Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Soal Tidak Ngantor 2 Tahun Lebih : Dewan Harusnya Minta Klarifikasi Wagub

Denpasar (Metrobali.com)-

Tindakan Wakil Gubernur Bali, A.A. Puspayoga yang sudah dua tahun lebih tidak pernah ngantor, terus jadi buah bibir masyarakat. Meski sebenarnya, perihal tidak ngantornya Puspayoga ini sudah lama dipergunjingkan masyarakat, namun topik tidak ngantor itu aktual kembali, ketika salah seorang peserta simakrama Gubernur Bali saat simakrama di Buleleng Sabtu lalu kembali mempertanyakannya.

 

Adalah warga Buleleng, Dewa Puja Suradnya yang kembali mempertanyakan tidak ngantornya Wagub Puspayoga selama dua tahun lebih. Menjawab pertanyaan tersebut, Gubernur Made Mangku Pastika menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa menegur Wagub, karena aturan memang tidak memungkinkan. “Saya tidak bisa menegor beliau, karena posisi kami ada dalam satu kotak hirarki dalam Pemerintahan Propinsi Bali,” kata Gubernur Mangku Pastika.

Menurut Gubernur Mangku Pastika, sesungguhnya apa yang gubernur pikirkan dan lakukan untuk Bali juga jadi pemikiran seorang wakil gubernur. Dalam Tugas pokok dan Fungsi (Tupoksi) wakil gubernur bukan SKPD tersendiri, tapi ada dalam satu ‘kotak’ dengan gubernur, “Dalam kondisi ini, kan wakil gubernur tidak perlu ditegur. Kita sudah sama sama dewasa. Seharusnya dia paham.”

Terkait hal itu, pakar Hukum Tatanegara, Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH.MH dan Prof.Dr. Ibrahim, SH,MH ketika dihubungi terpisah di Denpasar,  Selasa (16/4) kemarin menegaskan, seharusnya DPRD Bali segera mengambil sikap, setidaknya memanggil Wagub Puspayoga dan meminta klarifikasinya sehingga selama dua tahun lebih tidak ngantor. Sebab peran kontrol terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terletak pada DPRD Bali.

Prof. Usfunan menjelaskan, jika Wagub tidak masuk selama 2 tahun, gubernur seharusnya mengingatkan. Sebab bagaimanapun gubernur dan wakil gubernur memiliki hubungan. Hubungannya seperti sopir dan kondektur. Jika kondektur salah, sopir wajib menegurnya.

Dia memahami gubernur tidak bisa bersikap sebab ini adalah pejabat politik. Sebab pejabat politik, kontrolnya ada pada rakyat melalui DPRD Bali. Karena itu, DPRD Bali harus bersikap untuk menyelidiki hal itu. Apakah memang benar demikian,ujarnya.

Demikian pun pendapat Prof. Ibrahim yang membenarkan hal itu. DPRD Bali memiliki peran kontrol terhadap gubernur dan wakil gubernur. Karena dewan perlu menyelidiki kebenaran informasi itu. Itu bagi saya baru sebatas informasi,katanya.
Jika informasi itu benar, katanya, dewan bisa membuat keputusan untuk diteruskan kepada MA, seperti kasus Bupati Aceng. Pada akhirnya jika itu memang benar, dewan bisa mengusulkan pemberhentian kepada presiden. Sebab dalam UU Pemerintahan Daerah terdapat tugas gubernur dan wakil gubernur. Dalam klausulnya juga ada, jika gubernur dan wakil gubernur tidak dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya maka bisa diberhentikan.

Akan tetapi, ia menegaskan sorotan masyarakat tersebut baru sebatas informasi. Informasi itu belum merupakan fakta yang bisa ditindaklanjuti. Karena itu, tugas-tugas lembaga yang berkompoten yang harus menindaklanjuti informasi itu agar menjadi fakta. Tolong tegaskan itu baru sebatas informasi, sebab ini suasananya sudah panas,tegasnya.

Sebelumnya pada Simakrama di Singaraja, Sabtu (13/4), masyarakat mempertanyakan kebenaran Wakil Gubernur Bali, Puspayoga tidak ngantor selama 2 tahun. Pastika pun membukanya. Wakil Gubernur Bali AA Puspayoga sudah dua tahun lebih tidak ngantor, kata Gubernur Bali menjawab pertanyaan warga yang bernama Dewa Puja Suradnya. 

