Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Janji Pastika Soal Gerbang Sadu Tahun Ini Dipertanyakan

Denpasar (Metrobali.com)-

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika menawarkan 100 program Gerbang Sadu saat bertemu dengan 100 kepala desa se-Bali baru-baru ini. Rencana pemberian 100 program Gerbang Sadu itu disesalkan Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta. Pasalnya, kata Parta, berdasarkan kesepakatan dengan Bappeda, untuk tahun ini program itu ditiadakan.

“Kami mendukung program itu. Hanya, kesepakatan kita dengan Bappeda, dalam tahun ini program itu tidak ada, karena kita mau evaluasi dulu 78 desa yang sudah ada program Gerbang Sadu,” kata Parta di Gedung DPRD Bali, Jumat 26 April 2013.

Evaluasi ini untuk mengetahui apakah program tersebut memberikan dampak positif dan berjalan dengan baik. “Itu belum kita dapatkan evaluasinya. Tiba-tiba gubernur sudah menjanjikan 100 desa lagi. Kami menganggap ini tidak memenuhi norma etik hubungan antarlembaga,” kata dia. Apalagi, program tersebut belum pernah dibahas dengan DPRD. Juga, kata dia, anggaran perubahan belum berproses. “Tiba-tiba gubernur sudah menjanjikan itu ke 100 desa,” imbuhnya.

Dari data yang ia dapat, ada desa yang perlu diperdebatkan apakah desa itu pantas atau tidak menerima program populis tersebut. Sebabnya, ada beberapa hal yang masih debatabel, utamanya soal indikator desa yang layak menerima program itu. Dalam program tersebut, desa yang layak menerima program Gerbang Sadu apabila tingkat kemiskinannya mencapai 35 persen.

“Kalau pendekatannya prosentase kemiskinan pasti tidak adil. Kemiskinan di sebuah desa dengan KK yang kecil, misalnya 300 KK, dengan prosentase 35 persen maka tidak lebih dari 100 KK yang dapat. Sementara desa dengan 2.000 KK dengan prosentase kemiskinannya 500 KK tidak dapat, karena tingkat kemiskinannya hanya 20 persen. Ini tidak tepat sasaran. Pola dan kriterianya harus diubah,” kata dia.

“Norma etik yang selama ini kita jaga, gubernur pelaksana pembangunan, kami fungsi budgeting. Jangan dihadap-hadapkan kepada masyarakat,” tegas Parta.

Parta menduga jika janji Pastika itu berkaitan erat dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali, di mana Made Mangku Pastika merupakan calon incumbent yang maju kembali diusung koalisi Golkar-Demokrat dan tujuh partai lainnya.

“Tidak bisa dihindari ini pencitraan politik. Boleh saja berjanji, tapi dibicarakan dulu karena ini terkait anggaran. Bagaimana kalau anggaran tidak ada? Bagaimana kalau menurut dewan ada desa lain yang lebih layak dari 100 desa yang dijanjikan Pastika?” ketus Parta.

Untuk itu, Parta meminta kepada desa penerima 100 bantuan yang dijanjikan Pastika untuk tidak menyosialisasikan program tersebut. “Belum boleh sepenuhnya menyosialisasikan itu, karena masih ada persoalan. Masih ada masalah pada kriteria dan penganggaran,” tutur Parta.

Parta juga meminta agar rapat penyusunan program Gerbang Sadu harus jelas terlebih dahulu terkait kegiatan dan kriterianya. Sebabnya, hal ini berkaitan dengan distribusi anggaran sebesar Rp100 miliar. “Ada 20 sampai 30 proposal. Tidak mungkin dalam waktu yang pendek dalam anggaran perubahan ini kepanitiaan bisa terbentuk. Jangan sampai malah menyusahkan. Dipikirkan lebih matang, agar nanti programnya bisa berjalan dengan baik, saya khawatir tidak bisa terealisasi di 2013. Kita mempertanggungjawabkan dana sebesar Rp100 miliar,” imbuh dia. BOB-MB

14 Responses to Janji Pastika Soal Gerbang Sadu Tahun Ini Dipertanyakan

  1. Laskar tiwas Reply

    April 26, 2013 at 8:28 PM

    beh ne ketua komisi V pasti uli PDIP. jeg sube jelas gati maksudne pak..
    Pak MP jalankan terus program gerbang sadu de dingehange ane ngomong kene keto. nak takut kalah calone.
    Tyang warga miskin akan mendukung trs pak MP yang sube PASTI-PASTI programne.

