang pas-pasan itu…pade nglantur…sekedar mencela kebijakan bosne..tetapi MMP dengan jelas gamblang dan terukur dengan data angka2 menjawab dan sekaligus meng KO calon lainnya….ngomong2, ape bise stop gajihne ulin sing megae???

  14. nak lacur Reply

    May 8, 2013 at 1:05 PM

    sabdapalanayagenggong.,
    nggih tu..tyg pasti eling milih paket no 2 pasti kerta..
    dados biin kaset lama puter2 atu..
    yen orahang mayah tarif jbatan.,nyetor rutin mana bukti dan faktanx tu?? malahan dikbupaten malah lbh sadis lbh parah..jangan opini ato pndapt normatif, kami rakyat prlu bukti valid angka bkn sekedar isu2 jelek care debat dibi..sbg warga dnpasar dan simpatisan pdip lek atine mebalih debat dibi..pdip kadung pelih ngalih cagub cawagub..bes lebian ego.

  15. nyame kangin Reply

    May 8, 2013 at 1:11 PM

    @sabdapalonnayagenggong:pasti sing maan jabatan ooo???bagian orang kecewa oooo…..yen msatwe harus ade data + bukti boss…ane ken ade pejabat ane mayah???jeg laporang ke yang berwenang.

    • aidit Reply

      May 8, 2013 at 1:46 PM

      Saking duegne pak mangku istilah TAHURA ane kantrakine gantine dadi istilah kolaborasi ajak investor padahal to patuh gen ken megade hutane ento, saja-sajaan dueg pak mangku sangat cerdas nguluk-nguluk rakyat

    • Sabdopalonnayagenggong Reply

      May 8, 2013 at 4:04 PM

      @Nyama kangin n Nak lacur: Cang ne kenken nawang. Cang sing pegawai pemprov. Cang fungsional. Cang bek ngelah timpal petinggi di pemprov.memang semasih nu menjabat, nu ngidaang nekep cangkem penegak hukume. Inget omngan saya ini, kalo seandaine jani mmp kalah, sing Je bek butuh waktu mekelo untuk membongkar berekne. Yen menang ditengah jalan lakar tunglude ngajak sudkerte. Tu mare jeruk makan jeruk adane. Tawang cara maenne? Sing je transfer2an maenne, tapi cash2an apang keweh terlacak. Keto becarane apang sing aluh baane ngejuk. Kenkenang ngalih bukti. Saksi mare ade. Tapi konden waktune bani ngomong. Ladan jenderal polisi bakat lawan, belig benne…..

      • kelur Reply

        May 8, 2013 at 8:05 PM

        nulis gen sing karoan…salingke ngelah dayapikir luwung…kangggoang bedikin berkomentar ruuuuuuuuuuuuuuu

  16. obama Reply

    May 8, 2013 at 2:48 PM

    sungguh disayangkan mp dlm dbt kmren berisi menjelekkan media masa.menuduh pak naradha.klihatan skali mp sangat emosional klihatan sangat sombong dan angkuh.beda dg wktu debat 5th lalu.klihatan skali sifat otoriter msih melekat pada dirinya manejerial mp kurang bagus pemerintahannya sentralis pd satu pimpinan kyak di militer makanya tidak singkron dg gubernur dan wakilnya..

  17. nyoman Reply

    May 8, 2013 at 3:46 PM

    @obama,,,yg tdk punya rasa malu itu satria narada sendiri, sll menjelek2an MP dr 2 thn ll. dan memutar balikan fakta kerjasama dgn PY ca rah, ponglik,,,sdh 2x kalah di pengadilan, dan sdh di maafkan oleh Mp , toh jg SN angkuh tdk mau minta maaf dan tetep bikin berita bohong ,,sampe2 ibunya sn meningal hbs kalah pengadilan toh jg MP melayat kesana, tp SN tetep arogan,,,,,,