Pastika mengatakan tidak bisa menegor karena posisinya dalam satu kotak hirarki dalam Pemerintahan Provinsi Bali. Dijelaskan, dalam tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), wakil gubernur bukan SKPD tersendiri, tapi ada dalam satu kotak dengan gubernur. Dalam kondisi ini, kan wakil gubernur tidak perlu ditegur. Kita sudah sama sama dewasa. Seharusnya dia paham,paparnya. RED-MB

35 Responses to Soal Tidak Ngantor 2 Tahun Lebih : Dewan Harusnya Minta Klarifikasi Wagub

  1. Bli kadek bagus Reply

    April 16, 2013 at 11:27 PM

    Sudah tidak pantas disebut wakil gubenur puspayoga..Inikah teladan yg ingin diberikan cagub pdip?Memalukan..!

  2. mansuwela Reply

    April 16, 2013 at 11:28 PM

    Wahh…..selama 2 tahun lebih MAKAN gaji buta….????? Macem mana niii…???

  3. Banteng impoten Reply

    April 17, 2013 at 12:27 AM

    Apakah sikap seperti ini disebut berbudaya dan jujur?Mental koruptor puspayoga sdh korupsi pantas dilaporkan ke KPK

  4. Ngurah Seriawan Reply

    April 17, 2013 at 12:57 AM

    Rakyat bali dan terutama PDIP ternyata telah dibohongi..
    kalau songan Bali, tegeh ulian megandong ne,

  5. nyoman Reply

    April 17, 2013 at 6:16 AM

    klo di dlm kelas absen tnpa alasan bs ortu dipanggil, klo di perusahaan membolos smpe 3x bs warning, ini smpe 2 thn mkn gaji buta, sungguh amat sangat memalukan, baru wagub sdh bgini mentalnya, mentang 2 kakaknya ketua dprd, di balihonya jujur santun dan tidk korupsi,, apanya yg jujur, apanya yg tdk korupsi , jelas2 2thn korupsi wkt, bertolak belakang dgn jargon2nya, akankah model orng macam bgini akan memimpin bali kedepan,, ohhh dewa ratu,,,,,!!!!!

  6. tude Reply

    April 17, 2013 at 7:26 AM

    Saya salut dgn semangat teman – teman yg mendukung Bpk. MP. Alangkah lebih baik dan bermanfaat bagi bpk MP jika kita ikut membantu menggalang dukungan mulai dari keluarga kita sendiri (anak, bpk, istri) saudara, ibu, bapak dan tetangga terdekat, terus ke keluarga yg lain. sehingga semakin banyak dukungan u bpk MP. ayo mulai bekerja, semoga sukses

  7. Eyang Subur sekali Reply

    April 17, 2013 at 7:42 AM

    cocokne…cuma, ne berita online ne liu ne maca sing nah..nyama di desa sing ngelah internet… internetne cm bisa fb-an dogen…hehehehehe

    • Laskar tiwas Reply

      April 17, 2013 at 9:48 AM

      @eyang subur yang pimpinannya suka kabur alias bolos..
      Pak MP g perlu pake berita on line tapi simakrama on line dengan masyarakat.
      sudah tentu masyarakat yang ada PASTI tahu kalo pak Mangku benar-benar seorang pemimpin Bali, kerja keras, satya menjalankan program-program serta tidak mementingkan Partai serta soroh…
      Pak MP lanjutkan perjuanganmu kami masyarakat bali akan mendukungmu

  8. komang Reply

    April 17, 2013 at 9:48 AM

    Nak adine masak panggil pak,pura2 ngak tau aja sebagi kakak pak.

  9. DiaNa Reply

    April 17, 2013 at 9:52 AM

    @eyang, jani jaman global berita cepat menyebar biar sing ngelah internet ane mace internet liu jani, beritanya pasti cepat menyebar, tiang mare mase nawang kondisine ene, ternyata PY ngangowang kite, lamun sing cocok ajak pak MP harusne ye mengundurkan diri gen, pejabat mental korup.

  10. Dewa Yoga Reply

    April 17, 2013 at 10:02 AM

    LUCUUUUUUUU……….semua badut…..dan super aneh…..gaimana sebenarnya kerja2 orang Birokrasi itu…..koq baru ribut …..? Aneh sepertinya Negara ini tidak punya aturan untuk mengelola negeri ini / Daerah ini…..SIAPA YAGN BENER SIAPA YANG SALAH……Kalo dah begini enggak perlu ADA GUBERNUR???????????..Karena.dalam hirarki birokrasi daerah I paling tinggi kedudukannya adalah gubernur..kalo ada bawahannya melanggar kan harus ada sanksinya….koq didiemin,,,,,,,Ngudiang buin milih GUBERNUR ,,,,JEG CANK SINK JE MILIH…..GOLPUT YESSSSS….