  2. Cenk blonk Reply

    April 26, 2013 at 9:07 PM

    Memang di pakai pencitraan saja ama mangku pastika hahaha jangan terperangkap nyama Bali bangunnnn

  3. jon lenon Reply

    April 26, 2013 at 9:33 PM

    Lajutkan aja pak MP demi rakyat miskin go go go …………………..

  4. bagus genjing Reply

    April 26, 2013 at 10:25 PM

    Memberikan bantuan atau janji yg membabi buta tanpa program dan perencanaanyg matang baru merp bentuk pencitraan. Kalo program GERBANGSADU adl program yg tlh terencana dan tlh melalui tahapan/prosedur yg benar. Adl tugas seorg Gubernur dlm hal ini Bpk Mangku Pastika utk memberikan yg terbaik kpd masy melalui program populis Gerbangsadu, melalui program ini harapannya smg masy lbh sejahtera dan bisa menggunakan bantuan tsb utk mengembangan ekonomi produktif. Tdk ada alasan utk menghentikan program ini krn itu merp wujud nyata komitmen Gubernur utk meningkatkan taraf hidup masyarakat Bali….

  5. cenk blonk Reply

    April 26, 2013 at 11:56 PM

    ayo coba secara spesipik,,dengan bantuan gerbangsadu,,sadunya masyarakat Bali yang mana telah di bantu,,namanya siapa,berapa dapat, lokasi bantuan di mana,kapan turun bantuannya,,nanti tinggal janji gombal,,tapi sepengetahuna saya,,orang di pedalaman negara dan buleleng,,masih saja makan nasi singkong sama bungkil gedebong,,dan roroban kakul,,rumah gedek beratapkan koran,,belum di munti gunung masih menjadi pengemis di denpasar dan di jalanan ubud,,,di mana bantuan untuk pengemis ini? ayo,,,realisasinya mana,,,jangan mengatasnamakan rakyat bali,,rakyat yang mana? yang mesadu banyak ada,,katanya pak MP ini,,teori doang,,satupun janjinya tidak terealisasi alias mndul and jalan di tempat,kiiiikkkkk

    • Laskar tiwas Reply

      April 27, 2013 at 7:00 AM

      Beh i celeng boong sajaan je panjak BP, jeg metungkas gen aja.
      melaang pasing mekudus tendase ngomong kene keto tanpa mebukti.
      Eh bli celeng bolong tyang ane nongos dipedalaman buleleng sube ngerasaang program Bali Mandara (JKBM, SIMANTRI, GERBANGSADU, SIMANTRI) men PY ape gaene cenk?????
      jeg duang tiban tusing taen ngantor kije gen?????
      Tyang lek sajaan ngelah pemimpin jeg kiul,demen mogbogin rakyat.
      Pak MP lanjutkan,,,,

      • Cenk blonk Reply

        April 27, 2013 at 7:42 AM

        Hahaha laskar tiwas gemetaran ni orang pemalas : maunya minta bantuan dogen , tidak kerja, pengangguran saya tahu km itu keponakan Pak MP makanya bantuan nya terus jatuh ke keluarga loe dengan syarat harus memilih Pak MP jadi gubernur , km itu memilih pemimpin Bali bukan dari hati nurani , km memilih calon gubernur karena ada bantuan uang, yang mana uang yg dipakai itu adalah pajak rakyat , sekarang kasi bantuan nanti naikin pajak bumi dan bangunan 100% jadinya jeruk makan jeruk toh kuuukkkk

        • Laskar tiwas Reply

          April 27, 2013 at 6:43 PM

          Bli cenk boong, saya tahu anda orang yang paling rajin, rajin mabok, rajin menebar fitnah, rajin jual tanah warisan untuk cewek kafe…
          Dari komen anda kita semua tahu bahwa anda otaknya pas-pasan.
          Fakta-faktanya:
          1. Selain gubernur pak MP, tidak ada yang mempunyai program-program yang benar-benar menyentuh rakyat miskin, ada JKBM, SIMANTRI, BEDAH RUMAH, GERBANGSADU dll, sehingga masyarakat tiwas macam saya ada yang memperhatikan.
          2. Selama menjadi Gubernur pak MP selalu mengadakan simakrama ke setiap pelosok serta mengadakan sidak tanpa memakai pengawal apalagi media pers macam Bali TV. Jelas sekali beliau kerja dengan tulus ikhlas.
          3. Semua orang tahu bahwa pembangunan itu dengan menggunakan uang pajak dari rakyat, tetapi kenaikan PBB itu sudah menjadi kebijaksanaan pusat dalam hal ini kemenkeu.