    • butuh mekancut Reply

      May 8, 2013 at 4:35 PM

      Pak nyoman bagus nawang unduk sing tetsng pers ane nuntut media to be adane jleme arogan ini kebebasan pers bung amun ade sengketa pers ade presedur presedurne sing jeg uju uju kepengadilan ade adane hak jawab yang di berikan kepada pihak yang keberatan dengan isi berita sing ngikutin berita ling pidan kudang tokoh nasional jak daerah menganjurkan agar mp mempergunakan hak jawab adi mendep kalo itu tdk benar nyen care mp konyangan liu be media masa mebredel care jaman orba

      • arya Reply

        May 8, 2013 at 11:28 PM

        @butuh mekancut aluh gen jawab ne to pak, yening MP pelih nuntut ke pengadilan dados pengadillan kayun proses pengadilan? Keputusan ne BP bersalah dan harus minta maaf biin. Dados bisa kenten pak? Ngawag ampun mangkin pak mesaut orahang pak pengadilan kene suap.

        Yening hak jawab, adane gen hak dadi nggon dadi sing, yen adane kewajiban jawab mare harus ambil teken MP. Yen tiang ketwange jak bali post ketuntut mase polone.

        Pak parekane satria naradha ae? Salam nah bang bose kanggoang sampi olog2 pong to kalah pilgub jani. Gae karikatur di halaman depan BP sampi olog2 pong mecik pelengan.

  18. Nak Bali Reply

    May 8, 2013 at 3:54 PM

    Diminta untuk milih PAS tapi dari dua debat yang telah berlangsung, kelihatan banget PAS kurang paham APBD, tata pemerintahan dan Visi Misinya gak jelas. Apa yang mau diharapkan dari pemimpin begini? Jangan-jangan nanti setelah jadi Gubernur hanya jadi pajangan belaka. Kebijakan berdasar pesanan partai, gak punya konsep dan mengandalkan bawahan saja. Suka laporan bawahan ABS (Asal Bapak Senang).

    Saat ini sebagai Wagub sama sekali tidak mengerti APBD, katanya gak pernah dilibatkan. Gak dilibatkan bukan berarti boleh tidak tahu. Harus tahu! Wong wakil gubernur gitu lho! Buku2 APBD itu dibawa kemana? Pasti gak pernah dibaca atau memang benar gak pernah ngantor 2 tahun belakangan??? Rasanya susah bagi kami untuk memenuhi permintaan milih PAS, krna pengetahuannya pas-pasan banget.

  19. Nang Locong Reply

    May 8, 2013 at 3:58 PM

    Obrolan di bale banjar: ternyata liu nak lek jak debat dibi… semoga calon yang berkualitas yang akan menang dan memimpin bali ke depan….

  20. butuh mekancut Reply

    May 8, 2013 at 4:08 PM

    Cang yakin 100% ane nyelek nyelekang py jani dugas pilkada ne th 2008 pasti mp cacimakine pokokne sorot ane jele jele sawireh ane nyalonang pdip nah ne jani mare mp calonange ken partai pengecut banine main kroyok peh prejani miikang ci kadung di duri bengu bone jelekan ken bangken kuluk nu masih orahang miik diapin bone pengit

  21. butuh mekancut Reply

    May 8, 2013 at 4:25 PM

    Nyen ngorin nuntut bp kaden be orahine ken dewan pers bahwa ada jalur jalur penyelesain sengketa pers ade adane hak jawab nyen adene keberatan teken isin beritane adi mp sing mempergunakan apa yang di sarankan dewan pers balikang jani ane ngujat media di posisine satria narada apa ne ker kalian lakukan masak ane ngemusuhin rage kel beritaang anggo nak masi logikane de bisa tuah ngujat

    • arya Reply

      May 8, 2013 at 11:43 PM

      Nyen ngorin ngae berita ngawag karma phala ada ne pak. Jleme kene sing sedeng ajak debat rasional. Pokok ne lo jual gue beli gen. Sontok gidat ne. Inget SN ongkong mayah gajih e nyen nah ragane kan parekane MP.

