Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Anggota KPU Bali Gayatri Mengundurkan Diri

Denpasar (Metrobali.com)-

Komisioner KPU Bali Gayatri mengundurkan diri dari jabatannya menjelang pelaksanaan Pemilih Kepala Daerah Bali pada 15 Mei 2013.

“Memang benar yang bersangkutan pada rapat terakhir KPU, telah menyampaikan pengunduran diri secara lisan,” kata komisioner KPU Bali lainnya, Dewa Kade Wiasa Raka Sandi, di Denpasar, Kamis (25/4).

Ia mengatakan sesuai mekanisme pengunduran diri dari anggota KPU harus dibarengi dengan surat tertulis yang ditujukan ke KPU Pusat dengan tembusan ke KPU Bali.

Sampai saat ini, pihaknya belum mendapat surat tembusan perihal pengunduran tersebut sehingga belum bisa bersikap.

“Untuk keanggotaan KPU Bali yang akan menentukan adalah KPU Pusat sehingga pihaknya tetap menunggu keputusan pusat,” katanya.

Padahal saat ini di KPU Bali menghadapi kisruh terkait surat suara, dimana pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anak Agung Ngurah Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan dengan nomor urut 1 mencantumkan logo partai politik, sedangkan pada nomor urut 2 pasangan kandidat gubernur Made Mangku Pastika-I Ketut Sudikerta tidak mencantumkan logo pengusung maju pada pilkada mendatang.

Gayatri adalah Ketua Pokja KPU yang membidangi perencanaan, keuangan dan logistik pemilu, sehingga posisinya cukup strategis.

Dengan rencana mundurnya Gayatri, Raka Sandi mengakui hal itu sangat berpengaruh terhadap kesiapan lembaga itu dalam menggelar hajatan pilkada dan pendaftaran calon anggota legislatif yang akan maju pada Pileg 2014.

“Terus terang kami semua kaget dan menyayangkan keputusan Ibu Gayatri mundur dari KPU. Mestinya dia menyelesaikan tugasnya dengan baik, bukan di tengah jalan mundur seperti ini,” ucapnya.

Hingga kini, kata Raka Sandi, pihaknya belum mengetahui alasan pengunduran diri Gayatri.

Namun demikian Raka Sandi menegaskan tetap menghormati keputusan Gayatri. Yang pasti, dia berharap jika benar Gayatri mundur pihaknya berharap secepatnya bisa diproses dan digantikan dengan pejabat baru dari komisioner lainnya.

Posisi yang saat ini disandang Gayatri sangat strategis dan penting terhadap keberhasilan penyelenggaraan pilkada dan pemilu legislatif mendatang.

Gayatri mengundurkan diri bertepatan dengan persoalan surat suara yang kini tengah ramai diperdebatkan antara pihak tim pemenangan Anak Agung Ngurah Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan serta pasangan Made Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta.

Tim pemenangan Cagub Mangku Pastika-Sudikerta mempertanyakan dan keberatan dengan pencantuman logo PDIP pada surat suara pasangan Puspayoga dan Sukrawan (PAS) yang dinilai keluar dari ketentuan yang ada. INT-MB

8 Responses to Anggota KPU Bali Gayatri Mengundurkan Diri

  1. Cenk blonk Reply

    April 26, 2013 at 7:49 AM

    Tidak punya tanggung jawab orang ini,?dasar kempret apa memang dibikin kacau sama Pak pastika, menurut informasi orang ini di bayar oleh Pasti Kerta supaya mengundurkan diri,, mau bikin kacau Pilkada payah

    • bagus genjing Reply

      April 26, 2013 at 8:42 AM

      @cenk blonk, pagi” sdh buat comment FITNAH, ngopi dulu, sarapan dulu kalo sdh tenang baru commen!
      Apa gak terbalik? Knp Gayatri mengundurkan diri bknkah dia yg paling bertanggung jwb thd anggaran keuangan dan logistik PILGUB dan dia yg mempnyai tanggungjwb dlm mencetak kertas suara tanpa melalui pleno di KPU Bali, semestinya kami yg bertanya : ada hub apa Gayatri dgn PAS, knp dia bungkam dan memilih mundur sblm tugasnya selesai. Mental” pengecut jgn trs dipelihara hrs pny ttggjwb thd tugas yg diembannya, jgn lari dr tggjwb apalg menghilang alias BOLOS.

    • DiaNa Reply

      April 26, 2013 at 9:49 AM

      Cenkblong kata-katanya profokatif terus nich, tapi begitulah kwalitas kader banteng yang slalu nga pakai nalar kalau berbicara, maunya menang sendiri tapi otak nol memalukan sekali

      • bagus genjing Reply

        April 26, 2013 at 2:24 PM

        @diana, kalo otaknya NOL msh mending tapi ini otaknya MIN minus…. ya maklumi aja bisanya cuma segitu otak Minus pingin jadi Pemimpin kalo Pemimpi mgk bisa.

    • Dudung Reply

      April 26, 2013 at 9:51 AM

      ujug ujuk kok bisa ke pastika, ngaco ah…

  2. KT EBK AS Reply

    April 26, 2013 at 9:38 AM

    ceng blonk to nak mula keto…maklum gen dia ngak bisa ngrim makane omongne lolos . klo surat suara tidak bisa diperbaiki biar aja kan kandidat psngan no 1 yg akan dirugikan,,, krn pemilih pasti nusuk bantengne shg surat suara jadi tdk sah keto gen jalan kluarne yg rugi kan psnga py.pil gub ini memilih orang jadi gubernur, bkan memilih logo …..keto gen pragat dah. tapi kita tunggu putusan kpu pusat

  3. Beh Reply

    April 26, 2013 at 12:39 PM

    ketimbang uyut ajak nyame, gimana kalau kita minta konferensi press dgn bu Gayatri…utk menjelaskan duduk permasalahan dan alasannya…ini agar suasana menjadi sejuk, damai dan kondusif….

  4. Pande Nym Gd suyasa Reply

    April 26, 2013 at 2:38 PM

    Kita sebagai masyarakat Bali yg katanya berbudaya adi luhung semestinya menciptkan suasana yg tenang dan damai menjelang pilkada bukan menuduh tanpa bukti yg akurat serta mengekspose berlebihan tanpa argumentasi yg jelas, saya pribadi berpendapat mari kita hentikan budaya fitnah menfitnah sesama orang Bali yg pada akhirnya orang dauh tukad ngakak kedek incer2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>