          Jadi kalau anda orang pintar kemukan saja semua kejelekan – kejelekan pak MP asal dengan data-data dan tentunya dengan bukti yang kuat, kalau tidak anda hanya anjing penebar virus (FITNAH) dan kalau anda seorang HINDU pasti percaya dengan HUKUM KARMAPALA.
          SEMOGA SEMUA PIKIRAN YANG BAIK DATANG DARI SEGALA PENJURU.

  6. coemink Reply

    April 27, 2013 at 6:49 AM

    Luungan pis anggo bantuan gerbang sadu ketimbang pis rakyat dum2 jak ane ditu?pidan GuB pidan ije abe pis to adi MP ngidang maang bantuan monto.

  7. Keluhan petani Reply

    April 27, 2013 at 6:56 AM

    Saya akan pilih gubernur yang pro nasib petani tuntutan saya : 1. Bebaskan petani dari membayar pajak tanah 2. Salurkan hasil petani 3. Gubernur harus 90% turun kedesa desa untuk menyerap aspirasi masyarakat 4 bikinin Perda dan Pergub siapapun tidak boleh jual tanahnya , 5 . Saluran air irigasi perlu penanganan serius jangan omdo alias omong doang, 6. I jin pendirian tempat ibadah setop untuk Bali karena supek dan lahan sempit 7 . Diharapkan pemimpin yang tegas Sedikit bicara banyak kerja saya petani tidak perlu pemimpi suksema

    • bagus genjing Reply

      April 27, 2013 at 9:05 AM

      @keluhan petani : bagus sekali anda sdh berani utk menyuarakan hak” yg diinginkan oleh semeton petani di Bali, kita mmg butuh pemimpin yg mau bekerja keras dgn program”nya yg jelas dan nyata, bukan sebatas rencana dan bukan PEMIMPI, mari kita realistis memandang calon pemimpin kita dari segala aspek, dan Pemimpin yg memenuhi kriteria sbg pemimpin yg tegas dan penuh dgn dedikasi dan tanggungjwb adl Bpk Mangku Pastika dan Sudikerta.
      Jgn pilih pemimpin yg MALAS krn itu adl cikal bakal kemiskinan, tdk ada dlm sejarah orang Malas bisa memberikan contoh yg nyata kpd masyarakat. Hanya calon Pemimpin yg cerdas, jujur, bermartabat serta aspiratif yg bisa membawa Bali tambah maju dan sejahtera.

    • Laskar tiwas Reply

      April 27, 2013 at 8:19 PM

      @KELUHAN PETANI: Hanya pak MP yang mau tanda tangan kontrak politik dan semua mencangkup segala bidang. Pak MP bersama pemprov Bali sudah melaksanakan program-program Bali Mandara walaupun perlu perbaikan. Tyang pun sama dan sangat setuju untuk point 6 yaitu mendirikan tempat ibadah (Mesjid & Gereja) memang harus dibatasi, cuma ada slah satu cagub didukung oleh PKS yang sangat getol menyebarkan virus anti keberagaman dan ingin mendirikan negara berdasarkan syariat islam. Makanya dari situ tyang tidak akan memilih cagub yang didukung oleh PKS.

  8. Bli kadek bagus Reply

    April 27, 2013 at 7:16 AM

    Makin keliatan kader pdip lebih mementingkan partai daripada rakyat kecil..Pdip sebaiknya dieliminasi dr percaturan politik bali maupun nasional biang kerok

  9. Gede Haryono Reply

    April 27, 2013 at 11:32 PM

    Keluhan petani……saya lihat anda ini pejuang hebat untuk memperjuangkan petani. Melihat beberapa tuntutan anda tadi perlu saya garis bawahi yaitu
    1. Kalau ndak salah masalah pajak bumi dan bangunan itu di urusi oleh pusat.
    2. Petani sudah di beri kemudahan dengan memberi pupuk subsidi,pupuk
    organik gratis,SL,dan bantuan hibah berbentuk BKK yang terus di tingkatkan.
    3. Masalah perda untuk melarang jual tanah kayaknya siapapun gubernurnya
    tidak akan bisa merealisasikan perda tsb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>