  22. bagus genjing Reply

    May 8, 2013 at 4:40 PM

    Pilgub skrg bukannya mengganti Gubernur spt iklannya BaliTv dan Bali Post tapi lbh tepatnya GANTI WAKIL GUBERNUR…

    • WENDI SETIAWAN Reply

      May 8, 2013 at 4:46 PM

      BENER BANGET BRO BAGUS GENJING! WAGUB GEDENANG BASANG DOGEN

  23. I Belog Reply

    May 8, 2013 at 4:44 PM

    Om Swastiastu,

    Ampura titiang urun rembug kemanten….

    Bali Mandara hanya retorika :

    Katanya MAJU : Kesenjangan dan ketimpangan sosial terjadi sangat besar antara Bali Selatan dengan Bali utara, Barat dan Timur, akibat dari pergerakan ekonomi berkutat di Bali Selatan. sehingga investor hanya berani berinvestasi di Bali selatan saja, sehingga menyebabkan penduduk di daerah utara, timur dan barat semakin tertinggal dan tingkat kemiskinan meningkat, dan pemeratan perekonomian kurang seimbang …. Jadi apanya yang MAJU?

    Katanya AMAN : ini yang paling mengkhawatirkan. banyaknya kasus pencurian pretima, coblos ban, kepruk kaca, bobol ATM. Juga semakin banyaknya kasus adat spt yg terjadi di Pangkung Karung tbanan, Cemagi Badung, di klungkung dan di berbagai daerah lainnya yang belum terselesaikan. Ini seperti api dalam sekam, Dan yang paling parah belakangan ini banyak kasus perampokan di villa dan bahkan pemerkosaan terhadap warga asing yg sdh merusak citra bali di mata internasional…. jadi apa ini AMAN??

    Katanya DAMAI : pemerintah saat ini belum bisa memberikan kedamaian dan kenyamanan bagi warga Bali yang ada di luar daerah, spt kasus Lampung dan Sumbawa, mirisnya ada nyama Bali meregang nyawa di sana akibat tidak pernah ada komunikasi yang baik antara pemangku jabatan di Bali dengan pemerintah di daerah lain dimana warga Bali berada. Selain itu Ajak Nyama antar organisasi sosial di Bali saling berbenturan contohnya maaf nggih LB dengan PPB beberapa waktu yang lalu… padahal itu semua kan semeton Bali… apa ini yang namanya DAMAI ?

    Katanya SEJAHTERA : masih banyaknya rumah tangga miskin di Bali terutama di daerah daerah spt Karangasem, Bangli, Jembrana, Buleleng tabanan mengakibatkan banyak dari mereka tidak bisa untuk melanjutkan pendidikan, sehingga sangat sulit untuk mencari sebuah pekerjaan yang layak. akibatnya, karena tidak mepunyai pekerjaan atau pengaguran, mereka akhirnya mengambil jalan singkat utk berbuat kriminal. tidak mengherankan sekarang banyaknya nyame bali yg masuk penjara karena tindakan pencurian dll. bahkan yng meprihatinkan ada yang sampai bunuh diri karena himpitan ekonomi yang sulit,,,, apa ini namanya SEJAHTERA??

    Mau dilajutkan Bali Mandara puniki??

    tiang nak belog niki, ampura len wenten nenten menggah ring kayun. dumogi Ida Hyang Parama Kawi ngelimbakang pemargi ane becik untuk semeton Bali sane kejudi dados pejabat pemerintah 5 tahun ke depan. Suksma Om Cantih Cantih Cantih Om

  24. WENDI SETIAWAN Reply

    May 8, 2013 at 4:45 PM

    BAGI YANG MAU NONTON SIARAN ULANG DEBATNYA, SILAHKAN COPY LINK DIBAWAH INI

    http://www.youtube.com/watch?v=t0Au3wNzHO0

  25. van kacoenk Reply

    May 8, 2013 at 5:46 PM

    sn bullshittt….funk u

    • Sabdopalonnayagenggong Reply

      May 9, 2013 at 9:14 AM

      Ci bullshit…

  26. van kacoenk Reply

    May 8, 2013 at 5:50 PM

    sn bullshittt….funk u ….py belog gati 2ne …tusing bise mepete patuh jak sn …

  27. jon lenon Reply

    May 8, 2013 at 7:01 PM

    Jangan saling menjelekkan lihat aja buktinya, kalau saya pribadi lebih baik melanjutkan dari pada memulai baru, tapi positifnya lho ……..