    • made biasa Reply

      April 17, 2013 at 10:28 AM

      Mereka pejabat politik dan dlm bidang politik PY dan MP sebenarnya memainkan pat gulipat …tapi MP lebih cerdas melipat di saat yang tepat…..Pak Dewa lad ne mati2an dukung PY mangkin sampun mesleog akidik dados golput…trus akhirne bisa kar dukung MP….hehehee

  11. tude Reply

    April 17, 2013 at 10:31 AM

    @dewa yoga……. ajak ngitungang bali jgn ngambul, dulu komentar bpk kan condong mendukung Pak Puspa Yoga. baru tahu ya tingkah lakunya Pak PY. klu mau iku membagun bali lebih baik dan maju masih ada pilihan yg lain kok. suksma

  12. made biasa Reply

    April 17, 2013 at 10:39 AM

    Kejadian ini benar2 menelanjangi Puspayoga. Yang kita tunggu sekarang adalah bagaimana reaksi Puspayoga secara pribadi sudah begitu menampar mukanya? dan orang2 pdip di dpdrd yang kerjanya setiap hari ngoceh di balipost..?

  13. nyoman Reply

    April 17, 2013 at 10:51 AM

    @dewa yoga,,jgn ngambul donk,,ayoo,,kt salurkan aspirasi,,,biar nt ngk warga dauh tukad jd gub,,mau kmn kt,,?krn golput menghilangkan hak dan kewajiban diri sendiri,,alias tdk ada hak menuntut apa2,,jgn mejempong bebek,,,,memang gtulah PY dr dulu,,baru thu Ya..?,,kacian deh lho….

  14. bagus genjing Reply

    April 17, 2013 at 11:04 AM

    @made biasa, saya yakin PY gak akan berani komentar krn kenyataannya demikian, kalo mmg PY satria sesuai nama purinya hal ini tdk perlu dibiarkan hrs berani mengemukakan pendapat knp dulu jarang ngantor, selalu alasannya utk menyerap aspirasi rakyat, sdh 2 thn lamanya menyerap aspirasi rakyat buktinya tdk berani mengeluarkan ide” yg cerdas utk mempercepat proses pembangunan menuju lbh baik, selalu berlindung dlm kepentingan partai dan selalu berseberangan dgn gubernur dgn alasan demi ajeg bali, budaya bali dan wong cilik. Sejauh mana sih pemahaman PY ttg budaya bali, apakah yg lainnya jg tdk mengerti budaya bali? Apakah budaya bali hny cukup datang menghadiri ceremonial ngaben massal, potong gigi, ngenteg linggih dgn nyakupang tangan dan cengar cengir, apa hny segitu pemahamannya ttg budaya bali? Budaya bali cakupannya sangat luas tdk cuma segitu sdh jargonnya paling berbudaya bali, miris mendengarnya…

  15. MAcan Barak Reply

    April 17, 2013 at 11:25 AM

    saya Ketua Golput Pilgub Bali, Tidak memilih gub dang agub sama saja pat gulipat MP dan PY dak etis memebeberkan keburukannya hati nurani bicara< klo Golput lebih banyak berarti saya lah Gubernurnya.

  16. nak bali Reply

    April 17, 2013 at 11:29 AM

    Yeeeeeehhhhhhhhhhhhhhhhhhhh ……….adi kene di nah ?
    Engken ne ngelah pemimpin ? Adi kene ?

    http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/12/6/146252/Puspayoga-Sukrawan-Mangkir-Temu-Kandidat

  17. komang Reply

    April 17, 2013 at 11:46 AM

    Pak dewa yoga orang yang harusnya manggil kakaknya gimana mau ditegor.pak arjaya nanya masalah ini kan kakaknya bilang jangan bahas disidang paripurna.kalo kandidatenya benar2 pas2an ampunang ngambul ngih.

