Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

HUT Pramuka ke 50 di Kabupaten Badung, Tampilkan Berbagai Macam Atraksi

 

Mangupura (Metrobali.com)-

Peringatan Hari Pramuka ke 50 di Kabupaten Badung dilaksanakan secara hidmat di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kawasan Puspem Badung Mangupraja Mandala, Sempidi, Jumat (26/8) dengan Inspektur Upacara Bupati Badung A.A. Gde Agung, SH.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Sudikerta, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Ny. Ratna Gde Agung, beserta anggota pramuka kwartir Cabang Badung.

Sambutan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang dibacakan Bupati Badung menyampaikan, peringatan setengah abad gerakan pramuka ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan peran dan aktivitas gerakan pramuka dalam membangun tunas-tunas muda yang tangguh, mandiri, berdaya saing, serta memiliki karakter dan jati diri yang kukuh.

Lebih lanjut Presiden  mengatakan, “Satu Pramuka untuk Satu Bangsa; Jayalah Indonesia merupakan tema besar setengah abad gerakan pramuka, yang merupakan nilai penting dalam sejarah, karena tepat 50 tahun yang lalu Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden No. 238 tahun 1961 yang mempersatukan berbagai gerakan kepanduan, baik yang berbasis etnis maupun agama kedalam wadah gerakan pramuka.

Presiden menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Kwartir Nasional gerakan pramuka yang telah berhasil sukses melakukan revitalisasi gerakan pramuka, dan sukses mengembangkan dan meningkatkan kualitas gugus depan di 320.000 gugus depan di seluruh pelosok tanah air, sukses melaksanakan Jambore Nasional di Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan; dan sukses mengemban tugas Negara menjadi Duta Bangsa pada Jambore Internasional di Bumi Perkemahan Rinkaby, Kristianstad-Swedia.

Usai dilaksanakannya upacara bupati bersama jajarannya menyaksikan berbagai macam atraksi dan keterampilan dari para pramuka diantaranya salah satu siswa SD dari SD Thomas Aquino yang bernama Helo dengan kondisi cacat tidak punya tangan melukis dengan menggunakan kaki, membuat tandu, Marching Band, senam simapore, sepeda hias, dan berbagai atraksi lainya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>