  28. agung bataka Reply

    May 8, 2013 at 9:21 PM

    saya kira program mp……jauh lebih detail dan jelas semua masyarakat bali sudah dapat menikmati programnya.sekarang tinggal melanjutkan lagi.pak mangku memang pinter cari wakil yang suka bekerja dan pintar seperti pak ketut sudikerta…..jangan mencari calon kayak kebo mebalih gong {bengang-bengong}.suksma lanjutkan…………

  29. uli bali Reply

    May 8, 2013 at 9:51 PM

    Namanya manusia pasti MP punya kejelekan dmata semeton2. Tp menurut saya pribadi Untuk Saat ini MP merupakkn cagub yg lebih mampu memimpin bali Dripd yg no.1,,,,, saya tetep pilih PASTI KERTA

  30. kocong Reply

    May 9, 2013 at 1:16 AM

    saya tahu mp orang pinter dikelilingi pemikir-pemikir pinter, tapi saya ingat film Tyobukhi atau pedang pembunuh naga, menjelang ajal ibu Tyobukhi berpesan, makin pinter orang makin licik, menghalalkan segala cara…..mengerahkan pemangku sampai preman….

    • Sabdopalonnayagenggong Reply

      May 9, 2013 at 9:17 AM

      Ya. MMP = Mangku metimpal preman.

  31. tim amstrong Reply

    May 9, 2013 at 11:39 AM

    LANJUTKAN…. BALI MANDARA JILID 2, SUKSME…………..

  32. Denawa Reply

    May 9, 2013 at 4:38 PM

    Pilih sesuai hati nurani,jika anda punya nurani pilih no 2 PASTI – KERTA.sukseme

  33. Wayan Wirantaja Reply

    May 9, 2013 at 8:39 PM

    Marilah kita memilih pemimpin yang punya kwalitas , sebab tantangan Bali saat ini dan ke depannya membutuhkan seorang pemimpin yang mampu menjawab tantangan dan mengelola Bali dengan manajemen yang berkwalitas.
    MP adalah seorang tokoh yang memiliki kwalitas yang saat ini masih diperlukan dan layak untuk memimpin Bali .
    Semoga masyarakat Bali banyak yang memilih beliau , semoga MP menjadi Gubernur untuk yang kedua kalinya. Semoga Bali semakin maju ,aman, damai dan sejahtera !

  34. wang tabanan Reply

    May 10, 2013 at 9:45 PM

    Jeg pilih ane PASTI gen,,

  35. nang cempaluk Reply

    May 11, 2013 at 11:25 AM

    Jaman kaliyuga cara jani jeg sing ada jelema seken2 luung,semua berdasarkan materi..sing ada nak nyalonang ibe dadi gubernur bertujuan murni kel ngae gumi luung.pasti tujuan pertama kel ngalih pis…ne bapak2 ne uyut ajak mekejang pasti para2 pendukung ane kel maan hasil makane nyak uyut…yen tiang jeg ngadenan sube pules…

  36. simpatisan PDIP Reply

    June 2, 2013 at 10:13 PM

    saya adalah simpatisan asli PDIP tp karna calon saya yg minus semuanya jadi saya membelok ke pak MP,sy kira kalo seandainya dia jd pemimpin bali 5th kedepan kaya nya gumi bali jadi kacau balau,dalam debat nya dia berkata akan membagikan uang yg ada di propensi utk semua bupati nanti stelah ke tgn bupati takutnya digunakan hal yg laen…sy kira itu misi yg kurang pas bagi sy.. paling stelah nyampe ke masyrkt hanya perbaikan/proyek kecil2an siisanya masuk kantong!! suksme…. ampure yening wenten sane ten manut ttiang nunas iwang jero sareng sami!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>