  18. Agung Reply

    April 17, 2013 at 11:55 AM

    Jeg mekejang ngaku beneh, sube dadi pejabat lakar ade ngerunguang rakyat.
    Tai ajak encit patuh dogen makejang

  19. komang Reply

    April 17, 2013 at 2:18 PM

    Pejabat contohne py inget nganggon sampi gen sap jani be ade motor Viar

  20. Banteng impoten Reply

    April 17, 2013 at 3:36 PM

    Sebar luaskan berita ini..Jgn sampai bali dipimpin seorang pembolos dan pembohong macam puspayoga bila perlu kita buat baliho utk menyebarluaskan hal ini

    • laskar warna warni Reply

      April 17, 2013 at 7:25 PM

      banteng impoten@sing dadi keras keras keto,len sentimen ajk PY sah sah doen tapi ade etikane,,,,ente nak bali ape sing??/

      • Bantemg impoten Reply

        April 18, 2013 at 9:41 AM

        @Laskar aku nak bali ne..Ulian merasa nak bali aku sing rela puspayoga dadi gubenur…Sube badeng rayad ruyud misi pragat ngundap..Men dot dadi pemimpin ngudiang sing melajah jak p mangku dadi wakil kan kesempatan melajah pidan suud p mangku dadi gubenur jeg cager sube dadi gubenur sing cocok keto

  21. bintang astawa Reply

    April 17, 2013 at 7:44 PM

    ??????????????????
    siang ade ape de………..

  22. gristha Reply

    April 17, 2013 at 7:50 PM

    Gubernur tidak berani menegor wakilnya yang jelas jelas sudah sebagai bawahannya apalagi beliau jendral polisi masak ngak tahu cara menegornya itu poin pemimpin yang sangat fatal … gimana nanti kalau kepilih lagi jadi gubernur ??? bisa bisa semuanya dibiarkan saja apalagi jabatan ke dua kalinya adalah jabatan memetik hasil aja hehhe atau pembagiannya ngak adil sama wakilnya jadinya wakilnya ngambul tapi kalau 2 tahun tidak ngantor itu namanya TER LA LU kata haji pma irama

  23. Nang lecir Reply

    April 17, 2013 at 8:17 PM

    Beneh to pang makejang pade nawang pak PY sing masuk duang tiban. Berita kene kan sing mungkin ade di Bali Post .dikadung menang bin mani pang sing rakyate makesyiab ngalih gubernur sing ade di kantor kemu nangkil ke puri, yeh pak raja gub kari makolem.

  24. locong Reply

    April 17, 2013 at 8:54 PM

    ne ngomongang i bojog ajak i lutung!
    yen pendukung MP ngomongang PY sing taen ngantor 2 tiban, yen pendukung PY ngomongang TAHURA n proyek satu pintu!
    araaaahhhhh ken kaden ne kel pilih makejang sing ada ne beneh!

  25. man mus Reply

    April 17, 2013 at 9:13 PM

    keto be pang tawang tingkah pejabat kalian? tiap hari nongol di bali tv seolah2 pahlawan kesiangan..apalagi waktu ini mengadakan metatah masal..sarat dengan pencitraan…luwung luwung…

  26. sengkuni Reply

    April 17, 2013 at 9:24 PM

    Wah wah 2 tahun kok gak ngantor…ini dah lagi latah musim cerai, tidak artis aja cerai kayang gurbenur ajak wakil gurbenur cerai…. Aduh dewa ratu,..

  27. pramana Reply

    April 17, 2013 at 9:32 PM

    setiap manusia mempunyai kekurangan & kelebihan……

    PY > tdk ngantor 2th tp perlu dibuktikn kebenarannya

    MP>pembubaran desa pekraman,TAHURA

    kenapa harus menjelek”n orang,kita sbgai msyrkat harus cerdas……
    sprti kata orang bali “sere panggang,sere tunu…baonne patuh”

  28. Dedik Reply

    April 17, 2013 at 10:57 PM

    Kalau benar seperti itu, sangan disayangkan sekali. Orang nomer dua dibali bersikap seperti itu… Kalau pegawai swasta ga masuk ga dapat gaji, dan akan diberi peringatan sampai dipecat.. Apakah dalam hal ini wagub bisa diberikan sanksi seperti itu… Apakah DPR diam saja?

  29. ajik Reply

    April 18, 2013 at 8:31 AM

    kalau benar seperti berita ini,apakah layak jadi Gubernur????? secara moral dan etika sangat rendah, tidak bertanggung jawab atas tugas yg di embannya.kalau seperti ini pemimpin bali apa yag bisa di harapkan utk ke majuan Bali??? masyarakat harus bijak utk memilih.

  30. Ekats Reply

    April 18, 2013 at 12:50 PM

    PAS….Pas Malasnya…!!!! WAGUB yang model gini mau jd Gubernur Bali…bisa2 ngga bakal pernah ngantor …

  31. made bali Reply

    April 18, 2013 at 3:25 PM

    yen saje to beritane berarti kedua calon pemimpin to ing ade beneh..berarti pilgub nanti be gagal total..sing ngelahirang pemimpin bali…adian be GOLPUT..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>