Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Diving Kembali Makan Korban Tewas

Klungkung ( Metrobali.com )-
Lagi korban tewas saat Diving di laut. Seperti yang sudah diberitakan Metrobali.com sebelumnya di mana pada Minggu ( 26/8 ) warga negara asing saat melakukan Diving mengalami musibah, dari 14 orang yang ikut hanya korban tidak kembali dan sempat menghilang sehari. Dia adalah Al Tanata 30 warga negara Jepang ditemukan hari Senin ( 27/8 ) oleh tim Sar Polri gabungan, Polsek Nusa Penida, Polres Klungkung dan Polda Bali. Korban ditemukan senin pukul 17.55 wita dalam kadaan terbujur kaku dan hari itu juga korban dibawa ke RS Sanglah untuk diperiksa penyebab kematiannya.

Pada hari Selasa (29/8) di lokasi yang sama kembali makan korban saat melaksanakan diving di Crystal Bay Penida. Informasi yang dikumpulkan Metrobali,com, bahwa korban ditemukan dalam kedaan meninggal. Kapolsek Nusa Penida Kompol I Wayan Sarjana, SH. MH  saat diminta konfirmasinya membenarkan kembali WNA meninggal saat melaksanakan Diving di tempat yang sama di Crystal Bay Penida. Pada saat itu, korban menggunakan jukung King Viser bersama 2 teman lainnya, setelah mulai menyelam 1 jam,  2 temannya muncul, sedangkan korban muncul kemudian dalam keadaan tidak bernapas, ujar Sarjana.

Sementara dihubung via ponsel Kapolres Klungkung AKBP Ni Nyoman Sri Yudayatni Wira Wati membenarkan kembali saat Daving WNA meninggal ditempat yang mana satu hari lalu di Cryastal Bay Penida. Korban sendiri bernama HENRIK ENT JENS EN 44  warga negara DANISH/DANSK/DANOISE. No pasfort. 204388180. Korban juga sebagai Pemilik Villa Celagi Pisang /Villa Penyon Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, ujar Sri.

Korban pada hari Selasa ( 28/8 ) sekira pukul 07.30 wita melakukan Diving di pantai Cristal Bay yang dimuat oleh jukung KING FISER dan captennya bernama GURU SANTIKA dengan membawa muatan 3 orang. Sekira pukul 10.00 wita dua teman korban muncul kemudian disusul korban sudah mengapung dalamm keadaan tidak bernafas alias meninggal, selanjutnya korban sempat dibawa ke puskesmas jungut batu, untuk selanjutnya akan dibawa ke RS Sanglah, denpasar, pungkas Srikandi yang pertama kali dalam sejarah memimpin Polres Klungkung. SUS-MB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>